Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Buka Bioskop

Suryopratomo Dewan Redaksi Media Group
28/8/2020 05:00
Buka Bioskop
Suryopratomo Dewan Redaksi Media Group(MI/Ebet)

KITA sering diingatkan bahwa manusia tidak hanya butuh roti, tetapi juga komedi. Inti pesan itu sebenarnya ingin mengingatkan orang untuk jangan hanya kerja mengejar harta. Hidup itu juga membutuhkan hiburan agar menjadi lebih seimbang dan berwarna.

Untuk itulah dalam pekerjaan dikenal yang namanya cuti. Tujuannya agar karyawan bisa menghilangkan kepenatan. Dengan pikiran yang lebih fresh dan hati yang lebih gembira, maka produktivitas akan meningkat.

Sekarang ini persoalan yang kita hadapi bukanlah terlalu banyak bekerja, tetapi terlalu banyak diam rumah. Sudah lima bulan orang diminta untuk mengurangi aktivitas demi menekan angka penularan covid-19. Keharusan untuk tinggal di rumah dalam jangka waktu lama ternyata tak hanya memengaruhi pendapatan masyarakat, tapi juga menimbulkan kesumpekan.

Dalam kaitan itulah banyak pihak berharap untuk dibuka kembali industri hiburan dan juga pariwisata. Pekan lalu, ketika pertama kali pemerintah menetapkan cuti bersama dan menciptakan liburan panjang, banyak orang pergi ke luar kota untuk menghilangkan kepenatan. Jasa Marga mencatat lebih dari 490 ribu kendaraan keluar dari Jakarta.

Para pelaku industri hiburan sendiri nyaris sudah setengah mati. Para musisi dan artis fi lm kehilangan panggung. Akibatnya, bukan hanya artis yang kehilangan pendapatan, petugas pendukungnya juga nyaris harus puasa panjang.

Beberapa yang sudah frustrasi bahkan sempat melakukan unjuk rasa. Mereka meminta diberi kembali kesempatan beraktivitas agar kehidupan keluarganya bisa bertahan. Tanpa ada kejelasan akan masa depan membuat mereka semakin tidak punya harapan.

Memang bukan perkara mudah bagi pemerintah untuk memenuhi semua permintaan itu. Persoalannya wabah covid-19 di Indonesia belum juga terkendali. Kasus penularan masih terus tinggi meski angka kesembuhan juga terus meningkat.

Menjaga keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi itulah yang harus menjadi pemikiran. Berbagai kajian berkaitan kedua hal itu pada industri hiburan harus dilakukan. Hasil kajian itu yang kemudian dijadikan pegangan untuk membuat protokol.

Salah satu industri hiburan yang sudah dikaji ialah bioskop. Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengatakan bioskop bisa saja diizinkan untuk beroperasi kembali, tetapi ada prasyarat yang harus dipenuhi. Pertama, harus ada prakondisi kepada pengelola dan masyarakat tentang apa yang harus dipenuhi apabila ingin pergi ke bioskop.

Kedua, penetapan waktu harus dilakukan dengan cermat agar tidak justru menjadi sumber penularan baru. Bahkan selanjutnya, ada prioritas sebab tidak mungkin dilakukan secara serentak secara bersamaan. Bahkan koordinasi serta monitoring dan evaluasi harus dilakukan secara ketat.

Kepala daerah harus berani memberi sanksi tegas apabila ada pelanggaran yang dilakukan pengelola ataupun masyarakat sebab pelaksanaan pembukaan bioskop tidak boleh ada transaksi dengan menggunakan uang kontan. Tidak boleh juga ada penjualan makanan dan minuman karena penonton tidak boleh membuka masker selama ada di dalam bioskop.

Jumlah penonton pun tidak boleh lebih dari 50% karena di antara dua tempat duduk harus ada kursi kosong yang tidak boleh diduduki. Bahkan pengelola harus selalu melakukan disinfektasi ruangan dan membangun sistem sirkulasi yang menjamin kebersihan udara.

Memang tidak mudah melakukan kembali kegiatan hiburan. Dibutuhkan tahapan yang jelas dan sistem pengawasan ketat karena kita tidak ingin kebijakan membuka industri hiburan membahayakan kesehatan masyarakat.

Pemerintah tidak boleh melanggar tanggung jawab menjaga kesehatan masyarakat. Akan tetapi, pemerintah tidak boleh juga membuat masyarakat menghadapi kesulitan ekonomi. Sekarang ini kita dihadapkan pada dua pilihan yang tidak mudah.

Namun, itulah memang tugas pemerintah. Pilihan yang dihadapi sering kali sangat muskil. Pemerintah tidak selalu dihadapkan pada pilihan antara yang baik dan yang buruk, tetapi lebih sering antara yang buruk dan kurang buruk. Di tengah ancaman resesi yang harus kita hadapi, pemerintah tidak boleh kelupaan kesehatan masyarakat. Salus populi suprema lex, itulah pesan utama yang harus selalu diperhatikan.

 

 

 

 

 

 



Berita Lainnya
  • BPJS yang Mendadak Hilang

    12/2/2026 05:00

    DI negeri ini, yang kerap mendadak bukan cuma banjir bandang, melainkan juga kebijakan. Akibatnya sami mawon, sama-sama menyusahkan rakyat.

  • Antara Empati dan Kepuasan Tinggi

    11/2/2026 05:00

    DUA fakta kontradiktif terkait dengan pemerintahan saat ini baru saja tersaji.

  • Ketika Moral Rapuh

    10/2/2026 05:00

    SAYA tidak habis mengerti, mengapa seorang ketua pengadilan negeri dan wakil ketuanya masih menceburkan diri dalam kubangan korupsi, padahal penghasilan mereka sudah dinaikkan

  • Melampaui Sejarah

    09/2/2026 05:00

    TANGIS Hector Souto pecah saat lagu Tanah Airku bergemuruh membelah Indonesia Arena.

  • Melindungi Konsumen

    06/2/2026 05:00

    LEDAKAN ekonomi digital yang selama ini digadang sebagai mesin pertumbuhan justru menyisakan ironi.

  • Duka Ngada Aib Negara

    05/2/2026 05:00

    'Kertas Tii Mama Reti (Surat buat Mama Reti) Mama Galo Zee (Mama saya pergi dulu)

  • Tipu Daya Judol

    04/2/2026 05:00

    JUDI online (judol) sejatinya bukanlah sebuah permainan keberuntungan. Ia barangkali salah satu mesin penipu paling canggih yang pernah diciptakan.

  • Tuas Rem Trump-Khamenei

    03/2/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di bibir jurang.

  • Etika Mundur di Pasar Modal

    02/2/2026 05:00

    PATUT dicatat sebagai rekor nasional. Bila perlu dengan tinta tebal. Hanya dalam satu hari, lima pejabat otoritas keuangan mengundurkan diri.

  • Keadilan dalam Sepotong Es Gabus

    30/1/2026 05:00

    HUKUM dan keadilan mestinya berada dalam satu tarikan napas. Hukum dibuat untuk mewujudkan keadilan.

  • Kejar Jambret Dikejar Pasal

    29/1/2026 05:00

    DI negeri ini, keadilan tak jarang tersesat di tikungan logika dan persimpangan nalar.

  • Noel agak Laen

    28/1/2026 05:00

    IMANUEL 'Noel' Ebenezer memang bukan sembarang terdakwa korupsi.

  • Mudarat Paling Kecil

    27/1/2026 05:00

    RENCANA bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk 'pembangunan kembali Gaza' segera memantik pro dan kontra.

  • Pengawas Mati, Korupsi Tumbuh

    26/1/2026 05:00

    KEGAGALAN aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) ialah fakta berulang, bukan lagi dugaan.

  • Rupiah Vs IHSG

    23/1/2026 05:00

    ADA yang ganjil di pasar keuangan kita. Rupiah terkapar, bahkan menyentuh di kisaran 17 ribu per US$, level terendah sepanjang sejarah.

  • OTT Tepat Waktu

    22/1/2026 05:00

    BUPATI Pati, Jawa Tengah, Sudewo kembali menjadi atensi. Dia ditangkap tangkap oleh KPK karena diduga jual beli jabatan. OTT itu terjadi pada waktu yang tepat, sangat tepat.