Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat yang juga Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin. Salah satu topik pembahasan ialah terkait kemungkinan Partai Demokrat bergabung ke pemerintahan.
Hal itu disampaikan oleh Jokowi sesuai pertemuan. "Ya, kita berbicara itu, tetapi belum sampai ke sebuah, apa, sebuah keputusan," kata Jokowi sekaligus meminta wartawan menanyakan langsung kepada SBY ihwal posisi Partai Demokrat.
Saat menggelar jumpa pers, Jokowi tidak ditemani SBY. Dalam kontestasi pilpres April lalu, Demokrat beda kubu dengan Jokowi. Mereka berada koalisi pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Jokowi mengaku pertemuan dengan SBY itu juga membahas hal terkait kondisi dalam negeri, tetapi tidak menjelaskan lebih rinci isi pertemuan. "Saya dengan Pak SBY sudah janjian lama, tetapi belum pas. Hari ini alhamdulillah pas waktunya untuk bertemu.
Saat dimintai tanggapan perihal kemungkinan Demokrat bergabung ke pemerintahan, Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi. Dia yakin, Jokowi tahu apa yang terbaik untuk pemerintahannya. "Presiden kita kan bukan baru, dia incumbent. Percaya kepada Presiden dalam menentukan kabinet," ucapnya.
Johnny melanjutkan, NasDem dan Jokowi sudah bersama selama 5 tahun. Dia percaya Jokowi akan bijak memilih figur-figur yang bisa membantunya bekerja selama 5 tahun mendatang, baik itu dari kalangan nonparpol maupun parpol.
Sedang diuji
Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menyebut, di saat seperti ini hak prerogatif Jokowi sedang diuji. Menurut dia, penentuan kursi menteri memang menjadi hak prerogatif Jokowi sebagai presiden dan dia harus memaksimalkan hak itu. "Jokowi di periode kedua ini tidak boleh punya beban dan tersandera dalam mengangkat dan memilih menterinya.''
Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting itu mengatakan Jokowi dapat tegas dengan pilihannya. Ia dapat memilih menteri yang memiliki komitmen dan berintegritas tanpa perlu memikirkan jatah kursi yang harus diberikan kepada partai pengusung atau oposisi.
"Menteri yang berintegritas, punya kapasitas, punya narasi besar, visioner, inovatif, dan komunikatif berselancar dalam lintas rumpun kementerian," kata Pangi.
Namun, tandas dia, ketimbang mempertimbangkan permintaan partai yang tak berkontribusi terhadap kemenangannya, Jokowi sebaiknya fokus pada partai pengusung. "Partai-partai tersebutlah yang berdarah-darah dan berkeringat memenangkan Jokowi. Mengapa Jokowi malah terjebak memenuhi selera partai yang mengusung calon presiden yang kalah?"
Partai yang kalah pun sebaiknya tetap berperan sebagai oposisi sebab oposisi mutlak diperlukan untuk mengawasi dan mengkritisi kinerja pemerintah.
Selain Demokrat, Partai Gerindra disebut-sebut juga bakal mendapatkan jatah di kabinet nanti. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, bahkan mengatakan permintaan posisi menteri bukan hal yang memalukan karena itu merupakan bentuk kontribusi membangun negara.
''Kita minta tiga, ngapain kita malu-malu wong kita untuk bangun negara dengan program dan ide-ide yang cerdas, kecuali nyuri baru malu,'' kata Arief.
Menempatkan kader Gerindra dalam struktur kabinet, ucapnya, merupakan bentuk keseriusan untuk membantu pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin dalam menuntaskan visi-misi pembangunan negara 5 tahun ke depan.
''Kita kan membantu negara dan diajak koalisi, ya kita minta dong menterinya dan beberapa kepala badan.'' (Uta/Ant/X-8)
Meskipun kemarahan publik meningkat pasca kematian Alex Pretti di Minneapolis, Partai Demokrat menghadapi hambatan besar untuk membatasi pendanaan ICE.
WAKIL Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mengatakan politik harus bisa bermanfaat untuk rakyat.
Aktivis hingga influencer menyampaikan 17+8 tuntutan usai aksi unjuk rasa beberapa hari terakhir ini.
Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra membantah tudingan yang menyebutkan partai sebagai dalang dari ramainya isu ijazah palsu Jokowi
ANGGOTA Komisi VI DPR Fraksi Partai Demokrat Herman Khaeron menilai usulan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara diisi oleh kantor-kantor Kementerian BUMN patut dipertimbangkan
Demokrat tidak dalam menolak putusan MK dan telah menyiapkan sejumlah opsi untuk kemudian dibawa ke pertemuan antar partai politik.
Lima menteri turut tergugat, yakni Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ATR/BPN, Menteri ESDM, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi.
SBY menyatakan bahwa kendali kepemimpinan Partai Demokrat sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Partai Demokrat yang sebelumnya sempat menolak usulan Pilkada tak langsung kini mengubah haluan dan setuju atas hal tersebut.
Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya selidiki laporan Partai Demokrat terkait hoaks yang menyeret SBY. Empat akun medsos dipolisikan atas fitnah korupsi dan status tersangka.
Laporan Partai Demokrat tersebut teregistrasi dengan nomor: LP/B/97/I/2026/SPKT/Polda Metro Jaya.
Demokrat menyatakan keberatan mendalam karena merasa dirugikan secara institusi maupun nama baik tokoh sentral partai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved