Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
AKIBAT nila setitik, rusak susu sebelanga; ulah satu-dua orang anggota DPRD justru merusak citra 19.817 anggota DPRD provinsi, kabupaten/kota. Itulah fenomena yang terjadi di negeri yang doyan melakukan generalisasi ini.
Ada-ada saja ulah anggota yang di dalam sidang resmi dipanggil dengan sebutan terhormat itu. Seorang anggota DPRD Seram Bagian Barat, Maluku, mendadak viral. Viral bukan karena perilaku terpuji, melainkan gara-gara disuguhi sarapan singkong, anggota dewan itu membuang makanannya ke lantai pada 17 Januari. Mungkin anggota terhormat itu merasa dirinya sebagai anak keju dalam lagu Arie Wibowo.
Lain lagi tingkah anggota DPRD Langkat pada 12 Oktober 2019. Anggota DPRD dalam penerbangan GA 186 dari Bandara Soekarno-Hatta menuju KNO Deli Serdang malah diam-diam membawa pulang selimut maskapai tersebut.
Mestinya anggota DPRD tetap merawat adab sebab ia terikat dengan kode etik. Kode etik itu ditegakkan Badan Kehormatan. Tugas badan itu ialah menjaga moral, martabat, kehormatan, citra, dan kredibilitas DPRD.
Keluhuran DPRD harus dijunjung karena ia sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah memiliki peran dan tanggung jawab dalam mewujujudkan efisiensi, efektivitas, produktivitas, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah melalui pelaksanaan hak, kewajiban, tugas, wewenang, dan fungsi sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan.
Ada tiga fungsi utama DPRD, yaitu pembentukan perda, anggaran, dan pengawasan. Akan tetapi, fungsi itu sering pula dibarterkan dengan rupiah. Karena itu, tidak sedikit dari mereka yang terjerat kasus korupsi, malah terlibat korupsi massal.
Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan 14 anggota DPRD Sumatra Utara sebagai tersangka dalam dugaan korupsi terkait dengan pelaksanaan fungsi dan kewenangan anggota DPRD periode 2009-2014 dan/atau 2014-2019. Penetapan 14 tersangka pada 30 Januari itu menyusul 50 rekan mereka yang sudah ditetapkan KPK sebagai tersangka untuk dugaan perkara yang sama.
Para wakil rakyat itu diduga menerima hadiah atau janji dari Gubernur Sumatra Utara Gatot Puji Nugroho terkait dengan penolakan penggunaan hak interpelasi, persetujuan, dan pengesahan anggaran di Provinsi Sumatra Utara.
Sebelumnya, pada 2018, sebanyak 41 dari total 45 anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019 ditetapkan sebagai tersangka korupsi. Mereka diduga menerima suap pembahasan APBN-P Pemkot Malang tahun anggaran 2015. Masih pada tahun yang sama, KPK juga menetapkan sebagai tersangka 13 anggota DPRD Jambi dan 6 anggota DPRD Lampung Tengah.
Modus korupsi yang lazim dipakai ialah anggota DPRD memaksa sekretaris dewan (sekwan) untuk menerabas aturan. Dalam kesaksian Supratman, mantan Sekwan DPRD Seluma, di PN Tipikor Bengkulu, Kamis (13/2), terungkaplah modus tersebut.
Supratman dihadirkan sebagai saksi terkait dengan korupsi BBM dan pemeliharaan kendaraan dinas. Supratman mengakui sampai kewalahan menghadapi tekanan anggota dewan. ”Sering timbul tekanan dari anggota DPRD Seluma,” katanya. Ironisnya, sudah beratus-ratus anggota DPRD menjadi pesakitan, sekwan jarang masuk bui.
Tekanan dari anggota DPRD juga dialami Sekwan DPRD Manggarai Barat Alexsius Suryono. Ada anggota DPRD yang minta dilebihkan hari kunjungan kerja, ada pula wakil ketua DPRD yang mengembalikan kendaraan dinas dan memaksa sekwan menggantikannya dengan uang. Tentu saja perbuatan anggota dewan itu melanggar peraturan perundang-undangan.
Jika Suryono meladeni kemauan anggota DPRD, tentu saja dia berurusan dengan hukum, minimal bolak-balik menjadi saksi, bahkan terancam meringkuk dalam bui. Karena tidak tahan mendapatkan tekanan anah-aneh dari anggota dewan, Suryono memilih mundur.
”Saya sudah secara resmi mengajukan surat pengunduran diri. Surat pengunduran diri saya sudah ditujukan ke Bupati dan tembusanya ke Ketua DPRD,” ujar Suryono, Rabu (19/2).
Sikap tegas Suryono patut dipuji. Ia seperti lilin yang melelehkan dirinya untuk menerangi sekitarnya. Suryono mengundurkan diri justru untuk menyelamatkan anggota DPRD Manggarai Barat agar tidak tergelincir dalam kubangan korupsi.
Saatnya anggota DPRD merealisasikan janji kampanye mereka untuk melayani rakyat, bukan dilayani. Jangan pula menemui konstituen hanya sekali dalam lima tahun pada masa kampanye.
POLEMIK impor 105 ribu pikap dari India untuk keperluan koperasi desa merah putih melebar hingga ke soal kesiapan kemandirian industri kita
SERAGAM cokelat polisi sejatinya bukan sekadar identitas institusi. Seragam itu ialah representasi negara yang paling sering ditemui rakyat di garis depan
PERUBAHAN kian ke sini kian cepat. Ruang dan waktu digilas dalam hitungan detik.
"SEANDAINYA anak Adam memiliki dua lembah emas, niscaya ia akan mencari yang ketiga. Tidak ada yang dapat memenuhi perut anak Adam kecuali tanah (kematian)."
SEJUMLAH tokoh besar menekankan bahwa berani bertanggung jawab ialah salah satu syarat wajib bagi seorang pemimpin.
MARHABAN ya Ramadan. Ramadan kembali mengetuk pintu di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak pernah sepenuhnya reda. Seperti sebelum-sebelumnya.
LIMA tahun lalu (21 Januari 2021), di forum Podium ini saya menulis tentang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
ADA sejumlah pertanyaan terkait dengan peristiwa bunuh diri anak SD berumur 10 tahun di Ngada, Nusa Tenggara Timur, dua pekan lalu.
DI negeri ini, yang kerap mendadak bukan cuma banjir bandang, melainkan juga kebijakan. Akibatnya sami mawon, sama-sama menyusahkan rakyat.
DUA fakta kontradiktif terkait dengan pemerintahan saat ini baru saja tersaji.
SAYA tidak habis mengerti, mengapa seorang ketua pengadilan negeri dan wakil ketuanya masih menceburkan diri dalam kubangan korupsi, padahal penghasilan mereka sudah dinaikkan
TANGIS Hector Souto pecah saat lagu Tanah Airku bergemuruh membelah Indonesia Arena.
LEDAKAN ekonomi digital yang selama ini digadang sebagai mesin pertumbuhan justru menyisakan ironi.
'Kertas Tii Mama Reti (Surat buat Mama Reti) Mama Galo Zee (Mama saya pergi dulu)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved