Senin 06 Mei 2019, 21:10 WIB

Sandiaga Tuntut Penjelasan Andi Arief Soal Setan Gundul

M Sholahadhin Azhar | Politik dan Hukum
Sandiaga Tuntut Penjelasan Andi Arief Soal Setan Gundul

Dok. MI
Cawapres 02 Sandiaga Uno

 

CALON Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno merespons pernyataan setan gundul yang dilontarkan Wakil Sekjen Demokrat Andi Arief. Sandi meminta Arief bicara gamblang mengenai hal itu.
 
"Sekarang nih waktunya kita bahasa terang, jangan pakai bahasa abu-abu dan gelap bersayap seperti ini," kata Sandi di kediamannya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (6/5).
 
Menurut Sandi, pernyataan-pernyataan Andi Arief tidak seharusnya diungkapkan dengan idiom. Sebab istilah seperti itu membuat persepsi orang makin liar.

"Menurut saya sebut nama saja jadi enggak usah menebak-nebak, sehingga enggak menambah kekisruhan di politik kita," kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.
 
Ia melihat, saat ini banyak spekulasi berkembang terkait sebutan 'setan gundul'. Sementara Andi Arief tidak kunjung mengklarifikasi, sehingga isu ini dipandang Sandi seperti bola liar.


Baca juga: TKN Dukung Bawaslu Sidik Form C1 yang Diamankan di Menteng

 
Sebelumnya, politikus Demokrat Andi Arief kembali menyinggung situasi koalisi di kubu pasangan calon nomor urut 02. Kali ini, Andi menyebut istilah 'banyak setan gundul' di dalam koalisi Prabowo-Sandi.
 
Andi mulanya mengatakan, dalam koalisi Adil dan Makmur hanya ada Partai Gerindra, Demokrat, PKS, PAN, dan Berkarya. Namun, dalam perjalanannya muncul elemen yang dinamai Andi sebagai 'setan gundul' di dalam koalisi.
 
"Dalam perjalanannya muncul elemen setan gundul yang tidak rasional, mendominasi, dan celakanya Pak Prabowo mensubordinasikan dirinya. Setan gundul memasok kesesatan menang 62%," kata Andi melalui akun twitternya @Andiarief, Senin siang.
 
Andi tidak menyebut jelas istilah siapa yang dimaksud dengan 'setan gundul' dalam koalisi Prabowo-Sandi. Yang jelas, kata Andi, kelompok ini telah menyesatkan Prabowo dengan menyebut telah menang 62% di Pemilihan Umum Presiden 2019. (Medcom/OL-1)

Baca Juga

MI/M Taufan SP Bustan

Pascadeklarasi, Anies Baswedan Makin Digandrungi Pemilih

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Kamis 01 Desember 2022, 16:37 WIB
Bawono menerangkan dalam temuan survei pascadeklarasi ini, popularitas Anies Baswedan telah mencapai 89...
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Revisi UU IKN Bukan Karena Cacat Subtansi

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 01 Desember 2022, 16:07 WIB
Upaya revisi yang diajukan pemerintah dilakukan demi menyempurnakan ketentuan-ketentuan yang ada di dalam peraturan perundangan...
Ilustrasi

Serapan Anggaran Lambat Akibat Perencanaan yang Kurang Baik

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Kamis 01 Desember 2022, 15:42 WIB
Perencanaan yang kurang baik dan matang dinilai menjadi sebab lambatnya serapan anggaran di lingkup pemerintah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya