Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSYAWARAH Nasional Alim Ulama yang memutuskan mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'rif Amin diyakini bakal mengubah peta perpolitikan nasional.
Ketua umum Majelis Munajat Indonesia Berkah (MMIB) Usamah Hisyam mengatakan, keputusan Munas Alim Ulama akan menjadi acuan bagi pemilih yang belum menentukan pilihan atau undecided voters untuk memberikan suaranya bagi Jokowi-Amin.
"Saya yakin dalam satu bulan ini peta politik nasional akan berubah sehingga umat Islam tidak lagi bingung karena mengikuti kebijakan ijtihad politik alim ulama," katanya di sela penutupan Munas Alim Ulama di Jakarta, Sabtu (16/3) malam.
menurut Usamah, keputusan Munas Alim Ulama juga akan mengakhiri dilema umat islam dalam Pilpres 2019. Ia menyebut kombinsi nasionalis-religius pada Jokowi-Amin sangat pas dalam merawat kebhinekaan NKRI.
Baca juga : Jokowi Hadiri Deklarasi Relawan Blusukan Sumut
"Sosialisasi keputusan Munas Alim Ulama ini akan dimulai malam ini, ulama kepada jamaahnya karena banyak dari mereka yang langsung menyentuh umat yang akan disosialisasikan melalui majelis yang dipimpinnya," ujar Usamah.
IMunas Alim Ulama yang diselenggarakan MMIB terdiri dari para ulama yang teruji keulamaannya dan memiliki pondok pesantren serta berasal dari berbagai organisasi keislaman di Indonesia.
Menurut Usamah, dukungan ulama tersebut sangat nyata karena mereka bersentuhan langsung dengan akar rumput di bawah.
"Ini ulama dan umara dari berbagai daerah di 30 provinsi, yang bersentuhan dengan akar rumput, jelas keulamaannya, jelas pondoknya, dan mewakili lintas ormas," tegasnya.
Sebelumnya, Munas Alim Ulama menghasilkan keputusan mendukung dan memperjuangkan pasangan Jokowi-Amin sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.
Ulama asal Sumatra Barat Buya Masoed Abidin yang membacakan keputusan Munas Alim Ulama mengatakan, keputusnan mendukung Jokowi-Amin karena melihat kemampuan keduannya dalam merawat kebhinekaan, menjaga ukhuwah islamiyah, insaniah, dan wathoniah.
"Selain itu juga mampu menjaga keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," katanya. (Ant/OL-8)
.
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
PETINGGI Al-Azhar Kairo menyampaikan apresiasi tinggi kepada Indonesia atas komitmen dalam percepatan dan pengembangan SDM unggul yang moderat
"Jadi hubungan antara ulama dengan umara itu dalam periode ini sangat bagus ya. Saya kira itu sangat positif untuk bangsa kita seperti sekarang ini,"
DALAM pertemuan ilmiah para ulama dan ahli fikih yang digelar di Pesantren Al-Arbain Demak, para ulama dan ahli fiqih meyoroti tentang klaim keturunan nasi Muhammad SAW di masyarakat.
Selain kapasitasnya sebagai pendakwah nasional, kreativitas Ustaz Abdul Somad dalam mengemas pesan agama menjadi poin utama penilaian.
ASOSIASI Ma’had Aly Indonesia (AMALI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana di bawah kepengurusan masa khidmat 2026–2030 di Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an
BNPT mengunjungi pondok pesantren asuhan KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha di Rembang, Jawa Tengah, Kamis (20/11/2025).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved