Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

KPAI : Jan Ethes Bisa Jadi Insprasi Pelibatan Anak Dalam Pemilu

Insi Nantika Jelita
10/2/2019 19:03
KPAI : Jan Ethes Bisa Jadi Insprasi Pelibatan Anak Dalam Pemilu
(Ist)

PEMBERITAAN soal cucu Presiden Jowo Widodo yang saat ini sedang bertarung dalam Pilpres 2019, Jan Ethes Sirinarenda dikhawatirkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) jadi inspirasi peserta pemilu lainnya untuk melibatkan anak dalam aktivitas kampanye.

Komisioner KPAI Jasra Putra mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan kajian terhadap dugaan keeterlibatan Jan Ethes dalam aktivitas kampanye.

KPAI pun telah berkirim surat ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk memberikan rekomendasi atas polemik pemberitaan Jan Ethes yang berkembang di masyrakat.

""Kita khawatir ini jadi inspirasi caleg lain untuk kapitalisasi pelibatan anak keranah politik. Setuju atau tidak setuju faktanya Jan Ethes sudah viral ke publik. Ada yang pro ada yang kontra. Tentu kami berharap Jan Ethes dengan usia tumbuh kembangnya jalani seperti anak biasa saja, sehingga proses politik saat ini tidak dilibatkan anak-anak di dipusaran tersebut," kata Jasra di Jakarta, Minggu (10/2).

Baca juga : Rundung Jan Ethes, BPN Prabowo Tidak Ramah Anak

KPAI, lanjut Jasra menyadari hak Presiden Jokowi sebagai kakek untuk dekat dengan cucunya. Ia pun menyetbut, ekspos yang terjadi terhadap Jan Ethes salah satunya akibat framing yang dilakukan media, sehingga menimbulkan pro-kontra di masyarakat.

"Ketika pro kontra anak ini kita harus melindunginya, siapapun dia," ujarnya.

Terlebih lagi, aktivitas kampanye Pemilu 2019 pada Maret nanti sudah mulai masuk ke agenda rapat umum. Jasra menegaskan dalam Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, setiap anak memiliki hak perlindungan anak.

"Jokowi sebagai presiden mempunyai tanggung jawab melindungi 83 juta anak Indonesia agar tidak dilibatkan masuk ranah politik," "kata Jasra

Hal itu untuk melindungi anak agar nantinya anak tidak menjadi bahan perundungan atau fitnah dari lawan politik. KPAI pun menyarankan Jokowi untuk mengurangi intensitas kemunculan Jan Ethes di depan publik agar terlindung dari fitnah.

"Melihat situasi politik kita pada hari ini yang kian memanas kita khawatir Jan Ethes tumbuh kembangnya akan terganggu, dia usianya baru 2 tahun. Biarkanlah dia bersosialisasi ke temannya. Nah kakeknya biarlah selaku capres bertarung ke arena politik sesuai peraturan yang ada," tandasnya. (OL-8)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya