Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Fokus Partai Terbelah, TKN Jokowi-Amin Dorong Potensi Sukarelawan

Rudy Polycarpus
12/2/2019 21:17
Fokus Partai Terbelah, TKN Jokowi-Amin Dorong Potensi Sukarelawan
( MI/PIUS ERLANGGA)

DI samping mesin partai, keterlibatan sukarelawan dan dukungan organisasi-organisasi massa menjadi komponen penting bagi pemenangan pasangan calon Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Pasalnya, kata Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin, Moeldoko, pihaknya menyadari bahwa partai harus membagi fokusnya menghadapi pemilihan legislatif

"Kita juga memitigasi pada titik-tituk tertentu, parpol itu fokus pada pileg. Dari awal kami menempatkan komponen utamanya partai politik, cadangannya adalah relawan, komponen pendukungnya adalah organisasi-organisasi yang bisa dimobilisasi," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (12/2).

Namun, sambung Moeldoko, bukan berarti mesin partai tidak bekerja maksimal. Menurutnya, mesin partau dan sukarelawan bekerja berkesinambungan.

Ketika pada titik kevakuman, ia sudah mengatur strategi roda organisasi pemenangan Jokowi-Amin terus berjalan.

Baca juga : JK Sarankan Jangan Masukkan Ahok ke TKN Jokowi-Ma'ruf

"Ada pada titik tertentu yang nanti akan terjadi kevakuman, sehingga semuanya sudah pada posisi yang siap menggantikan. Nah ini tetap berjalan terus," tandas mantan Panglima TNI itu.

Menanggapi deklarasi dukungan pelbagai elemen masyarakat, Moeldoko mengatakan fenomena tersebut sebagai bentuk aktualisasi silent majority (massa mengambang) mengekspresikan pilihan mereka terhadap calon presiden dengan visi, misi, dan semangat yang sama.

"Kalau itu didkelarasikan mungkin selama ini silent, karena mereka adalah bagian silent majority. Tapi, mungkin sekarang saatnya mereka memunculkan diri mengaktualisasikan keinginannya itu," tandasnya.

Ditanya seberapa signifikan deklarasi-deklarasi dari elemen masyarakat, Moeldoko mengatakan,"Ada kenaikan dan sudah tampak dalam traffic kita." (OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya