Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, meyakini bahwa pertemuan antara capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto bisa meredam ketegangan suhu politik saat ini. Pascapertemuan Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan Prabowo, diketahui ada keinginan dari lubuk hati Prabowo untuk bertemu dengan Jokowi.
"Saya mendapat informasi sih begitu. Saya kira untuk bertemu hanya masalah waktu saja. Hanya saja tantangannya ada pada orang-orang di sekitarnya. Jadi ada di sekitarnya mungkin nasih ada yang bekum menerima. Tapi saya pribadi melihat mereka merupakan nasionalis sejati," ujarnya di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (28/5).
Mu'ti menilai pertemuan antara Jokowi dan Prabowo dapat menjadi oase bagi masyarakat Indonesia. Selain itu, ia yakin dengan adanya pertemuan tersebut bisa membuat masyarakat menjadi tenang, apalagi ada kesepakatan bersama antara kedua capres tersebut.
Baca juga: Sudahi Akrobat Politik, Saatnya Menatap Masa Depan
"Saya kira itu akan dapat menjadi solusi untuk bangsa ini guna merajut kembali kebersamaan, persatuan, dan melihat Indonesia sebagai kepentingan bersama," katanya.
Kemudian Mu'ti menambahkan, "Kita pakai istilah silaturahim saja lah. Karena ada yang keberatan dengan istilah rekonsialisasi. Alasannya karena merasa tidak pernah ada konflik. Tapi kalau silaturahim itu bisa kita lakukan dalam situasi yang bagaimana pun," ujarnya.
Muhammadiyah berharap pertemuan kedua capres tersebut sebaiknya sebelum Idul Fitri.
"Tentu pertemuan itu tidak harus mengambil suatu keputusan yang bersifat politik, tetapi bertemu saja itu sudah baik," tandas Mu'ti. (OL-1)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Presiden Prabowo tegaskan Indonesia tetap non-blok dan tidak gabung aliansi militer. Tawarkan diri jadi mediator AS-Iran dan tetap perjuangkan Palestina
Narasi tersebut dikhawatirkan memperlebar ruang intimidasi dan menormalisasi represi terhadap suara-suara kritis masyarakat.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pastikan pengusutan tuntas kasus penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus, atas perintah Presiden Prabowo.
Penyerahan zakat Presiden Prabowo diterima dan didoakan langsung oleh Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., sebagaimana kewajiban amil untuk mendoakan para muzaki.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa pastikan restrukturisasi utang Whoosh rampung. Keputusan final kini ada di tangan Presiden Prabowo Subianto. Cek selengkapnya!
PRESIDEN Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Jumat (13/3) sore.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved