Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Jusuf Kalla menyampaikan dukacitanya kepada Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono atas berpulangnya Ibu Ani Yudhoyono. Dalam kesempatan itu, Kalla mengutarakan keinginan untuk menggandeng SBY.
"Kita mau berkolaborasi terus-menerus, bagaimana memberi pandangan-pandangan, saran-saran pemerintah, dan masyarakat," ujar Kalla di kediaman SBY, Puri Cikeas, Bogor, kemarin.
Menurutnya pandangan ini merupakan keinginan pribadi, namun bukan sekarang. Sebab Kalla masih menjabat wapres hingga Oktober 2019.
"Nanti (kalau) beliau (SBY) sudah lebih siap. Saya juga pensiun," ujar Kalla.
JK sempat berkelakar soal ide untuk berkolaborasi ini. Kalla menghitung umurnya dan SBY. Saat ini, JK berusia 77 tahun dan SBY 70 tahun. "Jadi seri 7, seri 7 paling bagus," seloroh dia.
Kalla menegaskan tak ada perbin-cangan terkait politik dalam pertemuan sore ini. Dia murni ingin menyampaikan rasa dukacitanya kepada SBY. Sebab Kalla belum sempat melayat saat istri SBY itu meninggal sehingga Kalla meluangkan waktu untuk bersilaturahim di kediaman SBY kemarin.
"Saya baru datang karena juga sempat istirahat di rumah sakit sekaligus 10 hari, jadi baru sempat ke sini," kata Kalla.
Soal kunjungan JK ini SBY tak mau berkomentar mengenai situasi politik terkini. "Tidak (ingin berkomentar), saya masih menata hati ya," kata SBY.
Ia sedikit berkeluh kesah mengenai kepergian istrinya, Kristiani Herrawati alias Ani Yudhoyono. SBY mengakui dirinya sedang menjalani hari-hari yang berat. Ketua Umum Partai Demokrat itu bersyukur dikunjungi Jusuf Kalla di kediamannya.
"Melalui hari-hari yang berat ini, saya berbincang-bincang dengan sahabat saya, Pak Jusuf Kalla," ujar SBY.
Menurut dia, banyak hal telah dilalui bersama JK. Hal itu dimulai ketika keduanya sama-sama menjadi menteri di era Presiden Megawati Soekarnoputri hingga berpasangan sebagai presiden dan wakil presiden di 2004-2009.
SBY juga menyebut banyak kolaborasi antara istrinya dan istri JK, Mufidah Kalla. Ketika dia dan JK turun mengatasi krisis bahan bakar minyak (BBM), Ani dan Mufidah fokus berperan di bidang sosial.
"Jadi kenang-kenangan kami indah sekali ya Pak Yusuf. Sama-sama berjuang untuk Indonesia," ujar dia.
Ia menuturkan, saat ini bukan waktu yang tepat untuk hal itu. Namun, dirinya mengiyakan ajakan tersebut.
"Sebagai orangtua, Pak Yusuf kalau sudah tepat kita berkomunikasi lagi, apa yang kita sampaikan dan pandangan rakyat, pandangan orangtua untuk kebaikan negeri ini," ujar SBY. (Dro/P-1)
Naiknya tinggi muka air Bendung Katulampa ini terjadi sejak Kamis (22/1) siang. Hal tersebut bisa terjadi karena wilayah puncak Bogor diguyur hujan.
Korban adalah gurandil atau penambang emas tanpa ijin (PETI) yang menggali, mencari emas di sekitar area pertambangan milik Aneka Tambang (Antam) UBPE Pongkor.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Kabar yang menyebutkan adanya ledakan maupun ratusan orang terjebak di dalam lubang tambang. Menurut dia, informasi yang menyebut angka 700 korban berasal dari kesalahpahaman
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
Antam, sambung dia, memastikan bahwa tidak terdapat kejadian ledakan sebagaimana yang diinformasikan dalam konten yang beredar, serta tidak ada karyawan Antam
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
WAKIL Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menceritakan perbedaan penanganan tsunami Aceh pada 2004 silam dengan banjir yang melanda Sumatra pada tahun ini.
Jusuf Kalla menegaskan bantuan asing ke Aceh diperbolehkan selama untuk kemanusiaan dan terkoordinasi. PMI fokus pada logistik dan kebutuhan dasar warga terdampak.
Jusuf Kalla menekankan pentingnya penanganan cepat dampak banjir, khususnya penumpukan kayu di sungai, serta mendorong pemanfaatan kayu bernilai guna untuk membantu masyarakat
KETUA Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) meminta agar permasalahan lautan kayu dari banjir Sumatra untuk segera diselesaikan. Kayu yang memiliki nilai guna dapat dimanfaatkan.
Masjid perlu terus dimakmurkan dan dimanfaatkan sebagai sarana membangun masyarakat yang religius sekaligus mandiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved