Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBERITAAN soal cucu Presiden Jowo Widodo yang saat ini sedang bertarung dalam Pilpres 2019, Jan Ethes Sirinarenda dikhawatirkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) jadi inspirasi peserta pemilu lainnya untuk melibatkan anak dalam aktivitas kampanye.
Komisioner KPAI Jasra Putra mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan kajian terhadap dugaan keeterlibatan Jan Ethes dalam aktivitas kampanye.
KPAI pun telah berkirim surat ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk memberikan rekomendasi atas polemik pemberitaan Jan Ethes yang berkembang di masyrakat.
""Kita khawatir ini jadi inspirasi caleg lain untuk kapitalisasi pelibatan anak keranah politik. Setuju atau tidak setuju faktanya Jan Ethes sudah viral ke publik. Ada yang pro ada yang kontra. Tentu kami berharap Jan Ethes dengan usia tumbuh kembangnya jalani seperti anak biasa saja, sehingga proses politik saat ini tidak dilibatkan anak-anak di dipusaran tersebut," kata Jasra di Jakarta, Minggu (10/2).
Baca juga : Rundung Jan Ethes, BPN Prabowo Tidak Ramah Anak
KPAI, lanjut Jasra menyadari hak Presiden Jokowi sebagai kakek untuk dekat dengan cucunya. Ia pun menyetbut, ekspos yang terjadi terhadap Jan Ethes salah satunya akibat framing yang dilakukan media, sehingga menimbulkan pro-kontra di masyarakat.
"Ketika pro kontra anak ini kita harus melindunginya, siapapun dia," ujarnya.
Terlebih lagi, aktivitas kampanye Pemilu 2019 pada Maret nanti sudah mulai masuk ke agenda rapat umum. Jasra menegaskan dalam Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, setiap anak memiliki hak perlindungan anak.
"Jokowi sebagai presiden mempunyai tanggung jawab melindungi 83 juta anak Indonesia agar tidak dilibatkan masuk ranah politik," "kata Jasra
Hal itu untuk melindungi anak agar nantinya anak tidak menjadi bahan perundungan atau fitnah dari lawan politik. KPAI pun menyarankan Jokowi untuk mengurangi intensitas kemunculan Jan Ethes di depan publik agar terlindung dari fitnah.
"Melihat situasi politik kita pada hari ini yang kian memanas kita khawatir Jan Ethes tumbuh kembangnya akan terganggu, dia usianya baru 2 tahun. Biarkanlah dia bersosialisasi ke temannya. Nah kakeknya biarlah selaku capres bertarung ke arena politik sesuai peraturan yang ada," tandasnya. (OL-8)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Jokowi menegaskan komitmennya untuk aktif membesarkan PSI sebagai partai yang solid dan berjangkauan luas.
Presiden RI ke-7, Joko Widodo menegaskan dukungan dan harapan besarnya terhadap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) usai memberikan motivasi langsung dalam Rakernas
PRESIDEN ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) buka suara terkait namanya yang dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi kuota haji yang menyeret mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.
Akademisi Rocky Gerung mendatangi Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan sebagai ahli yang dihadirkan pihak Roy Suryo dalam perkara dugaan ijazah palsu Jokowi.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memanggil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
KPU menegaskan akan menindaklanjuti putusan Majelis Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) yang memerintahkan pembukaan dokumen ijazah jokowi dalam proses pencalonan Pemilu 2014 dan 2019.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved