Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN RI menyesalkan insiden yang menewaskan dua mahasiswa di Kendari saat unjuk rasa di depan gedung DPRD Sulawesi Tenggara pada Kamis (26/9). Sebagai respons, dibentuk tim investigasi gabungan untuk mencari tahu pelakunya.
Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal mengingatkan masyarakat untuh tetap mengedepankan asas praduga terkait insiden tersebut.
"Apabila pelakunya nanti terbukti secara scientific aparat, kita proses hukum, proses pidana sesuai hukumnya. Kita akan tindak tegas, apabila aparat. Tapi ingat kita harus kedepankan asas praduga tak bersalah. Kita tak tahu apakah ada yang bermain. Apakah ada pihak ketiga yang ingin menciptakan martir memicu gelombang kerusuhan lebih besar," ucap Iqbal saat jumpa pers di Mabes Polri, Jumat (27/9).
"Saya sampaikan sudah konfirm ada pihak-pihak lain, pihak ketiga untuk mendompleng ini apalagi di Sulawesi Tenggara itu kan dekat, walau kita tak mengarahkan ke sana (teroris), tapi dugaan itu ada." papar Iqbal.
Baca juga : Masyarakat Diminta Tunggu Hasil Investigasi Kematian 2 Mahasiswa
Ia juga mengimbau seluruh masyarakat khususnya dari kalangan mahasiswa untuk memercayakan penanganan insiden itu kepada kepolisian.
"Kami menghmbau seluruh masyarakat dan adek-adek tidak terpancing isu-isu pihak ketiga. Untuk mengambil keuntungan, gelombang anarkis semakin besar. Percayakan pada kami. Kepada tim investigasi gabungan," tegasnya.
Diketahui dua mahasiswa yang meninggal di Kendari bernama Randi, 21, mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Halu Oleo (UHO) serta Muhammad Yusuf Kardawi, 19, mahasiswa teknik UHO.
Randi meninggal akibat terkena tembakan dibagian dada. Sedangkan Muhammad Yusuf Kardawi yang sebelumnya kritis akibat luka di kepala akhirnya juga meninggal dunia. (OL-7)
Perang tersebut terlalu menguras anggaran negara. Padahal, menurut dia, situasi internal di Amerika Serikat tidak baik-baik saja dan membutuhkan sokongan.
Delpedro Marhaen bentangkan bendera Iran di PN Jakpus, tuntut Presiden Prabowo mundur dari Board of Peace (BoP) dalam sidang putusan kasus penghasutan.
Gelombang protes pecah di penjuru Amerika Serikat usai tewasnya Ali Khamenei. Demonstran sebut kebijakan Trump sebagai bentuk tirani dan menyeret AS ke perang tanpa akhir.
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Mahasiswa diimbau untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional, khususnya di bulan suci Ramadan.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana penjara 10 bulan terhadap 21 terdakwa kasus kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.
Tewasnya gembong narkoba El Mencho memicu kerusuhan hebat di Meksiko. Blokade jalan dan pembakaran terjadi, hingga maskapai internasional batalkan penerbangan.
Tiga akun media sosial provokatif yang diduga mengeskalasi kerusuhan Agustus 2025. Akun Strongerboy, Adiastha8, dan Armyzoned ID dianggap kebal hukum dan belum diusut kepolisian.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana penjara 10 bulan terhadap 21 terdakwa kasus kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.
Bagi warga negara ganda AS-Iran, kedutaan menegaskan bahwa mereka harus menggunakan paspor Iran untuk keluar dari negara tersebut.
Dalam disertasinya yang berjudul Konfigurasi Resiprokal Determinan, Pencegahan, dan Penanganan Kerusuhan pada Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara di Indonesia.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara terkait kerusuhan yang terjadi di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12) malam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved