Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Pola Penghitungan Suara Dinilai Rawan Kecurangan

Putri Rosmalia Octaviyani
23/2/2019 13:37
Pola Penghitungan Suara Dinilai Rawan Kecurangan
(MI/PIUS ERLANGGA)

POLA penghitungan hasil pencoblosan pada pemilu serentak 2019 dinilai rawan. Hal itu karena nantinya penghitungan akan dimulai dari surat suara presiden dan wakil presiden.

Veri Juanidi, Direktur Kode Inisiatif, mengatakan proses pungut hitung suara harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) harus bisa memastikan penghitungan dapat berlangsung aman dan konsisten meski waktu telah memasuki tengah malam.

Baca juga: Ketua PBNU: Pengandaian Pilpres Sebagai Perang adalah Keliru

"Penghitungan presiden nanti dilakukan pertama, setelah selesai itu euforia pasti akan ke hasil pilpres," ujar Veri, di D'consulate Resto & Lounge, Jakarta, Sabtu (23/2).

Dalam euforia tersebut, proses penghitungan suara legislatif dikhawatirkan tidak terawasi dengan baik. Berbagai potensi kesalahan dan kecurangan semakin besar terjadi.

"Apalagi bisa jadi sudah kelelahan sudah sangat malam. Potensi kecurangan bisa jadi sangat tinggi. Padahal di sisi ini yang paling jadi isu krusial untuk menjaga suara rakyat untuk legislatif," ujar Veri.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Eko Hendro Purnomo, mengatakan di pemilu serentak ini euforia pilpres sangat lebih terasa. Hal itu diyakini juga akan terjadi dalam proses penghitungan suara pascapemilu 17 Februari mendatang.

"Pada saat hari H penghitungan presiden dan wapres lebih dulu takutnya kalau tidak aman setelahnya ntar masalah lagi. Kalau bisa penghitungan suara direnungkan lagi kalau bisa presidennya terakhir saja," ujar Eko.

Sementara itu, Komisioner KPU, Viryan Azis, mengatakan berbagai persiapan terus dilakukannya untuk memastikan teknis pemungutan dan penghitungan suara dapat berlangsung lancar dan aman. Termasuk memastikan tidak ada kesalahan dan kecurangan saat penghitungan suara legislatif.

"KPU akan memastikan penghitungan surat suara semua harus konsisten sesuai aturan yang ada. Sudah cukup memadai sebenarnnya untuk teknis di lapangan," ujar Viryan.

Baca juga: Ma'ruf Amin tak Habis Pikir Pilpres Disamakan Perang Badar

Saat ini, pemantapan persiapan tinggal pada tahap agar pelaksana di TPS bisa bersiap secara maksimal. Termasuk soal ketahanan fisik karena penghitungan diperkirakan akan mencapai tengah malam.

"Tinggal dipastikan saksi bisa bekerja maksimal dan pengawas TPS juga. Menjamin secara tersistem proses penghitungan suara benar-benar berlangsung secara luber dan jurdil," ujar Viryan. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya