Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Tingkat Hunian yang Meningkat jadi Bukti Kawasan Kota Baru di Koridor Timur Jakarta Kian Aktif

Naufal Zuhdi
27/1/2026 21:38
Tingkat Hunian yang Meningkat jadi Bukti Kawasan Kota Baru di Koridor Timur Jakarta Kian Aktif
Ilustrasi(Dok Meikarta)

AKTIVITAS hunian di sejumlah kawasan kota baru di Koridor Timur Jakarta menunjukkan tren yang semakin aktif sepanjang 2025. Salah satu indikatornya terlihat dari meningkatnya tingkat hunian apartemen serta bertambahnya aktivitas ekonomi dan sosial di dalam kawasan, seiring berjalannya proses serah terima unit secara berkelanjutan.

Di kawasan Meikarta misalnya, proses pembangunan dan serah terima unit apartemen sepanjang 2025 dilakukan secara bertahap dan terukur. PT Mahkota Sentosa Utama, selaku pengembang kawasan, mencatat bahwa target serah terima unit pada tahun tersebut dapat dipenuhi sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Konsistensi ini menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan konsumen sekaligus memastikan kawasan mulai berfungsi secara nyata.

Hingga akhir 2025, lebih dari 3.600 unit apartemen tercatat telah dihuni, sementara lebih dari 16.500 unit telah diselesaikan pembangunannya. Capaian tersebut menunjukkan bahwa Meikarta telah memasuki fase kehidupan nyata, dengan aktivitas harian yang mulai stabil dan bertumbuh. 

Bertambahnya jumlah penghuni dari waktu ke waktu turut menjaga denyut kawasan, sekaligus memperkuat fondasi Meikarta sebagai kota mandiri yang berfungsi. Keberlanjutan serah terima unit juga berdampak langsung pada pembentukan komunitas dan kualitas lingkungan hunian.

Fasilitas publik, area komersial, hingga ruang terbuka mulai dimanfaatkan secara optimal seiring meningkatnya tingkat hunian. Dari perspektif end-user, kondisi ini menghadirkan pengalaman tinggal di kawasan yang tidak lagi bersifat ekspektasi, melainkan sudah berfungsi dan hidup dengan ritme perkotaan yang nyata.

Hingga akhir 2025, lebih dari 3.600 unit apartemen tercatat telah dihuni, sementara lebih dari 16.500 unit telah diselesaikan pembangunannya. Capaian tersebut menunjukkan bahwa Meikarta telah memasuki fase kehidupan nyata, dengan aktivitas harian yang mulai stabil dan bertumbuh. Bertambahnya jumlah penghuni dari waktu ke waktu turut menjaga denyut kawasan, sekaligus memperkuat fondasi Meikarta sebagai kota mandiri yang berfungsi.   

Keberlanjutan serah terima unit juga berdampak langsung pada pembentukan komunitas dan kualitas lingkungan hunian. Fasilitas publik, area komersial, hingga ruang terbuka mulai dimanfaatkan secara optimal seiring meningkatnya tingkat hunian. Dari perspektif end-user, kondisi ini menghadirkan pengalaman tinggal di kawasan yang tidak lagi bersifat ekspektasi, melainkan sudah berfungsi dan hidup dengan ritme perkotaan yang nyata.   

Dari sisi fasilitas, Meikarta telah diramaikan oleh berbagai penunjang kebutuhan sehari-hari, mulai dari layanan kesehatan, perbankan, ritel, hingga kuliner. 

Sejumlah tenant nasional juga telah beroperasi di kawasan ini, sementara fasilitas skala kota sepertiLippo Mall Cikarang, rumah sakit, pusat hiburan, dan SPBU di sekitarnya turut memperkuat konektivitas dan kenyamanan kawasan.

Selain hunian dan fasilitas, keberadaan Central Park Meikarta seluas 105 hektare dengan danau 25 hektare menjadi salah satu daya tarik utama kawasan. Area ini kerap menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar, mulai dari festival musik, pagelaran budaya, hingga aktivitas komunitas.   

Presiden Direktur PT Mahkota Sentosa Utama, Indra Azwar, menyampaikan bahwa pengembangan Meikarta diarahkan untuk membangun kawasan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat urban. 

“Keberhasilan serah terima unit sepanjang 2025 serta kelanjutan proses pembangunan ke depan merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan kawasan yang berfungsi, hidup, dan memberikan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Selasa (27/1).

Menurut Indra, bagi penghuni, konsistensi serah terima unit memberikan kepastian hunian yang siap ditempati sekaligus memperkuat terbentuknya lingkungan sosial yang semakin solid. 

Sementara bagi investor, tingkat hunian yang terus meningkat menjadi indikator penting dari keberlanjutan kawasan dan potensi pertumbuhan nilai properti dalam jangka menengah hingga panjang.   

Dampak positif juga dirasakan oleh pelaku usaha di dalam kawasan. Bertambahnya jumlah penghuni menciptakan pasar internal yang semakin besar dan stabil, membuka peluang bagi sektor komersial, mulai dari ritel, kuliner, pusat hiburan, hingga layanan kebutuhan harian.   

Dengan tingkat hunian yang terus bertambah, fasilitas yang semakin lengkap, serta aktivitas kawasan yang kian hidup, Meikarta berupaya memperkuat posisinya sebagai kawasan hunian yang fungsional bagi penghuni, prospektif bagi investor, dan berkelanjutan bagi pelaku usaha. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya