Rabu 19 Juni 2019, 15:35 WIB

Debat, Hakim MK Sempat Ancam Usir BW dari Ruang Sidang

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Debat, Hakim MK Sempat Ancam Usir BW dari Ruang Sidang

MI/Susanto
Hakim Konstitusi yang dipimpin Anwar Usman (tengah) menunjukkan empat kontainer alat bukti dari pihak Pemohon

 

ANGGOTA hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sempat mengancam akan mengusir Ketua Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto (BW), dari ruang sidang. Hal itu terjadi karena BW memotong ucapan Arief saat sedang berbicara dengan saksi dari kubu 02 yang bernama Idham.

"Saudara bukan tim BPN (Prabowo?)" tanya Arief.

"Bukan. Saya di kampung," jawab Idham.

Arief lantas menanyakan apa kaitan Idham yang berasal dari kampung terhadap kesaksiannya dengan dugaan temuan DPT bermasalah di tingkat nasional. Sebelumnya, Idham menyebut akan menyampaikan dugaan kecurangan pilpres yang terjadi di tingkat nasional.

"Kalau dari kampung mestinya yang diketahui situasi di kampung," kata Arief.

Baca juga: Saksi 02 tak Bisa Jelaskan Korelasi DPT Ganda dan Perolehan Suara

Lantaran tak menjawab, BW pun menjawab pernyataan Arief.

"Saya di kampung tapi bisa mengakses dunia di kampung. Jadi jangan judgement seolah-olah orang kampung tidak tahu apa-apa. Mohon dengarkan saja dulu Pak, apa yang akan dijelaskan," imbuh BW.

Suasana mulai memanas. Arief meminta agar BW tak menjawab karena pertanyaan itu ditujukan pada Idham.

"Begini Pak Bambang, saya kira saya sudah cukup dan saya akan dialog dengan dia. Pak Bambang sudah setop," ucap Arief.

BW pun tak terima dan langsung memotong pernyataan Arief. Namun belum selesai menyampaikan, Arief dengan tegas langsung menjawab.

"Kalau tidak setop, Pak Bambang saya suruh keluar," tegas Arief.

BW pun dengan tegas menolak.

"Saya mohon maaf kalau saksi saya dalam tekanan terus, saya akan tolak. Saksi saya ditekan oleh bapak," tutur BW.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA/Asprilla Dwi

BEM UI Demo Tuntut Draf Terbaru RKUHP Dibuka Kembali

👤Kisar Rajaguguk 🕔Selasa 28 Juni 2022, 22:35 WIB
Jika Presiden dan DPR tidak juga membuka draf terbaru RKUHP, maka mereka mengancam akan melakukan aksi turun ke...
Ist

Diduga Dianiaya Majikan, PRT Mengadu ke Komnas Perempuan

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 Juni 2022, 22:14 WIB
Perempuan genap berusia 71 tahun tersebut mengaku mengalami kekerasan yang dilakukan...
Antara

Wapres Instruksikan Kejar Pembangunan Mal Pelayanan Publik

👤Kautsar Widya Prabowo 🕔Selasa 28 Juni 2022, 22:08 WIB
Mal pelayanan publik baru ada 59 buah. Angka tersebut masih jauh dari target telah dicanangkan sebanyak 508...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya