Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo menghadiri undangan buka puasa bersama dari Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Oesman Sapta Odang yang digelar di kediamannya yang berlokasi di Jalan Karang Asem Utara, Jakarta Selatan, pada Rabu (15/5).
Tiba pukul 17.15 WIB, Kepala Negara disambut langsung oleh Ketua DPD di halaman rumahnya. Keduanya kemudian langsung menuju tempat acara untuk berbuka puasa bersama para undangan lainnya.
Sebelum berbuka puasa, Ketua DPD menyampaikan sambutan dan dilanjutkan dengan tausiah Ramadan yang disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj.
Tak berapa lama, tepat pukul 17.47 WIB azan magrib berkumandang yang menandakan waktu berbuka puasa. Presiden dan para undangan menikmati takjil yang telah dihidangkan berupa kurma, kolak campur, es buah, sosis solo, dan minuman teh.
Baca juga: OSO Sebut Wiranto Penyebab Suara Hanura Turun
Setelahnya, Presiden menunaikan ibadah salat Magrib berjemaah yang dipimpin oleh Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof Dr H Nasaruddin Umar MA.
Usai salat, Presiden menyempatkan diri menyantap jamuan santap malam yang telah dihidangkan.
"Buka puasa ini menu paling enak. Tadi ada sop kambing, jagung bakar, bakmi godok, sate kambing ada. Komplet," ucap Presiden kepada jurnalis seusai acara.
Tampak hadir dalam acara tersebut di antaranya ialah para pimpinan lembaga tinggi negara, Wakil Presiden RI ke-9 Hamzah Haz, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Jaksa Agung Prasetyo, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. (RO/OL-1)
Pemerintah mengklaim harga barang kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 lebih stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Arah kebijakan Baznas ke depan termasuk target pengumpulan zakat nasional yang ditetapkan mencapai Rp160 triliun dan Baznas pusat sebesar Rp10 triliun pada 2031.
Momentum Ramadan mendorong spektrum belanja yang lebih luas—dari kebutuhan harian hingga pengeluaran yang lebih aspiratif.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Human Initiative terus melakukan evaluasi dalam setiap pelaksanaan program.
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Melalui kegiatan buka puasa bersama ini diharapkan dapat semakin mempererat kebersamaan, kekeluargaan, serta memperkuat nilai-nilai persatuan di tengah masyarakat
Suasana lingkungan yang kondusif hanya bisa tercipta jika terdapat hubungan harmonis antar pemeluk agama.
Saat berbuka adalah puncak kebahagiaan setelah seharian menahan lapar dan haus.
Nova Paloh menekankan bahwa Ramadan adalah waktu yang tepat untuk merekatkan kembali hubungan yang mungkin merenggang akibat kesibukan sehari-hari.
Baznas berkomitmen untuk terus membantu masyarakat yang terdampak konflik dan bencana, termasuk di Palestina.
Tantangan bangsa saat ini tidak hanya datang dari persoalan ekonomi dan geopolitik, tetapi juga dari maraknya disinformasi, fitnah, dan ujaran kebencian di ruang publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved