Rabu 27 Juni 2018, 22:23 WIB

Pasangan Asyik Melejit, PKS Percaya Diri untuk 2019 Meski Pilkada Kalah

Astri Novaria | Politik dan Hukum
Pasangan Asyik Melejit, PKS Percaya Diri untuk 2019 Meski Pilkada Kalah

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

 

BERDASARKAN hasil hitung cepat sementara atau quick count Pilkada 2018, Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di tiga provinsi di Jawa mengalami kekalahan, yakni Jawa Timur, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Meski demikian Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyebut percaya diri karena perolehan suara pasangan calon yang mereka usung di Pilkada Jawa Barat yakni Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) menggembirakan.

"Seperti Jawa Barat memang sangat mengejutkan. Kita menghargai sekali kalau teman-teman, seperti Kang Emil sudah mengucapkan pidato kemenangan, monggo. Tetapi kita masih bekerja luar biasa. C1 sedang dikumpulkan untuk perhitungan resmi," ujarnya, Rabu (27/6).

Mardani mengatakan, perolehan suara pasangan Pasangan Asyik terbukti melesat cepat jika dibandingkan dengan perolehan suara prediksi lembaga survei sebelum perhelatan Pilkada 2018. Pasangan Asyik awalnya diprediksi ada di peringkat 3 atau 4 dalam berbagai survei. Namun berdasarkan hitung cepat melesat hingga posisi kedua dan menempel Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum yang ada di posisi pertama.

"Hampir 11 lembaga survei menyebutkan pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu paling tinggi 7%. Tapi kini terbukti, mungkin lewat 30%. Ini menunjukan memang strategi di H-7 kami berjalan dengan baik. Insya Allah strategi ini menjadi bukti PKS siap untuk menghadapi Pilpres 2019," tandasnya.

Hal tersebut menyebabkan pihaknya semakin percaya diri menghadapi Pilpres 2019 mendatang. Meskipun kalah sementara di sejumlah daerah, pihaknya mengklaim kekuatan mesin PKS, Gerindra dan PAN semakin solid.

Dia pun mengatakan pihaknya menghargai hasil perolehan suara sementara yang dilakukan oleh sejumlah lembaga survei tersebut. Namun, pihaknya masih akan menunggu perhitungan resmi yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ia juga mengapresiasi jalannya Pilkada 2018 yang berlangsung lancar dan damai. Menurutnya, hal ini menunjukkan masyarakat Indonesia yang semakin dewasa dalam berpolitik. "Jangan anggap rakyat tidak berkembang. PKS gembira karena dari 17 pemilihan gubernur, kami menang di 8 provinsi," pungkasnya. (OL-5)

Baca Juga

MI/Dero Iqbal Mahendra

Cegah Hoaks dan Ujaran Kebencian Bawaslu Perkuat Kehumasan

👤Dero Iqbal Mahendra 🕔Rabu 29 Juni 2022, 10:20 WIB
Dalam upaya mencegah terjadinya meluasnya hoaks dan ujaran kebencian seperti pada pemilu 2019 lalu, Bawaslu Jakarta Barat mengadakan...
ANTARA/Teresia May

Buruh Apresiasi Rencana Pemberian Cuti Melahirkan Enam Bulan

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Rabu 29 Juni 2022, 09:18 WIB
"Tidak ada sejarahnya perusahaan bangkrut hanya gara-gara memberikan hak cuti melahirkan yang panjang kepada...
Ist

PBB: Ujaran Kebencian Rusak Solidaritas Komunitas Sosial

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 Juni 2022, 23:57 WIB
Ujaran kebencian telah menjalar dan merusak kohesi sosial dan merusak pemahaman bersama yang seharusnya ada dalam sebuah komunitas dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya