Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BEA Cukai Kuala Langsa memusnahkan barang bukti hasil penindakan berupa 3.000 karung bawang merah ilegal pada Jumat (30/08). Barang bukti tersebut didapat petugas dari Kapal KM Tetap Semangat-1 GT melalui Giat Sinergi Satuan Tugas Patroli Terkoordinasi Kastam Indonesia Malaysia (Patkor Kastima).
Kepala Kantor Bea Cukai Kuala Langsa, Mochamad Syuhadak, mengungkapkan kronologi penindakan terhadap bawang merah tersebut yang telah dilakukan jajaran Bea Cukai.
"Pada hari Rabu tanggal 14 Agustus 2019 sekitar pukul 19.30 WIB, Giat Sinergi Satgas Patkor Kastima Kapal Patroli BC30005 melakukan penindakan terhadap KM. Tetap Semangat-1 GT. 20 No. 246/QQd berbendera Indonesia di Perairan Tamiang, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Saat petugas melakukan pemeriksaan di atas kapal, petugas mendapati barang yang dibawa dari Penang, Malaysia tanpa dilengkapi dokumen manifes,” ungkap Syudahak.
Diketahui bahwa kapal memuat barang berupa bawang merah lebih kurang sebanyak sekitar 3.000 karung yang akan dibawa menuju Air Masin, Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Indonesia.
“Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa barang bukti tersebut diperkirakan bernilai sebesar Rp722.100.000,00, oleh karena itu atas upaya penyelundupan barang tersebut diperkirakan kerugian negara dari sektor perpajakan adalah sejumlah Rp252.721.350,00,” ungkap Syuhadak.
Syuhadak menambahkan, untuk menghilangkan nilai guna bawang ilegal tersebut, petugas Bea Cukai Kuala Langsa memusnahkannya dengan dilindas menggunakan mobil alat berat lalu dimasukkan ke dalam lubang dan disiram dengan solar dan ditimbun dengan tanah.
“Hal tersebut untuk menghilangkan nilai guna barang tersebut dan untuk memastikan agar tidak disalahgunakan,” tambah Syuhadak.
Dengan adanya sanksi hukum ini, diharapkan memberikan efek jera dan untuk pelaku usaha maupun masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan tindakan penyelundupan dan/atau membeli barang hasil penyelundupan sebagai bentuk partisipasi warga negara dalam upaya melindungi petani dalam negeri serta mendongkrak penerimaan negara dari sektor bea masuk dan pajak.
Hal ini sejalan dengan fungsi Bea Cukai sebagai community protector, trade fasilitator, industrial assistance, dan revenue collector untuk menjadikan Kementerian Keuangan Terpercaya dan Bea Cukai Makin Baik.(OL-09)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan korupsi terkait pengurusan cukai di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
KPK bongkar taktik pegawai Bea Cukai inisial SA yang kelola uang gratifikasi di safe house Ciputat. Uang Rp5,19 miliar disita terkait kasus impor barang KW.
Instruksi 'bersih-bersih' tersebut merupakan kode untuk memindahkan tumpukan uang tunai dari lokasi awal.
KPK resmi menahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Budiman Bayu Prasojo (BBP).
Para oknum tersebut sengaja menyiapkan lebih dari satu lokasi penyimpanan guna menghindari pemantauan aparat penegak hukum.
KPK temukan uang Rp5 miliar dalam 5 koper terkait kasus suap importasi Bea Cukai. Simak peran 6 tersangka termasuk pejabat Ditjen Bea Cukai di sini.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kepuh, Kecamatan/Kabupaten Kuningan, harga cabai merah kini sudah mencapai Rp35 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram tergantung jenis
Tanaman ini termasuk dalam keluarga yang sama dengan bawang putih dan daun bawang. Bagian yang paling sering dimanfaatkan adalah umbinya, yang memiliki rasa khas
Titiek didampingi Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Marga Taufiq, sejumlah anggota Komisi IV DPR RI, serta Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Petani memanen bawang merah saat panen raya akhir tahun di Gondang, Nganjuk, Jawa Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved