Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Jokowi: Pelaku Hoaks PKI Kurang Cerdas

Cikwan Suwandi
09/4/2019 17:05
Jokowi: Pelaku Hoaks PKI Kurang Cerdas
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo membagikan baju ke pendukungnya saat kampanye di Karawang(ANTARA)

CALON Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan pelaku hoaks dirinya PKI kurang cerdas. 

Hal tersebut diungkapnya di hadapan ribuan massa pendukungnya yang hadir dalam kampanye di stadion Singaperbangsa, Karawang, Jawa Barat, Selasa (9/4).

"Waktu kita delapan hari lagi (Menuju Pemilu), oleh sebab itu jangan terkena fitnah. Presiden Jokowi itu PKI. Itu hoaks, itu kabar bohong," kata Jokowi yang kali pertama kampanye bersama Calon Wakil Presidennya, Ma'ruf Amin, dalam orasinya Selasa (9/4).

Mantan Wali Kota Solo tersebut menjelaskan jika dirinya lahir di tahun 1961. Sementara kejadian pemberontakan G30S PKI terjadi di tahun 1965.

"Saya lahir tahun 1961. PKI itu dibubarkan 1965. Umur saya baru 4 tahun. Logikanya itu loh. Mikir," kata Jokowi.

 

Baca juga: Jokowi Sebut Jabar sebagai Miniatur Indonesia

 

Menurutnya pembuat hoaks tentang dirinya PKI itu tidak mempunyai intelektual yang tinggi. 

"Yang membuat kebohongan itu tidak mikir. Kalau Jokowi-Amin terpilih perkawinan sejenis akan dilegalkan, Adzan akan dihilangkan, itu bohong semua, itu hasutan, itu fitnah. Kalau ada tetangga kita yang terkena hoaks, saya minta tolong untuk diluruskan," kata dia.

Dalam kampanye tersebut Jokowi ditemani sang istri Iriana Joko Widodo. Terlihat juga Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir. (OL-3)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya