Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua MPR RI Hidayat Nurwahid menyampaikan apresiasinya kepada kaum pemuda dari negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dalam acara pembukaan Indonesia Islamic Young Leaders Summit (IIYLS) 2019. Ia mengapresiasi tekad pemuda Islam yang bersatu untuk memberikan sumbangsih dan kontribusi dalam wadah forum pemuda internasional.
“Forum yang sangat baik, memungkinkan pemimpin-pemimpin muda dari negara-negara OKI saling bertukar pendapat dan pengalaman. Kegiatan ini akan memberikan tonggak penting bagi masyarakat dari organisasi pemuda di bawah OKI,” katanya di Gedung Nusantara V, Kompleks MPR DPR RI, Jakarta, kemarin.
Menurut Hidayat, forum pemuda internasional ialah wadah yang sangat penting untuk dimaksimalkan, terlebih para pemuda saat ini yang semakin terbuka dengan gerbang internasional. Menurutnya, forum pemuda seperti ini dapat membuka berbagai peluang dan membantu menyelesaikan berbagai permasalahan global bersama.
“Kalau ini jadi arus besar, kita akan bisa melayangkan dunia yang lebih baik melalui moderasi beragama, menghadirkan masyarakat yang unggulan dengan pengalaman yang bisa mereka saling gali, saling mereka berikan dari sesama aktivis organisasi pemuda di bawah OKI,” tuturnya.
Seraya dengan Hidayat, Menteri Agama Fachrul Razi juga memberi apresiasi atas terselenggaranya pertemuan pemuda Islam internasional dengan baik. Saat memberi pidato, Fachrul memberikan suri teladan Nabi Muhammad yang menurutnya masih relevan dengan generasi milenial saat ini untuk dapat menjadi pemimpin yang amanah.
“Islamic Young Leader Summit ini dihadiri pemimpin-pemimpin muda Islam tingkat dunia. Kemudian, karena waktu 5 menit saya contohkan tentang kepemimpinan Rasulullah. Pemimpin itu harus menerima saran, juga harus cerdas, jujur, dan adil. Supaya nanti ke depan kalau mereka memimpin enggak ada lagi mudah-mudahan korupsi,” paparnya. (Uca/P-4)
Keterlibatan aktif orang tua dalam komunitas pengawasan dinilai menjadi faktor kunci dalam memutus mata rantai penyebaran paham ekstrem.
Mencegah radikalisme dan intoleransi berarti menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Ciri berikutnya adalah anak cenderung menarik diri dari pergaulan karena komunitas TCC membuat mereka nyaman sehingga anak-anak lebih suka menyendiri.
Densus 88 mengungkap remaja 14 tahun di Jepara memiliki koneksi dengan pendiri kelompok ekstremis Prancis BNTG dan aktif di komunitas True Crime.
BNPT mencatat 112 anak Indonesia terpapar radikalisasi terorisme lewat media sosial dan gimĀ online sepanjang 2025, dengan proses yang makin cepat di ruang digital.
Radikalisme dan intoleransi tidak bisa dilawan hanya dengan regulasi, tetapi dengan penghayatan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman etis bersama.
Komisi II DPR menargetkan RUU Pilkada rampung 2026 demi kepastian hukum sebelum tahapan Pemilu 2029 dimulai pada 2027.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini mendesak pemerintah segera mengevakuasi WNI kru kapal yang terkatung hampir setahun di lepas pantai Afrika tanpa kepastian upah dan nasib.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
DPR RI memastikan layanan kesehatan peserta PBI BPJS tetap berjalan selama 3 bulan ke depan meski ada penonaktifan, dengan iuran ditanggung pemerintah.
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena menyoroti belum optimalnya penyerapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved