Senin 23 September 2019, 16:38 WIB

Presiden Minta Aparat Tahan Diri Tangani Kerusuhan di Wamena

Akmal Fauzi | Politik dan Hukum
Presiden Minta Aparat Tahan Diri Tangani Kerusuhan di Wamena

AFP/Vina Rumbewas
Bangunan terbakar akibat kerusuhan di Wamena, Papua

 

PRESIDEN Joko Widodo menginstruksikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk tidak mengambil tindakan represif dalam menangani aksi unjuk rasa yang berujung rusuh di Wamena, Papua, Senin (23/9) pagi tadi.

Instruksi itu disampaikan Jokowi saat menggelar pertemuan dengan Panglima TNI, Kapolri dan sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/9).

“Intruksi presiden jelas, supaya diselesaikan dengan cara-cara proporsional dan profesional. Semuanya diminta untuk menahan diri," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (23/9).

Dalam rapat tadi, kata Moeldoko, Kapolri melaporkan korban dalam kerusuhan di Wamena. Dari laporan itu, setidaknya seorang anggota TNI dikabarkan tewas, dan sejumlah anggota Polri luka-luka.

Moeldoko mengaku belum mendapat laporan terkait korban dari masyarakat sipil.

Baca juga : Moeldoko Sebut ada Provokasi di Papua Agar Jadi Sorotan PBB

“Ada dari prajurit TNI yang meninggal karena kepalanya itu, terus dari kepolisian yang luka-luka. Aku belum tau persis perkembangan terakhir," jelas Moeldoko.

Kapolri, kata Moeldoko juga melaporkan kepada Presiden kerusuhan tersebut berawal dari isu rasial seorang guru terhadap siswa tidak benar.

"Pemicunya ada isu, ada seorang guru yang melakukan rasis, padahal itu enggak. Kapolri tadi mengatakan tidak ada itu, sudah dicek ke sekolah tidak ada yang seperti itu," katanya.

Sebelumnya, Moeldoko menilai, adanya keterlibatan asing dalam kerusuhan di Papua agar Pemerintah Indonesia terpancing untuk melakukan pelanggaran berat.

"Keterlibatan asing ada indikasi. Ya harapannya, kan kita dipancing untuk melakukan pelanggaran berat sehingga nanti di PBB agenda itu bisa dimasukkan. Kita sudah tahu kok agendanya ke mana,” kata Moeldoko. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA/Faldi/Mohamad Hamzah

Polisi Sebut Pelaku Teror Sigi Berjumlah 8 Orang

👤Siti Yona Hukmana 🕔Senin 30 November 2020, 11:53 WIB
Satgas Tinombala disebut tengah mencari tahu keberadaan kelompok MIT tersebut. Termasuk memburu teduga delapan...
Biro Pers Sekretariat Presiden/Kris

Presiden Minta Kepastian Pelaksanaan Vaksinasi

👤Nur Azizah 🕔Senin 30 November 2020, 10:59 WIB
Presiden Joko Widodo meminta kepastian mengenai waktu pelaksanaan vaksinasi. Meski dia pernah menyebut vaksinasi bakal digelar awal...
ANTARA/Rivan Awal Lingga

Susi Pudjiastuti Dinilai Berpotensi Kembali Pimpin KKP

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Senin 30 November 2020, 10:35 WIB
Namun, menurut Adi, langkah Susi untuk kembali menahkodai KKP tidak mudah. Suara publik pun tidak bisa dijadikan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya