Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
GEJOLAK tengah terjadi di internal Partai Golkar. Bursa calon ketua umum Golkar tengah memanas. Dua calon yakni Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo menjadi dua sosok yang ramai diusung kader-kader Golkar berbagai daerah.
Pengamat politik Burhanuddin Muhyadi mengatakan keduanya sama-sama memiliki jabatan dan basis pendukung. Meski begitu, terdapat faktor lain yang juga akan sangat memengaruhi keputusan akhir akan sosok ketua umum Golkar yang baru.
"Ada variabel lain yang menentukan. Variabel restu Jokowi turut menentukan karena sifatnya simbiosis mutualisme," ujar Burhan, dalam diskusi Indopol Research Center, di Hotel Puri Denpasar, Jakarta, Minggu (7/7).
Burhan mengatakan Golkar adalah partai yang tidak bsa jauh dari kekuasaan. Di satu sisi, Jokowi juga membutubkan Golkar.
Baca juga: JAM Golkar Nilai Ada Sinyal Istana Dukung Airlangga Pimpin Golkar
"Bagaimanapun Jokowi pasti ingin soft landing di 2024. Dukungan Golkar besar untuk Jokowi. Dukungan politik dari Golkar ke Jokowi sangat memengaruhi jalannya pemerintahan Jokowi. Kursi Golkar di parlemen juga besar, ada sekitar 85 kursi," ujar Burhan.
Burhan menyakini, Jokowi akan cari sosok ketua umum Golkar yang bisa berkolaborasi. baik untuk tetap menyamankan Golkar dan untuk menyukseskan pemerintahan Jokowi.
Meski begitu, Burhan mengatakan kondisi masih sangat cair dan bisa berubah.
Hasil pertemuan pada pelaksanaan musyawarah nasional yang direncanakan dilaksanakan pada Desember 2019 mendatang juga akan bisa menentukan.
Sementara itu, Ketua DPP Golkar Andi Sinulingga mengatakan tidak menampik besarnya pengaruh restu Jokowi dalam bursa pencalonan ketua umum Golkar.
Meski memiliki pendukung yang besar dan jabatan, kedekatan dengan Jokowi juga akan sangat menentukan.
"Siapa yang direstui Jokowi memang saya kira itu yang akan memimpin Golkar. Semua kawan di daerah juga sadar atmosfernya begitu," ujar Andi
Andi mengatakan yakin semua unsur Golkar juga menyadari peran Jokowi tersebut. Untuk itu dia berharap tidak ada perseteruan serius di internal Golkar terkait pencalonan ketua umum.
"Jadi yang terjadi sekarang seperti hanya gimmick, semoga jangan sampai membuat luka atau masalah untuk internal Golkar. Jangan saling menyerang apalagi menyerang personal seperti mengurusi ijazah segala macam," ujar Andi. (OL-2)
Pengamat ESA Unggul Jamiluddin Ritonga kritik usulan koalisi permanen Golkar untuk Prabowo, dinilai berisiko lemahkan DPR dan checks and balances.
Alih-alih memperkuat efektivitas kerja parlemen, skema tersebut justru bisa memicu konflik internal.
KETUA Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengungkapkan, Adies Kadir bukan lagi merupakan anggota maupun pengurus partai.
Dia memastikan Adies tidak lagi terikat dengan Golkar, bahkan sebelum ia dipilih menjadi Hakim MK. "Sebelum ditetapkan. Ya beberapa hari lalu lah, suratnya nanti saya cek.
Castro mengungkap adanya indikasi desain besar untuk melumpuhkan independensi MK dalam menetapkan Adies Kadir.
Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan Adies Kadir yang kini menjadi calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengundurkan diri dari Partai Golkar.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai usulan kenaikan parliamentary threshold atau ambang batas parlemen menjadi 7% terlalu tinggi dan berpotensi memberatkan partai politik.
Pilkada tak langsung bertentangan dengan semangat demokrasi lokal dan tidak menyelesaikan persoalan biaya politik tinggi.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
PKS meraih penghargaan terbaik Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 dari Kemenko Polkam dan BRIN dalam Rakor Evaluasi di Bali.
Pendaftaran calon pengganti anggota dewan komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi dibuka, Rabu (11/2).
Sidang pemeriksaan pendahuluan perkara tersebut digelar Kamis (4/2) dan dipimpin Ketua MK Suhartoyo, didampingi Hakim Konstitusi Daniel Yusmic P. Foekh dan M. Guntur Hamzah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved