Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

Keberuntungan Anies Hitung Hari

Gaudensius Suhardi Dewan Redaksi Media Group
28/4/2022 05:00
Keberuntungan Anies Hitung Hari
Gaudensius Suhardi Dewan Redaksi Media Group(MI/Ebet)

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan sedang menghitung hari. “Alhamdulillah enam bulan lagi saya pensiun dari gubernur, tapi tidak ada perpanjangan jabatan,” kata Anies saat mengisi ceramah di Masjid UGM pada 7 April 2022.

Anies dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta pada 16 Oktober 2017. Dengan demikian, ia akan resmi meletakkan jabatan gubernur pada 16 Oktober 2022. Ia akan digantikan oleh penjabat gubernur.

Menjelang berakhir masa jabatannya, setidaknya ada kabar baik dan kurang baik untuk Anies. Kabar baiknya ialah nama Anies selalu bertengger di tiga besar calon presiden hasil semua lembaga survei bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menhan Prabowo Subianto.

Survei Indikator Politik yang dirilis Selasa (26/4) menyebut elektabilitas Ganjar dan Anies terus mengalami kenaikan dari Februari ke April 2022. Ganjar Pranowo naik dari 22,4% ke 26,7%, Prabowo Subianto naik dari 21,6% ke 23,9%, dan Anies Baswedan naik dari 17,1% ke 19,4%.

Dari tiga nama itu, Anies Baswedan yang lebih dahulu meninggalkan gelanggang pemerintahan. Sementara itu, Ganjar Pranowo berakhir masa jabatannya pada 5 September 2023 dan Prabowo Subianto berakhir pada 20 Oktober 2024.

Lebih dahulu meninggalkan gelanggang pemerintahan bukan berarti akhir dari segalanya bagi Anies. Ia sudah terbiasa dilantik, dicopot, dan dilantik.

Tiga tahun sebelum dilantik menjadi gubernur, tepatnya pada 27 Oktober 2014, Anies dilantik sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada Kabinet Kerja pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

Belum genap dua tahun menjadi menteri, Anies dicopot dari menteri pada 27 Juli 2016. Hanya selang setahun kemudian, Anies berpasangan dengan Sandiaga Uno mencoba peruntungan di pilkada DKI Jakarta. Mereka menang.

Pencopotan Anies dari jabatan menteri ditafsirkan banyak orang bahwa Anies berseberangan dengan Presiden Joko Widodo. Akan tetapi, Anies dan Jokowi memperlihatkan hubungan yang akrab saat keduanya berjumpa pada Senin (25/4). Keduanya bertemu di Sirkuit Formula E di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Tiba sekitar pukul 15.10 WIB, Jokowi disambut Anies, Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran. Setelahnya, Presiden langsung berkeliling meninjau proyek pembangunan sirkuit dengan menggunakan mobil golf yang dikendarai Anies Baswedan.

Seusai meninjau, Presiden menyampaikan harapan agar proyek pembangunan sirkuit tersebut dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. ”Kita lihat, track balapannya sudah siap kemudian yang sedang dikejar paddock dan grand stand-nya,” kata Presiden kepada wartawan.

Kedatangan Jokowi ke Sirkuit Formula E ditafsir banyak orang sebagai dukungan terhadap Anies yang saat ini hendak diinterpelasi oleh DPRD DKI Jakarta terkait dengan Formula E.

Interpelasi adalah hak DPRD untuk meminta keterangan gubernur mengenai kebijakan pemerintah daerah yang penting dan strategis serta berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Pasal 120 ayat (2) Peraturan DPRD DKI Jakarta Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib menyebut interpelasi diusulkan paling sedikit oleh 15 anggota dan lebih dari satu fraksi.

Mereka berasal dari Fraksi PDIP 25 orang dan PSI 8 orang. Totalnya 33 orang dari 106 anggota DPRD DKI Jakarta. Akan tetapi, 73 orang dari 7 fraksi justru menolak interpelasi.

Sejauh ini DPRD gagal menggelar rapat paripurna untuk mengagendakan pengusuan interpelasi. Padahal, rapat paripurna itulah yang berhak menerima atau menolak interpelasi.

Di atas kertas, interpelasi pasti ditolak. Akan tetapi, fakta itu tidak menyurutkan langkah PDIP dan PSI. Ada yang menuding bahwa interpelasi akan dijadikan alat politik untuk menggerus elektabilitas Anies Baswedan.

Sebaliknya, menurut sebagian orang, jika Formula E jadi digelar pada 4 Juni 2022, elektabilitas Anies Baswedan akan terus melaju tanpa bisa direm. Apalagi penyelenggaraan kegiatan internasional itu didukung sepenuhnya oleh Presiden Jokowi.

Anies dan Jokowi kompak mengunggah potret kebersamaan mereka di akun Instagram masing-masing pada 25 April. Di dua akun itu terlihat Anies dan Jokowi hanya berjalan kaki berdua.

Anies pun menulis status, ‘Terima kasih Bapak Presiden Joko Widodo sudah menyempatkan hadir ke Sirkuit Formula-E di Ancol siang tadi. Insya Allah sirkuit ini bisa selesai sempurna, siap jadi tuan rumah acara internasional, membawa nama baik untuk negara Indonesia dan kota Jakarta’.

Momen kebersamaan di antara keduanya mengundang komentar netizen. “Foto mereka menunjukkan bahwa pemimpin kita akur banget, bahkan tidak ada terjadi apa-apa pada mereka ya, jadi hentikan perpecahan, mungkin ada yang mendapatkan keuntungan dari propaganda seolah-olah pemimpin kita tidak akur tersebut…”



Berita Lainnya
  • Cinta dan Kepedihan

    02/3/2026 05:00

    'HIDUP hanyalah sekejap bayang. Maka isi ia dengan cinta, bukan kebencian'.

  • Jalan Sunyi Industrialisasi

    27/2/2026 05:00

    POLEMIK impor 105 ribu pikap dari India untuk keperluan koperasi desa merah putih melebar hingga ke soal kesiapan kemandirian industri kita

  • Mengorupsi Korupsi

    26/2/2026 05:00

    SOAL korupsi, negeri ini benar-benar jagonya.

  • Membersihkan Seragam Kusam

    25/2/2026 05:00

    SERAGAM cokelat polisi sejatinya bukan sekadar identitas institusi. Seragam itu ialah representasi negara yang paling sering ditemui rakyat di garis depan

  • Utang Budi

    24/2/2026 05:00

    JIKA paspor bisa berganti warna, semoga nurani tak ikut memudar'.

  • Membaca Arah

    23/2/2026 05:00

    PERUBAHAN kian ke sini kian cepat. Ruang dan waktu digilas dalam hitungan detik. 

  • Rem Keserakahan

    20/2/2026 05:00

    "SEANDAINYA anak Adam memiliki dua lembah emas, niscaya ia akan mencari yang ketiga. Tidak ada yang dapat memenuhi perut anak Adam kecuali tanah (kematian)."  

  • Cuci Tangan ala Jek

    19/2/2026 05:00

    SEJUMLAH tokoh besar menekankan bahwa berani bertanggung jawab ialah salah satu syarat wajib bagi seorang pemimpin.

  • Imsak Kebangsaan

    18/2/2026 05:00

    MARHABAN ya Ramadan. Ramadan kembali mengetuk pintu di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak pernah sepenuhnya reda. Seperti sebelum-sebelumnya.

  • Bahlil Melawan Abuleke

    16/2/2026 05:00

    LIMA tahun lalu (21 Januari 2021), di forum Podium ini saya menulis tentang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

  • Sunyi yang Mematikan

    13/2/2026 05:00

    ADA sejumlah pertanyaan terkait dengan peristiwa bunuh diri anak SD berumur 10 tahun di Ngada, Nusa Tenggara Timur, dua pekan lalu.

  • BPJS yang Mendadak Hilang

    12/2/2026 05:00

    DI negeri ini, yang kerap mendadak bukan cuma banjir bandang, melainkan juga kebijakan. Akibatnya sami mawon, sama-sama menyusahkan rakyat.

  • Antara Empati dan Kepuasan Tinggi

    11/2/2026 05:00

    DUA fakta kontradiktif terkait dengan pemerintahan saat ini baru saja tersaji.

  • Ketika Moral Rapuh

    10/2/2026 05:00

    SAYA tidak habis mengerti, mengapa seorang ketua pengadilan negeri dan wakil ketuanya masih menceburkan diri dalam kubangan korupsi, padahal penghasilan mereka sudah dinaikkan

  • Melampaui Sejarah

    09/2/2026 05:00

    TANGIS Hector Souto pecah saat lagu Tanah Airku bergemuruh membelah Indonesia Arena.

  • Melindungi Konsumen

    06/2/2026 05:00

    LEDAKAN ekonomi digital yang selama ini digadang sebagai mesin pertumbuhan justru menyisakan ironi.