Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNA mendukung dan mengoptimalkan kinerja anggota dewan, Partai NasDem memberikan pelatihan kepada para tenaga ahli (TA) dari ke-59 anggota dewan DPR-RI Partai NasDem.
Saat membuka pekan pelatihan TA, Ketua DPP Partai NasDem Zulfan Lindan berpesan agar para TA dapat betul-betul memahami tugas dari para anggota DPR.
"Kalau kita ini sebagai TA, hendaknya benar-benar ahli, tentu ahli di bidangnya. Mengapa kita lakukan orientasi ini? Supaya TA baik anggota DPR/MPR dalam bekerja tidak hanya sebatas menerima gaji. Karena sangat penting bagi para TA memiliki loyalitas tidak sekedar kepada anggotanya, tetapi loyal kepada partai politiknya," tegas Zulfan, saat memberikan sambutan pembukaan, di Gedung Kampus Akademi Bela Negara (ABN), Jakarta, Kamis (19/12).
Politisi Partai NasDem tersebut menjelaskan loyalitas para TA juga dibutuhkan bagi para kader NasDem yang duduk di DPR. Oleh karena itu penting bagi para TA untuk menjadi kader yang berkualitas, terus belajar membangun kualitas Partai NasDem.
Baca juga: NasDem Usul Revisi Ulang UU KPK Bila Melemahkan
"Kepada TA harus banyak membaca, jangan hanya melihat copy paste dari media-media mainstream untuk bahan tulisan. Buatlah karya baru untuk anggota dewan kita, agar hasilnya berkualitas," tuturnya.
Pada waktu yang sama, Gubernur ABN IGK Manila mengatakan kegiatan ini merupakan upaya dari Partai NasDem melahirkan TA yang profesional.
"Orientasi ini memiliki tujuan, pertama meingkatkan kualitas TA agar menunjang kinerja dewan, kedua supaya para TA mengenal Partai NasDem lebih dalam dan terakhir karena faktor pemuda kita yang kurang memiliki kualitas menulis. Kalau tugas bicara itu tugas anggota dewan, TA lah tugasnya yang membantu menjebatani kebutuhan dewan," kata IGK Manila saat memberikan laporan kegaiatan.
Karena itu, dia mengharapkan agar output dari kegiatan ini menjadikan TA Partai NasDem lebih berkualitas. Dampaknya akan kepada kualitas para anggota dewan yang berujung pada meningkatnya kualitas Partai NasDem.
"Semoga hasil dari sini membuat tenaga ahli Partai NasDem yang top markotop. Bukan sekedar namanya tenaga ahli, tapi tidak sesuai dengan predikat namanya," pungkasnya.
Ke depan, Orientasi Sistem Pendukung Fraksi Partai NasDem akan dilakukan pada dua gelombang. Gelombang pertama pada 19-21 Desember 2019 dan gelombang kedua akan direncanakan sekitar awal tahun 2020. (OL-2)
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
HAMPIR dipastikan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu atau UU Omnibuslaw Politik akan disahkan pada 2026 ini mengingat tahapan Pemilu 2029 harus sudah dimulai menjelang akhir 2026
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved