Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI demonstrasi yang dilakukan mahasiswa untuk menuntut pembatalan sejumlah rancangan undang-undang (RUU) kontroversial patut diapresiasi. Namun, kewaspadaan perlu ditingkatkan karena ada indikasi pihak-pihak tertentu yang menunggangi aksi demonstrasi tersebut.
Pengamat Ekonomi Politik yang pernah menjadi anggota Komite Ekonomi Nasional, Christianto Wibisono mengatakan para penunggang aksi demonstrasi tersebut ingin menciptakan kegaduhan di Indonesia untuk mengincar kursi kekuasaan.
Ia bahkan menyebutkan, situasinya hampir mirip seperti momen penolakan laporan pertanggungjawaban Preaiden RI Ke-3 B.J Habibie di awal era reformasi.
Pegiat media sosial Rudi S. Kamri menambahkan, para penunggang demonstrasi mahasiswa itu ounya agenda khusus yang bisa saja berujung pada pelengseran Presiden Joko Widodo yang akan segera menjalani periode kedua pemerintahannya bersama Ma'tuf Amin.
"Beruntungnya, para pengawal Jokowi cukup kuat mengawal pemerintahan ini, sehingga sampai saat ini pemerintah Jokowi masih aman terkendali," ujar Rudi dalam seminar kebangsaan bertajuk Muara Unjuk Rasa: NKRI Mau Dibawa Ke Mana? yang digelar Indonewsbdi Jakarta, Kamis (3/10) seperti dalam keterangan tertulisnya.
Baca Juga: Jangan Paksa Presiden Keluarkan Perppu KPK
Pengamat militer yang juga dosen Universitas Pertahanan Indonesia, Connie Rahakundini Bakrie menyoroti perang opini yang terjadi di media sosial pascademo mahasiswa. Menurutnya, hal itu menggambarkan perang masa depan yang akan dihadapi Indonesia nantinya.
Pemerintah, terutama TNI, harus membuat strategi dengan mengalokasikan anggaran besar dalam mengantisiapsi perang masa depan atau peran modern seperti yang terjadi beberapa pekan terakhir"
"Ancaman terbesar dari bangsa ini adalah mis-informastion dan propaganda sosial media. Sosial media itu paling berbahaya," terang Connie.
Di sisi lain, pengamat intelijen sekaligus pendiri Hadiekuntono's Institute, Suhendra Hadikuntono mengatakan perlu adanya penguatan peran intelijen untuk menangkal penunggang gelap dalam aksi demonstrasi yang terjadi.
Naluri Intelijen itu harus diasah. Saya berharap Presiden sudah paham dan juga bisa merasakan bahwa tanpa kemampuan unit intelijen yang kuat bisa mengancam stabilitas keamanan negara," ujar Suhendra.
Sementara itu, Pemimpin redaksi Indonews berharap diskusi yang hangat tersebut mampu menguatkan fondasi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (RO/OL-7)
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana penjara 10 bulan terhadap 21 terdakwa kasus kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.
MAHASISWA Fakultas Hukum mengajukan uji materiil Pasal 256 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau KUHP baru ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Aksi protes pendukung Manchster United ini dijadwalkan berlangsung sebelum laga kandang melawan Fulham pada 1 Februari mendatang.
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Demo buruh itu menolak upah minimum provinsi atau UMP Jakarta 2026 sebesar Rp 5,7 juta. Masyarakat diimbau menghindari kawasan monas
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengajak kalangan buruh untuk duduk bersama menyikapi perbedaan pandangan terkait penetapan Upah Minimum Provinsi atau UMP DKI Jakarta 2026.
Selain memberikan bantuan secara finansial, Daesang juga berkomitmen dalam peningkatan kapasitas mahasiswa agar siap menghadapi dunia professional.
Rektor UNJ, Prof. Komarudin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemkab Mappi kepada UNJ dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah Papua Selatan.
Mahasiswa tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi meski dengan anggaran terbatas.
SEORANG mahasiswa berinisial A (19) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya yang berlokasi di Jalan Padat Karya I, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Jumat (16/1/2026).
KKN tematik ini tidak hanya menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga wadah pembelajaran bagi mahasiswa agar lebih peka terhadap isu-isu sosial.
Ketidakjelasan ini disebut menyebabkan warga negara tidak dapat memprediksi secara rasional apakah kritik atau pendapatnya dapat dipidana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved