Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
DUKUNGAN dari sejumlah alumni perguruan tinggi maupun lembaga pendidikan menengah ke calon presiden-calon wakil presiden Pilpres 2019 tidak serta-merta bisa menaikkan elektabilitas pasangan calon.
Pengamat Poliyik Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Djayadi Hanan mengatakan, dukungan dari kalangan menengah ke atas itu hanyalah berupa simbol, citra, dan kekuatan.
"Deklarasi itu belum menunjukkan kekuatan elektoral. Baru menunjukkan simbol, citra, dan kekuatan dari kedua kubu," kata Djayadi ketika dihubungi, Senin (11/2).
Karena itu, dukungan dari alumni tersebut harus bisa dimaksimalkan agar jangan hanya berhenti sebatas deklarasi saja.
"Kalau cuma deklarasi, ya apa gunanya, kan yang deklarasi sedikit, katakanlah sepuluh ribu, tapi kan itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan total pemilih," kata Djayadi.
Baca juga : TKN: Deklarasi Alumni Murni Gerakan Masyarakat
Djayadi mengaku belum bisa memastikan akan ada efek elektoral dan pergeseran dukungan politik setelah adanya dukungan alumni dari berbagai kampus kepada masing-masing paslon.
Meski demikian, Djayadi mengatakan dukungan dari berbagai alumni tersebut penting, karena mempunyai kekuatan elektoral jika dimaksimalkan dengan baik.
Ia menilai alumni perguruan tinggi yang merupakan bagian dari kalangan masyarakat menengah ke atas mempunyai pengaruh yang bisa menggaet pemilih, terutama bagi mereka yang belum menentukan pilihan.
Karenanya terpenting setelah deklarasi adalah upaya yang dilakukan pendukung untuk memenangkan paslon.
"Pentingnya itu setelah deklarasi, pendukung itu bergerak sebagai influencer grup, kelompok yang bisa memengaruhi orang lain. Kalau mereka bergerak dan militan akan berpengaruh, terutama bagi mereka yang belum menentukan pilihannya," kata Djayadi. (OL-8)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Fokus utama pemerintah adalah mengubah tumpukan sampah yang selama ini menjadi beban lingkungan menjadi sumber energi alternatif, khususnya listrik.
Mahkamah Agung resmi melantik Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK periode 2026–2031. Simak daftar lengkap nama pejabat baru OJK
Presiden Prabowo hubungi Mahmoud Abbas dan pemimpin dunia Islam saat Idul Fitri. Langkah ini jadi sinyal kuat diplomasi Indonesia di panggung global.
GAYA komunikasi Prabowo Subianto selama momen Lebaran dinilai mencerminkan pendekatan yang setara atau egaliter.
KEPALA BGN Dadan Hindayana menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto berpesan agar seluruh pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), fokus pada peningkatan SPPG
Pengamat menilai pemotongan gaji pejabat dan WFH hanya simbolik. Pemerintah diminta fokus pada efisiensi anggaran besar seperti birokrasi dan proyek non-prioritas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved