Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh menjenguk mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif (Buya Syafii) di kediamannya di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, kemarin.
Selain menjenguk Buya Syafii yang baru pulang dari rumah sakit, Surya juga berbincang sejumlah hal, salah satunya kondisi bangsa saat ini.
"Saya tanya bagaimana kondisi Buya, sehat, sudah aktivitas. Saya katakan, 'bagaimana perasaan hati nengok perjalanan hidup kebangsaan ini?', Buya bilang 'saya galau'. Saya ikut Buya, 'saya juga galau'," kata Surya menirukan perbincangannya dengan Buya Syafii.
"Tapi bukan berarti kami pesimistis, tugas kami tetap mengambil pikiran-pikiran beliau. Tetap, optimisme harus terjaga, tapi objektivitas itu tak boleh dimanipulasi, fakta dan realitas yang ada," lanjutnya.
Surya menuturkan kedatangannya menjenguk Buya sekaligus menemui senior. Ia menyatakan Buya ialah salah satu sosok yang dikaguminya. "Saya berkunjung kepada senior yang saya kagumi. Amat saya kagumi dalam pemahaman dan pengenalan yang relatif cukup lama. Kekaguman itu masih tetap ada pada diri saya terhadap yang namanya Buya Syafii Maarif."
Surya mengatakan tak terlalu banyak mengagumi orang. Ia mengaku dengan jujur mengenal sosok anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu.
Surya menjelaskan Buya Syafii menjadi sosok tokoh yang memiliki prinsip hidup dan berfilosofi dalam memberikan pencerahan pada kehidupan berbangsa serta bernegara. "Kita memerlukan sekali Buya yang sehat. Buya yang terus dari waktu ke waktu mengikuti perjalanan, mengikuti kebangsaan kita."
Ia menjelaskan Buya Syafii juga sosok penting bagi NasDem. Buya merupakan salah satu deklarator ormas NasDem bersama tokoh-tokoh lain seperti Anies Baswedan, Sri Sultan HB X, Basuki Tjahaja Purnama, dan Khofifah Indar Parawansa.
Buya Syafii Maarif menyambut baik kunjungan Surya Paloh dan jajaran petinggi Partai NasDem.
Buya Syafii mengatakan partai besar dan politisi saat ini sebagian besar tidak memikirkan bangsa dan negara.
"Siapa yang memikirkan bangsa dan negara? Tampaknya teman ini (Surya) yang termasuk memikirkan bangsa dan negara. Mudah-mudahan partai ini juga ikut dia. Jika tidak, berantakan bangsa ini," ujar Buya. (AT/X-10)
HARGA pangan di Yogyakarta di momen awal puasa Ramadan 2026 menunjukkan kenaikan signifikan. Dari hasil pemantauan, beberapa harga komoditas masih tinggi dan membuat warga khawatir.
Nikmati Ramadan di Kotta GO Yogyakarta dengan promo 40 Hours Stay dan paket buka puasa Iftar Nusantara di Piyama Cafe. Hotel & Resto #1 di TripAdvisor!
BHR DIY sebut hilal awal Ramadan 1447 H di Yogyakarta mustahil terlihat Selasa (17/2) karena posisi minus 1,5 derajat di bawah ufuk. Cek hasil lengkapnya.
Musim hujan sering kali dianggap sebagai penghalang bagi sebagian orang untuk berlibur. Namun, data terbaru dari platform perjalanan digital Agoda pada Februari 2026
Jika Anda memiliki rencana untuk menikmati buka puasa di Yogyakarta, Novotel & ibis Yogyakarta International Airport Kulon Progo menjadi pilihan yang sangat menarik dan tak boleh dilewatkan.
Dinkes Kota Yogyakarta mengoptimalkan proses pemulihan kepesertaan Program PBI-JKN yang sempat dinonaktifkan.
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Surya Paloh menekankan pentingnya menjaga dan memperkuat silaturahmi bagu seluruh elemen bangsa. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Buka Puasa Bersama Partai NasDem
KETUA Umum Partai NasDem, Surya Paloh, mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan momentum perayaan Tahun Baru Imlek 2026 sebagai energi baru dalam memperkokoh pluralisme.
KEMARIN, Partai NasDem genap berusia 14 tahun. Dalam tiga kali kesertaan di pemilu presiden dan legislatif, NasDem terus bergerak maju secara elektoral
Lili Romli berharap partai yang kalah diharapkan mengambil posisi sebagai partai oposisi agar mekanisme check and balances berjalan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved