Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo meminta Kapolri Jenderal Idham Azis tidak berlama-lama menyelesaikan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan yang terjadi pada April 2017. Kasus itu harus dituntaskan secepatnya.
"Saya tidak bicara masalah bulan. Kalau saya bilang secepatnya, berarti dalam waktu harian," kata Presiden Jokowi, di Jakarta, kemarin.
Perintah itu disampaikan setelah Jokowi menerima laporan Idham Azis di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/12). Kepolisian, kata Jokowi, telah mendapatkan temuan baru terkait kasus Novel. Namun, Jokowi enggan menjelaskan apa temuan baru yang didapat pihak kepolisian tersebut. "Tanya langsung Kapolri, yang jelas sudah disampaikan ke saya," ujarnya.
Presiden Jokowi sebelumnya memberi tenggat sampai awal Desember 2019 bagi Polri dalam mengungkap kasus penyerangan terhadap Novel. Hal itu disampaikan Jokowi seusai melantik Idham Azis sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Jumat (1/10).
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengaku lega polisi menemukan bukti baru kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Novel Baswedan. Polisi diminta segera mengumumkan temuan baru tersebut.
"Kalau sudah ada bukti baru dan akan diungkap, kami sangat senang di KPK. Kami sangat senang dan mendukung," kata Laode, di Gedung KPK, Jakarta, kemarin.
Ia berharap polisi segera menangkap pelaku sekaligus otak di balik teror keji itu. Hal tersebut untuk perlindungan pegawai KPK yang merupakan bagian penting dari proses pemberantasan korupsi di Tanah Air.
Sebelumnya, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M Iqbal yang mendampingi Kapolri menemui Presiden Jokowi, Senin (9/12) sore, mengungkapkan kepolisian telah menemukan titik terang kasus penyerangan Novel tanpa merinci lebih lanjut. (Mal/Medcom/P-2)
Akankah perlawanan Roy Suryo cs akhirnya bakal kandas nanti?
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memanggil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepastian hukum setelah tercapainya kesepakatan antara pihak-pihak yang berperkara.
Setelah adanya permohonan RJ dari para pelapor dan tersangka, serta mempertimbangkan terpenuhinya syarat keadilan restoratif sesuai ketentuan yang berlaku.
Jokowi disebut menanyakan kapan Eggi berangkat ke Malaysia untuk berobat.
Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi terkait penanganan perkara ini.
Pengamat Sebut Polri Perlu Fokus pada Penguatan Reformasi Internal
Menurut Sigit, di Aceh Tamiang sendiri ada 38 sekolah yang dilakukan pembersihan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta anggota Polri tidak baper dan merespons cepat aduan masyarakat agar stigma no viral no justice tidak berulang.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf karena kinerja Polri dinilai masih jauh dari kesempurnaan dalam Rilis Akhir Tahun 2025.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Markas Besar Polri tidak memberikan izin penyelenggaraan pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026.
Menurutnya, pengabdian Banser tidak hanya berhenti pada aspek keamanan, tetapi juga kemanusiaan, solidaritas sosial, dan pelayanan publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved