Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPRD Kabupaten Bekasi, Soleman, menampik pertanyaan awak media soal pertemuannya dengan mantan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi Nurlaili terkait pembahasan proyek Meikarta.
"Pertemuan pada saat pembahasan, saya tidak pernah," ujarnya sesuai diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta, kemarin.
Anggota Fraksi PDIP itu menyangkal dirinya mengetahui ihwal rancangan rencana detil tata ruang (RDTR) dalam proyek Meikarta. "Tidak pernah, itu ditanyakan ke teman-teman pansus ya, saya bukan pansus," pungkasnya.
Padahal, dari fakta persidangan suap Meikarta di Bandung, Soleman disebut meminta uang Rp3 miliar kepada Neneng Rahmi.
Saksi lain yang juga kader PDIP, yakni anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Waras Wasito enggan memberikan banyak komentar saat keluar Gedung KPK. "Sesuai dengan apa yang ditanyakan dan di-mintakan penyidik, saya sampaikan yang saya ketahui."
Waras juga menyangkal penyidik mengonfrontasi dirinya dengan Soleman. "Tidak ada dikonfrontasi, tidak ada."
Dia juga membantah soal pertemuan dengan Neneng Rahmi.
Soleman dan Waras dipe-riksa sebagai saksi untuk tersangka Iwa Karniwa, Sekretaris Daerah nonaktif Jawa Barat. Iwa ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga meminta uang Rp1 miliar untuk mengurus RDTR kepada Neneng Rahmi.
Permintaan itu diteruskan kepada salah satu pegawai PT Lippo Cikarang dan direspons bahwa uang akan disiapkan.
Pada Desember 2017, dalam dua tahap, Neneng Rahmi melalui perantara menyerahkan uang kepada Iwa senilai Rp900 juta. Atas perbuatan itu, Iwa diduga melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
Juru bicara KPK Febri Diansyah menyebut dua legislator yang diperiksa itu diduga mengetahui suap terkait pembebasan lahan untuk megaproyek Meikarta. (Mir/P-3)
Menteri PKP Maruarar Sirait targetkan pembangunan 141 ribu unit rusun subsidi di lahan Meikarta. Groundbreaking dijadwalkan 8 Maret 2026. Simak detailnya!
AKTIVITAS hunian di sejumlah kawasan kota baru di Koridor Timur Jakarta menunjukkan tren yang semakin aktif sepanjang 2025.
Pemerintah juga meminta KPK memberikan dukungan untuk menyelesaikan proyek bangunan di Meikarta
Budi mengatakan, kasus Meikarta yang diusut KPK sudah jelas, tanpa adanya penyitaan aset. KPK mendukung pemerintah menjadikan hunian di sana menjadi rusun.
Pemanfaatan kawasan juga terlihat melalui penyelenggaraan Meikarta Speedway Fun Race 2025 di Sirkuit NP Meikarta–Cikarang pada Oktober lalu.
Menteri PKP Maruarar Sirait memastikan Meikarta jadi lokasi rusun subsidi. Konsep rusunami dan rusunawa disiapkan untuk atasi hunian perkotaan.
Kecelakaan yang melibatkan dua armada bus Transjakarta di jalur layang Koridor 13, ruas Swadarma arah Cipulir, pada Senin (23/2), mengakibatkan 23 penumpang mengalami luka ringan.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti penting, mulai dari proyektil peluru hingga rekaman CCTV guna mengidentifikasi pelaku penembakan di rumah anggota DPRD Jateng.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
SISTEM pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang telah berjalan dua dekade dinilai gagal mewujudkan demokrasi substansial.
Sidang pemeriksaan pendahuluan perkara tersebut digelar Kamis (4/2) dan dipimpin Ketua MK Suhartoyo, didampingi Hakim Konstitusi Daniel Yusmic P. Foekh dan M. Guntur Hamzah.
Langkah ini bertujuan untuk melakukan studi komparasi guna memperkaya referensi dalam penyusunan regulasi baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved