Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN RI melalui Detasemen Khusus 88 (Densus 88) antiteror berhasil mengamankan 9 orang terduga teroris.
"Densus 88 hari ini mengungkap jaringan JAD (Jamaah Ansharut Daulah) Bekasi yang terkoneksi dengan jaringan JAD Bandung. Mereka sudah melakukan invesitigasi cukup lama," ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Porli Birgjen Dedi Prasetyo dihadapan wartawan, Senin (23/9).
Adapaun Dedi menjelaskan rincian penangkapan kesembilan orang tersebut.
"Yang pertama ditangkap pada hari ini jam 05:35 WIB atas nama SN. Tempat penangkapan di Tambun, Bekasi. Kemudian kedua atas nama AZ ditangkap juga hari pada waktu bersamaan di daerah Tambun Selatan, Bekasi. Ketiga atas nama H ditangkap pada hari ini juga pada pukul 06:05 WIB tempatnya di Tambun Selatan, Bekasi," jelas Dedi.
Tersangka kempat berinisial IG ditangkap pukul 06:05 di daerah Tambun Selatan, Bekasi. Tersangka kelima berinisial AR ditangkap pada pukul 07:05 WIB di Kecamatan Tambun Utara, Bekasi.
Baca juga : Kepala BNPT: Dari Aceh sampai Papua, Kita Satu Bangsa
Tersangka keenam berinisial S yang merupakan istri AR. S juga ditangkap pada hari ini juga di Tambun Utara, Bekasi. Kemudian yang ketujuh berinisial AS yang ditangkap di Bekasi Utara.
Dua terduga lainnya diamankan di luar Bekasi.
"MA alias Muri ditangkap pukul 08:30 untuk lokasi penangkapan di daerah Kelurahan Semper Barat kecamatan Cilincing Jakarta utara. Kemudian untuk penangkapan selanjutnya juga ya atas nama IG. IG ditangkap dan sekarang ini sedang didalami karena dia yang bersangkutan ditangkap di Jakarta barat jg mengikuti kegiatan JAD di Bogor ada 9 org," papar Dedi.
Menurut Dedi, sasaran utama rencana aksi teror tersebut adalah aparat kepolisian dan kantor kepolisian.
"Rencana aksi terorisnya tetep sasaran utama mereka untuk melakukan amaliyah ya itu toghut atau aparat kepolisian dan kantor kepolisian itu yang akan mereka lakukan," ungkap Dedi.
Tim Densus 88 berhasil mengamankan barang bukti berupa bahan-bahan pembuatan bom daya ledak tinggi yang siap dirakit, senjata tajam, dan bahan-bahan untuk merakit bom panci.
"Untuk tersangka alias Muri yang di Cilincing ini yang berhasil disita aparat keamanan, ini barang bukti adalah bahan-bahan bom TATP atau high explosive. Cukup banyak ini. Dan ini sudah direncanakan untuk dirakit dan dilakukan nanti akan dilakukan pada saat Amaliah," terangnya.
Hasil investigasi tim Densus 88, terdapat empat tahap yang dilakukan jaringan JAD sebelum melakulan aksi teror.
"Tahapan yang pertama mereka melakukan konsolidasi atau siap siaga. Lalu tahapan kedua mereka melakukan taklim-taklim. Tahapan ketiga baru melakukan idad yang dilakukan JAD Bekasi dan Bandung ini dilaksanakan idadnya di Gunung Halimun selama sekian lama. Selesai dia melakukan idad baru dia melakukan rencana aksi terorismenya," jelas Dedi. (OL-7)
Petugas kepolisian saat ini tetap disiagakan di lapangan untuk memantau pergerakan masyarakat, terutama di area aglomerasi dan kampung halaman.
Korlantas Polri resmi menghentikan one way nasional KM 414 hingga KM 70 pada Rabu (25/3) sore karena arus balik Lebaran 2026 mulai melandai.
Bareskrim Polri menangkap Direktur dan Manajer White Rabbit terkait dugaan peredaran narkoba sejak 2024. Polisi kini memburu aliran dana dan TPPU.
Pendaftaran Bintara Penerimaan Polri 2026 resmi dibuka dengan kuota 5.141 orang. Cek syarat, cara daftar online, dan batas waktu verifikasi hingga 30 Maret 2026!
Polri resmi buka pendaftaran Akpol, Bintara, dan Tamtama 2026 mulai 9-30 Maret. Cek syarat lengkap, kuota 6.900 orang, dan cara daftar di sini!
WAKIL Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendesak aparat kepolisian untuk mempercepat respons terhadap laporan masyarakat guna mencegah meluasnya aksi main hakim sendiri.
RATUSAN anak muda dari berbagai latar belakang keyakinan menggelar aksi sosial bertajuk "Bagi-Bagi 2.000 Takjil Gratis" di depan Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Senin (16/3/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 120 penerima manfaat dan turut dihadiri oleh Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja yang juga berprofesi sebagai dokter.
LEMBAGA Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan siap melindungi keluarga korban perampokan dan pembunuhan di Jatibening, Kota Bekasi, Jawa Barat.
POLRES Metro Bekasi membongkar sebuah rumah kontrakan yang dijadikan gudang penyimpanan 187.570 butir obat keras ilegal golongan G di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Program itu merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah strategis dalam upaya mengatasi persoalan sampah,
Polda Metro Jaya turun tangan dalam menangani kasus perampokan yang terjadi di Perumahan Prima Lingkar Asri, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (2/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved