Sabtu 16 Maret 2019, 16:41 WIB

Romi Terjaring OTT KPK, Jokowi: Koalisi tetap Bekerja dan Solid

Rudy Polycarpus | Politik dan Hukum
Romi Terjaring OTT KPK, Jokowi: Koalisi tetap Bekerja dan Solid

MI/PANCA SYURKANI

 

CALON Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis kasus suap yang menimpa Ketua Umum PPP Romahurmuziy tidak memengaruhi soliditas koalisinya.

"Saya kira konsolidasi kita dengan partai-partai tidak ada masalah, juga tidak memengaruhi elektabilitas," kata Jokowi saat ditanya di Hotel Cambridge, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (16/3).

Baca juga: Romi Kena OTT KPK, TKN: Hukum tak Boleh Diintervensi

PPP merupakan salah satu partai pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019. Sekitar satu bulan menjelang pencoblosan, Jokowi memastikan koalisinya tetap bekerja dan fokus guna memenangkan pilpres.

"Tetap solid dan semuanya tetap bekerja. Pekerjaan-pekerjaan politik tetap terus dilakukan," tandasnya

Dalam konferensi pers hari ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan penetapan tersangka dari operasi tangkap tangan di sebuah hotel di Jawa Timur, Jumat (15/3).

Baca juga: KPK Bantah Jebak Romahurmuziy

KPK menetapkan Romy sebagai tersangka penerima suap. Sementara Haris Hasanuddin dan Muhammad Muafaq Wirahadi ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap. Jokowi menegaskan tetap menghormati putusan KPK kendati ia mengenal baik Romy.

"Apapun, Romi adalah kawan kami sudah lama dan juga ikut dalam Koalisi Indonesia Kerja juga sudah lama. Kami sangat sedih dan prihatin. Tapi, kami menghormati keputusan yang telah ditetapkan oleh KPK dan menghormati seluruh proses hukum yang ada," imbuh calon presiden nomor urut 01 itu. (OL-6)

Baca Juga

MI/Duta

Masa Kampanye Singkat 75 Hari, KPU: Cegah Polarisasi Terulang

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Kamis 29 September 2022, 17:39 WIB
Singkatnya waktu kampanye , kata Idham, seharusnya bisa dimanfaatkan oleh pendukung paslon agar lebih rasional mengkampanyekan kandidatnya...
MI/Marcel Kelen

Lukas Enembe Diminta Tak Melawan Saat Jemput Paksa

👤 Candra Yuri Nuralam 🕔Kamis 29 September 2022, 17:15 WIB
Tokoh adat Sentani Yanto Eluay meminta Lukas Enembe kooperatif saat dijemput paksa...
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

OPM Sebut Jokowi Penjahat Perang, Moeldoko: Mereka Penjahat Kemanusiaan

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 29 September 2022, 16:57 WIB
Dari 2021 sampai dengan 2022, OPM melakukan pembantaian 10 warga sipil dan melakukan berbagai perusakan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya