Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
HASIL rekapitulasi perhitungan suara nasional di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyatakan pasangan calon presiden dan wakil Joko Widodo-Prabowo Subianto menang dari pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
"Pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin memperoleh 914.588 suara. Untuk pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno memperoleha 706.654 suara," ucap Ketua KPU Sulteng Tanwir Lamaming, di Ruang Sidang Lantai II, Gedung KPU RI, Menteng, Jakarta, Selasa (14/5).
Adapun jumlah suara sah yang digunakan ada 1.621.242 dan jumlah suara tidak sah ada 18.821. Total ada 1.640.063 suara, dengan rincian jumlah pemilih laki-laki ada 824.362 dan jumlah pemilih perempuan 815.701.
Baca juga: Kejar Target, KPU Buka Kemungkinan 3 Panel Rekapitulasi Nasional
Selain itu, hasil pemilihan legislatif di Provinsi Sulteng, Partai NasDem juga menang suara dari partai lainnya. Partai besutan Surya Paloh tersebut memperoleh 271.513 suara. Kemudian diposisi kedua ada Partai Gerindra yang mendapatkan 207.117 suara.
Partai Golkar menyusul dengan memperoleh 194.712 suara. PDI Perjuangan harus puas diposisi keempat dengan mendapatkan 165.504 suara. Disusul Partai Demokrat dengan mendapatkan 127.562 suara. (A-4)
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Walaupun belum tercatat sebagai kader, sikap politik Jokowi ini dinilai sebagai langkah untuk melengkapi legasinya.
Pernyataan Jokowi yang siap “berjuang mati-matian” untuk PSI sebagai sinyal kecemasan dan rasa terancam di tengah dinamika politik pasca-Pilpres.
Pernyataan-pernyataan Jokowi dalam pidatonya di Rakernas PSI memiliki makna politik yang kuat, meskipun secara formal Jokowi belum bergabung ke PSI.
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep merespons ajakan “habis-habisan” Jokowi dalam penutupan Rakernas PSI di Makassar. PSI ditargetkan jadi partai besar di Pemilu 2029.
Meski Jokowi belum resmi menjadi kader, Raja Juli menyebut pernyataan mantan presiden itu sudah seperti ajakan terbuka kepada seluruh loyalisnya untuk bergabung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved