Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon mengatakan karir militer Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lebih mentereng dari Mayjen (Purn) Kivlan Zen. Sehingga, dia ia menilai Kivlan tak perlu berlagak lebih hebat dibandingkan ketum partainya tersebut.
"Bagaimana dia mau membandingkan dirinya dengan Pak SBY dan mengatakan dirinya yang mendidik serta lebih jago dari SBY. Karena di Akmil (Akademi Militer) saja sejarah mencatat pak SBY ini lulusan terbaik Akmil peraih Adhi Makayasa, sedang Kivlan Zen kita tidak tahu lulus peringkat berapa dia," kata Jansen melalui keterangan tertulisnya, Jumat (10/5).
Pada 1973, SBY meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Adhi Makayasa dan Tri Sakti Wiratama dari Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri yang saat ini menjadi Akademi TNI). Adhi Makayasa adalah penghargaan bagi lulusan terbaik adapun Tri Sakti Wiratama adalah penghargaan atas prestasi tertinggi bagi taruna berdasarkan aspek mental, fisik, dan intelektual.
Baca juga: Bantah Tudingan Kivlan, Demokrat Sebut Prabowo yang Abaikan SBY
Di samping karir militer, Jansen mengatakan SBY juga pernah menjabat jabatan strategis di pemerintahan, seperti Menteri Pertambangan Energi dan Menko Polhukam. Sehingga, kata ia, tak perlu dibandingkan antara kontribusi SBY dengan apa yang telah dilakukan Kivlan.
"Kivlan ini dalam sejarah hidupnya memang pernah jadi apa? Jadi Kivlan ini tidak usah banyak omonglah. Karena kelasnya jauh benar di bawah SBY apalagi terkait kontribusinya ke republik ini," tandas Jansen.
Sebelumnya, mantan Kepala Staf Kostrad (Kas Kostrad) ABRI Mayjen (Purn) Kivlan Zen mengatakan bahwa ia merupakan senior Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia mengaku sangat mengetahui tabiat juniornya tersebut, yang ia nilai licik dan ingin berkuasa secara tunggal. (X-15)
Baca juga: Kivlan Zen: SBY itu Orangnya Licik
Meskipun kemarahan publik meningkat pasca kematian Alex Pretti di Minneapolis, Partai Demokrat menghadapi hambatan besar untuk membatasi pendanaan ICE.
WAKIL Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mengatakan politik harus bisa bermanfaat untuk rakyat.
Aktivis hingga influencer menyampaikan 17+8 tuntutan usai aksi unjuk rasa beberapa hari terakhir ini.
Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra membantah tudingan yang menyebutkan partai sebagai dalang dari ramainya isu ijazah palsu Jokowi
ANGGOTA Komisi VI DPR Fraksi Partai Demokrat Herman Khaeron menilai usulan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara diisi oleh kantor-kantor Kementerian BUMN patut dipertimbangkan
Demokrat tidak dalam menolak putusan MK dan telah menyiapkan sejumlah opsi untuk kemudian dibawa ke pertemuan antar partai politik.
Lima menteri turut tergugat, yakni Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ATR/BPN, Menteri ESDM, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi.
SBY menyatakan bahwa kendali kepemimpinan Partai Demokrat sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Partai Demokrat yang sebelumnya sempat menolak usulan Pilkada tak langsung kini mengubah haluan dan setuju atas hal tersebut.
Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya selidiki laporan Partai Demokrat terkait hoaks yang menyeret SBY. Empat akun medsos dipolisikan atas fitnah korupsi dan status tersangka.
Laporan Partai Demokrat tersebut teregistrasi dengan nomor: LP/B/97/I/2026/SPKT/Polda Metro Jaya.
Demokrat menyatakan keberatan mendalam karena merasa dirugikan secara institusi maupun nama baik tokoh sentral partai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved