Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Bansos Binatang

Gaudensius Suhardi, Dewan Redaksi Media Group
04/6/2020 05:00
Bansos Binatang
(MI/EBET)

PERADABAN menempatkan bumi sebagai rumah bersama semua manusia dan semua makhluk. Ke-wajiban dan tanggung jawab moral manusia tidak hanya dibatasi terhadap sesama manusia, tetapi juga mencakup semua kehidupan alam semesta, khususnya binatang.

Kewajiban dan tanggung jawab terhadap binatang bisa ditemukan rekam jejaknya dalam khazanah sastra lisan Jawa yang ditulis Sony Sukmawan dalam buku Sastra Lingkungan (2015).

Disebutkan, kearifan terhadap kehidupan hewan dalam sastra lisan Jawa terdiri atas tiga bentuk: hormat terhadap hewan, kepedulian terhadap hewan, dan kasih sayang terhadap hewan.

Dunia pun, setiap 15 Oktober, secara khusus memperingati Hari Hak Asasi Binatang. Istilah hak asasi binatang muncul pada 1970-an karena terjadi eksploitasi berlebihan, termasuk kekerasan, terhadap hewan. Di Indonesia, sejumlah regulasi telah dibuat untuk melindungi binatang. Pasal 302 KUHP mengancamkan sembilan bulan penjara bagi pelaku kekerasan terhadap binatang.

Bumi sebagai rumah bersama tak bisa dicerai-beraikan pandemi covid-19 sekalipun. Karena itu, selain mempertahankan hidupnya, manusia terpanggil untuk menyelamatkan satwa terutama satwa yang dipelihara di lembaga konservasi.

Tidak sedikit orang, termasuk anak-anak, menggagas gerakan penyelamatan satwa lewat donasi. Gerakan itu bertujuan menyelamatkan kelangsungan hidup satwa di kebun bintang. Satwa pun butuh uluran tangan, butuh bantuan sosial alias bansos.

Miris, sangat miris, dampak covid-19 terhadap satwa. Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia (PKBSI) menyatakan sebanyak 92,11% anggotanya hanya bisa bertahan kurang dari satu bulan untuk pemberian pakan sebagai imbas dari pandemi covid-19.

Di tengah kondisi memprihatinkan itu, muncul kabar menggembirakan. Seekor bayi gajah lahir di tengah pandemi. Arinta na- manya, alias anak dari induk Argo dan Shinta. Lahir pada 25 Maret di Gembira Loka Zoo (GL Zoo) Yogyakarta.

Kabar gembira juga datang dari Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua. Bayi orang utan yang diberi nama Fitri lahir pada 22 Mei. “Mengingat kelahirannya masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri, saya menamakan bayi orang utan ini dengan nama Fitri,” kata Menteri LHK Siti Nurbaya.

Kelahiran satwa itu jadi tanda bahwa lembaga konservasi telah menjalankan fungsi mereka. Lembaga konservasi, menurut Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.53/Menhut-II/2006, mempunyai fungsi utama pengembangbiakan dan/atau penyelamatan tumbuhan dan satwa dengan tetap mempertahankan kemurnian jenisnya.
 
Izin lembaga konservasi diberikan kepada lembaga pemerintah dan lembaga nonpemerintah. Lembaga swasta lebih banyak ber- gerak dalam pengelolaan kebun binatang yang tergabung dalam PKBSI yang didirikan pada 5 November 1969.

Selama masa pandemi covid-19, lembaga konservasi ditutup untuk umum. Penutupan itu membawa konsekuensi tidak ada lagi pemasukan dari kunjungan. Padahal, biaya operasional untuk pakan, perawatan, penjaga, dan dokter hewan terus berjalan.

Biaya operasional cukup besar. Pengeluaran GL Zoo Yogyakarta mencapai Rp1,5 miliar per bulan, Rp400 juta di antaranya khusus untuk pakan satwa. Di Indonesia terdapat 81 lembaga konservasi. 

Keluhan biaya juga datang dari pengelola lembaga konservasi swasta yang tergabung dalam Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia. Terdapat 60 kebun binatang dalam keanggotaan mereka, yang merawat 4.912 spesies satwa dan 98.933 individu. Setiap bulan biaya operasional seluruh kebun binatang itu mencapai Rp60 miliar.

Meski dana operasional terbatas, lembaga konservasi tetap me- lakukan pemeliharaan satwa. Pemeliharaan itu tetap berdasarkan etika dan kaidah kesejahteraan satwa. Kaidah dimaksud diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 95 Tahun 2012 tentang Ke- sehatan Masyarakat dan Kesejahteraan Hewan.

Kesejahteraan hewan dilakukan dengan cara menerapkan prinsip kebebasan yang meliputi bebas dari rasa lapar dan haus; dari rasa sakit, cedera, penyakit; dan dari ketidaknyamanan, peng- aniayaan, dan penyalahgunaan.

Menteri Siti Nurbaya sejak awal sudah menyiapkan strategi menyelamatkan satwa. “Tentang satwa, karena dia milik negara yang kami titipkan kepada lembaga konservasi, sudah diantisipasi sejak awal terkait masalah covid-19, yaitu pada sisi kecukupan kesediaan pakan satwa. Selain itu, antisipasi dengan identifikasi yang mendalam kalau-kalau atau kita khawatirkan virus covid-19 dapat menular kepada satwa,” ujar Siti dalam keterangan persnya pada 16 Mei.

Pada tingkat masyarakat sudah muncul gerakan-gerakan me- nyelamatkan satwa. Anak-anak di Depok, misalnya, menyisihkan dana khusus untuk membantu kebun binatang. Saatnya bergotong royong untuk membantu satwa lewat program donasi Food for Animal yang diinisiasi PKBSI. Donasi yang terkumpul hingga 26 Mei berjumlah Rp2,2 miliar. Anda mau berdonasi?



Berita Lainnya
  • Jalan Sunyi Industrialisasi

    27/2/2026 05:00

    POLEMIK impor 105 ribu pikap dari India untuk keperluan koperasi desa merah putih melebar hingga ke soal kesiapan kemandirian industri kita

  • Mengorupsi Korupsi

    26/2/2026 05:00

    SOAL korupsi, negeri ini benar-benar jagonya.

  • Membersihkan Seragam Kusam

    25/2/2026 05:00

    SERAGAM cokelat polisi sejatinya bukan sekadar identitas institusi. Seragam itu ialah representasi negara yang paling sering ditemui rakyat di garis depan

  • Utang Budi

    24/2/2026 05:00

    JIKA paspor bisa berganti warna, semoga nurani tak ikut memudar'.

  • Membaca Arah

    23/2/2026 05:00

    PERUBAHAN kian ke sini kian cepat. Ruang dan waktu digilas dalam hitungan detik. 

  • Rem Keserakahan

    20/2/2026 05:00

    "SEANDAINYA anak Adam memiliki dua lembah emas, niscaya ia akan mencari yang ketiga. Tidak ada yang dapat memenuhi perut anak Adam kecuali tanah (kematian)."  

  • Cuci Tangan ala Jek

    19/2/2026 05:00

    SEJUMLAH tokoh besar menekankan bahwa berani bertanggung jawab ialah salah satu syarat wajib bagi seorang pemimpin.

  • Imsak Kebangsaan

    18/2/2026 05:00

    MARHABAN ya Ramadan. Ramadan kembali mengetuk pintu di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak pernah sepenuhnya reda. Seperti sebelum-sebelumnya.

  • Bahlil Melawan Abuleke

    16/2/2026 05:00

    LIMA tahun lalu (21 Januari 2021), di forum Podium ini saya menulis tentang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

  • Sunyi yang Mematikan

    13/2/2026 05:00

    ADA sejumlah pertanyaan terkait dengan peristiwa bunuh diri anak SD berumur 10 tahun di Ngada, Nusa Tenggara Timur, dua pekan lalu.

  • BPJS yang Mendadak Hilang

    12/2/2026 05:00

    DI negeri ini, yang kerap mendadak bukan cuma banjir bandang, melainkan juga kebijakan. Akibatnya sami mawon, sama-sama menyusahkan rakyat.

  • Antara Empati dan Kepuasan Tinggi

    11/2/2026 05:00

    DUA fakta kontradiktif terkait dengan pemerintahan saat ini baru saja tersaji.

  • Ketika Moral Rapuh

    10/2/2026 05:00

    SAYA tidak habis mengerti, mengapa seorang ketua pengadilan negeri dan wakil ketuanya masih menceburkan diri dalam kubangan korupsi, padahal penghasilan mereka sudah dinaikkan

  • Melampaui Sejarah

    09/2/2026 05:00

    TANGIS Hector Souto pecah saat lagu Tanah Airku bergemuruh membelah Indonesia Arena.

  • Melindungi Konsumen

    06/2/2026 05:00

    LEDAKAN ekonomi digital yang selama ini digadang sebagai mesin pertumbuhan justru menyisakan ironi.

  • Duka Ngada Aib Negara

    05/2/2026 05:00

    'Kertas Tii Mama Reti (Surat buat Mama Reti) Mama Galo Zee (Mama saya pergi dulu)