Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

TKN Apresiasi Pernyataan Sandiaga Uno

Akmal Fauzi
26/4/2019 08:45
TKN Apresiasi Pernyataan Sandiaga Uno
APRESIASI UNTUK SANDIAGA: Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Amin, Usman Kansong (tengah) bersama Direktur Benny Ramdani, dan Wakil Dire(MI/RAMDANI)

TIM Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin mengapresiasi pernyataan calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno tentang KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu yang sudah bersikap independen, profesional, dan jujur.

"Pernyataan Sandiaga yang mengakui KPU serta Bawaslu telah bekerja keras dan meminta publik untuk tenang dan tidak terjebak dengan tu-dingan-tudingan negatif terkait Pemilu 2019 itu kami sangat mengapresiasi," kata Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Amin, Usman Kansong.

Menurut Usman, sejalan dengan sikap Jokowi maupun TKN, proses pemilu hingga selesai penghitungan perlu dijaga agar tetap berjalan aman dan damai.

"Sehingga pemilu berhasil dan berlangsung aman, damai, tidak ada hal-hal yang mengganggu secara signifikan," kata Usman.

Kepada wartawan saat berkunjung ke GOR Radio Dalam, Pasar Inpres, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/4), Sandiaga mengatakan hal yang terpenting dalam pemilu, khususnya Pilpres 2019 itu terselenggara dengan jujur dan adil. Ia mengaku akan mengawal Pemilu 2019 hingga tuntas.

''Saya meyakini pemilu ini jujur dan adil. Kinerja para relawan ini harus dihargai," katanya.

Saat ini ia memilih untuk mengawal C1 sebagai bentuk mewujudkan pemilu yang prinsipnya terbuka dan berkeadilan. Dalam mengawal proses penghitungan suara, Sandi berencana mengunjungi sejumlah wilayah di Pulau Jawa, Sumatra, dan wilayah Indonesia Bagian Timur untuk memberikan semangat kepada relawan-relawan.

Mengakui

Dari Jawa Timur, Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengaku pasangan nomor urut 02 kalah di Jatim.

"Kami kalah, tapi angkanya tidak kita sebutkan, khawatir dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab sehingga membuat gaduh," kata Soepriyatno yang juga menjabat Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, kemarin.

Kekalahan Prabowo-Sandi di Jatim hal wajar, mengingat wilayah tersebut merupakan basis nahdliyin dan nasionalis tempat cawapres Ma'ruf Amin mewakili suara nahdliyin, sedangkan Jokowi nasionalis.

Menurut Soepriyatno, Prabowo-Sandi kalah dari Jokowi di Jatim berdasarkan formulir C1 asli yang didapat dari saksi-saksi di lapangan. Hingga saat ini, data tersebut terus berge-rak, mengingat masih ada beberapa daerah di Jatim yang dilakukan pemungutan suara ulang (PSU).

Sebelumnya, Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma'ruf Jawa Timur mengklaim kemenangan di angka 68% di Jawa Timur. Data tersebut berdasarkan hasil rekap data C1 yang dikirim saksi ke Posko TKD Jawa Timur yang persentasenya mendekati 100%.

Dari hasil rekap C1 yang masuk ke TKD Jawa Timur, pasangan Jokowi-Amin hanya kalah di 4 daerah yakni Pamekasan, Sampang, Sumenep, dan Pacitan.

Hasil tersebut naik dari Pilpres 2014 yang kekalahan Jokowi terjadi di 14 kabupaten dan kota. (BN/FL/P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya