Headline

Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.

Keserakahan

Suryopratomo Dewan Redaksi Media Group
14/1/2020 05:10
Keserakahan
Suryopratomo Dewan Redaksi Media Group(MI/Ebet)

APA yang menyebabkan krisis global 2008? Jawabnya satu, 'keserakahan'. Keinginan untuk meraup keuntungan besar dalam waktu singkat membuat orang gelap mata. Saham-saham kategori 'sampah' dipoles menjadi 'emas'.

Ketika harga-harga saham bertumbangan, pemerintahan George W Bush pun menjadi panik. Apalagi ketika perusahaan jasa keuangan Lehman Brothers jatuh bangkrut. Di tengah bayang-bayang hancurnya perekonomian AS, Kongres terpaksa menyetujui penyediaan dana talangan sampai US$700 miliar.

Memang tidak mudah untuk mengawasi orang-orang yang serakah. Pasar Modal New York yang dikenal sangat ketat melakukan pengawasan akhirnya jebol juga. Mereka tidak sanggup mengawasi produk-produk keuangan derivatif yang dikemas dengan begitu canggihnya.

Selalu ada orang yang mencoba mengakali. Apalagi ketika berkaitan dengan dana begitu besar. Dana-dana pensiun atau asuransi yang paling rentan dimanfaatkan. Aturan yang begitu ketat untuk investasi pun bisa dijebol.

Sekarang kasus penggerogotan dana masyarakat sedang dihadapi PT Asuransi Jiwasraya (persero). Semua investasi yang spekulatif dan sekadar mengejar return tinggi akhirnya menjadi masalah. Ketika nilai kerugiannya semakin besar, kesalahan investasi itu semakin membelit perusahaan.

Arah balik ekonomi yang terjadi mulai akhir 2014 membuat semua perhitungan awal menjadi keliru. Yang tadinya mau untung malah menjadi buntung. Apalagi ketika keuntungan masa depan sudah telanjur dihitung sebagai keuntungan dan 'dibagi-bagi' kemarin.

Belum lagi persoalan Jiwasraya diselesaikan, kini kasus baru muncul lagi. Asuransi untuk prajurit Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia, ASABRI, menurut Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, dikorupsi lebih dari Rp10 triliun.

Kita belum tahu kebenaran berita yang terakhir karena Menko Polhukam mengaku mendapatkan informasi dari isu. Sebenarnya, level menteri seharusnya menyampaikan informasi berdasarkan informasi yang lebih tepat. Seorang menteri seharusnya menyadari 'His word is his bond'.

Kalau saja itu benar, kasus ASABRI hanya sejarah yang berulang. Pada sekitar 1995 ASABRI pernah mengalami nasib sama. Dana mereka sekitar Rp410 miliar dijanjikan pengusaha Henry Leo untuk diputar di bisnis properti. Ternyata bukan hanya janji return-nya yang tidak pernah bisa dipenuhi. Dana milik prajurit pun ikut raib.

Sekarang yang kita harus lakukan tidak sekadar menguak kasus itu, tetapi juga bagaimana menyelesaikannya agar dana masyarakat tidak sampai dirugikan dan lebih dari itu industri jasa keuangan tidak kehilangan kredibilitas.

Pengungkapan tanpa diikuti penyelesaian yang realistis hanya menimbulkan persoalan sebab sekarang ini orang menunggu bagaimana pemerintah menyelesaikan persoalan yang pelik ini.

Kecepatan dan kecermatan merupakan dua hal yang harus dilakukan secara bersamaan. Mengapa? Sebab, seperti kasus Jiwasraya yang sudah terjadi sejak 2006, tetapi cara penyelesaiannya hanya mengulur-ulur waktu. Padahal saat krisis, waktu itu ikut menentukan keberhasilan penyelesaian masalah.

Kecermatan diperlukan agar langkah yang diambil benar-benar menyelesaikan masalah keseluruhan. Jangan sampai kita menyelesaikan masalah dengan masalah. Kalau itu yang terjadi, namanya bunuh diri.

Bahkan, ibaratnya kita harus bisa menarik rambut dari atas tepung. Rambutnya harus bisa diambil, tetapi tepungnya tidak sampai berantakan. Karena itulah, para menteri jangan bicara sendiri-sendiri. Semua yang berkepentingan harus duduk bersama dan menyepakati langkah penyelesaian yang akan ditempuh.

Baru kalau memang sudah didapatkan kesepakatan dalam cara penyelesaiannya, disampaikan secara utuh kepada publik. Sekarang ini bukan waktunya untuk pencitraan. Kasus Jiwasraya dan juga ASABRI merupakan kasus yang bisa memicu krisis besar kalau tidak dicarikan cara penyelesaian yang cepat dan tepat.



Berita Lainnya
  • Membaca Arah

    23/2/2026 05:00

    PERUBAHAN kian ke sini kian cepat. Ruang dan waktu digilas dalam hitungan detik. 

  • Rem Keserakahan

    20/2/2026 05:00

    "SEANDAINYA anak Adam memiliki dua lembah emas, niscaya ia akan mencari yang ketiga. Tidak ada yang dapat memenuhi perut anak Adam kecuali tanah (kematian)."  

  • Cuci Tangan ala Jek

    19/2/2026 05:00

    SEJUMLAH tokoh besar menekankan bahwa berani bertanggung jawab ialah salah satu syarat wajib bagi seorang pemimpin.

  • Imsak Kebangsaan

    18/2/2026 05:00

    MARHABAN ya Ramadan. Ramadan kembali mengetuk pintu di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak pernah sepenuhnya reda. Seperti sebelum-sebelumnya.

  • Bahlil Melawan Abuleke

    16/2/2026 05:00

    LIMA tahun lalu (21 Januari 2021), di forum Podium ini saya menulis tentang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

  • Sunyi yang Mematikan

    13/2/2026 05:00

    ADA sejumlah pertanyaan terkait dengan peristiwa bunuh diri anak SD berumur 10 tahun di Ngada, Nusa Tenggara Timur, dua pekan lalu.

  • BPJS yang Mendadak Hilang

    12/2/2026 05:00

    DI negeri ini, yang kerap mendadak bukan cuma banjir bandang, melainkan juga kebijakan. Akibatnya sami mawon, sama-sama menyusahkan rakyat.

  • Antara Empati dan Kepuasan Tinggi

    11/2/2026 05:00

    DUA fakta kontradiktif terkait dengan pemerintahan saat ini baru saja tersaji.

  • Ketika Moral Rapuh

    10/2/2026 05:00

    SAYA tidak habis mengerti, mengapa seorang ketua pengadilan negeri dan wakil ketuanya masih menceburkan diri dalam kubangan korupsi, padahal penghasilan mereka sudah dinaikkan

  • Melampaui Sejarah

    09/2/2026 05:00

    TANGIS Hector Souto pecah saat lagu Tanah Airku bergemuruh membelah Indonesia Arena.

  • Melindungi Konsumen

    06/2/2026 05:00

    LEDAKAN ekonomi digital yang selama ini digadang sebagai mesin pertumbuhan justru menyisakan ironi.

  • Duka Ngada Aib Negara

    05/2/2026 05:00

    'Kertas Tii Mama Reti (Surat buat Mama Reti) Mama Galo Zee (Mama saya pergi dulu)

  • Tipu Daya Judol

    04/2/2026 05:00

    JUDI online (judol) sejatinya bukanlah sebuah permainan keberuntungan. Ia barangkali salah satu mesin penipu paling canggih yang pernah diciptakan.

  • Tuas Rem Trump-Khamenei

    03/2/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di bibir jurang.

  • Etika Mundur di Pasar Modal

    02/2/2026 05:00

    PATUT dicatat sebagai rekor nasional. Bila perlu dengan tinta tebal. Hanya dalam satu hari, lima pejabat otoritas keuangan mengundurkan diri.

  • Keadilan dalam Sepotong Es Gabus

    30/1/2026 05:00

    HUKUM dan keadilan mestinya berada dalam satu tarikan napas. Hukum dibuat untuk mewujudkan keadilan.