Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
"BERMAIN sepak bola itu sangat simpel, tapi memainkan sepak bola sederhana itu adalah hal yang sangat sulit," kata salah satu legenda sepak bola asal Belanda, Johan Cruyff.
Karena bermain sepak bola sederhana tak mudah, tak banyak negara bisa menjadi juara. Indonesia termasuk yang mimpi sepak bolanya kerap terkubur, terutama timnas senior. Hampir tiga dasawarsa Indonesia selalu gagal untuk berjaya di level Asia Tenggara.
Pastilah menjadi sangat berarti prestasi yang ditorehkan timnas U-22 Indonesia di Kamboja tiga hari lalu. Tim asuhan pelatih Indra Sjafri ini menjadi juara AFF 2019 setelah mengempaskan Thailand dengan skor 2-1. Dua gol itu dilesakkan Sani Rizki dan Osvaldo Haay.
Euforia masyarakat Indonesia pun tak terbendung. Acara nonton bareng yang digelar di banyak tempat berakhir dengan kegembiraan luar biasa. Bola selalu menjadi penghiburan yang merekatkan. Bola selalu menimbulkan kenikmatan yang tak selalu bisa dikatakan.
Padahal, di awal-awal babak penyisihan timnas melaju agak menghawatirkan, yakni hanya mampu bermain imbang dengan Malaysia dan Mayanmar. Titik terang baru bisa terlihat setelah mengempaskan tuan rumah Kamboja 2-0. Di babak berikutnya, Indonesia mengempaskan Vietnam 1-0, tim paling diunggulkan.
Indra mengulangi kesuksesan pada 2013 dengan membawa timnas U-19 juara AFF. Ia memang pelatih yang dinilai bertangan dingin. Ke depan Indra Sjafri mesti dipromosikan untuk menjadi pelatih timnas senior.
Di tengah hajatan politik yang memanas, prestasi timnas U-22 serupa oasis. Di tengah kekacauan organisasi sepak bola Indonesia dengan terungkapnya skandal pengaturan skor yang melibatkan petinggi PSSI, pencapaian Indonesia menjadi harapan. Masih ada asa di tengah kekacauan.
'Garuda Muda' dengan berbagai kelompok umur (U-19, U-16, dan kini U-22) telah menjadi juara. Catatannya ialah bagaimana agar talenta-talenta muda itu terus bersinar; dan tentu bisa menjadi bagian timnas senior yang berprestasi. Inilah yang menjadi penantian panjang kita.
Kata Cruyyf lagi, "Jika Anda memegang kendali bola, Anda harus membuat lapangan selebar mungkin. Ketika Anda tidak memegang kendali bola, Anda harus membuat lapangan sekecil mungkin."
Menyaksikan anak asuh Idra Sjafri merumput, setidaknya mereka terlihat bisa melebarkan dan mengecilkan lapangan. Artinya, ketika memegang bola, mereka menguasai lapangan dan mempersempit gerak lawan ketika kehilangan bola.
Berkali-kali mereka menebar ancaman ke gawang lawan. Mereka mampu tetap fokus bahkan ketika harus tertinggal lebih dulu. Mengatasi ketertinggalan butuh elan yang berlipat.
Kini, 'Garuda Muda' dari berbagai kelompok umur (U-19, U-16, dan U-22) telah mengukir prestasi. Tinggal talenta-talenta muda itu harusnya menjadi bagian penting timnas senior. Timnas yang berjaya akan kian merekatkan kita.
PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto dua pekan lalu agar bangsa ini bersiap menghadapi situasi yang kian sulit dan menantang patut dibaca bukan sekadar sebagai retorika politik.
PEKAN lalu, di pengujung Ramadan, saya mengikuti ibadah salat Tarawih di masjid sebelah rumah.
TAHUN 2026 menyajikan fenomena sosial keagamaan yang spesial bagi bangsa Indonesia. Jika kita mencermati kalender, ada deretan momentum keagamaan yang berdekatan.
APAKAH dunia kembali memasuki lorong gelap ketidakpastian?
SAYA tergolong orang yang bersyukur karena negeri ini punya tradisi mudik Lebaran.
KALI ini saya ingin mengupas puisi perdamaian dari bumi Persia, Iran. Sajak tentang perdamaian dan kemanusiaan itu ditulis tiga penyair besar Persia
BANYAK yang bilang bahwa sepak bola ialah bahasa universial. Ia menembus batas negara, ras, ideologi, dan bahkan agama.
PEKAN depan, wajah Republik ini sepertinya akan tampak lebih semringah.
PADA pertengahan 1970-an, intelektual Iran Ali Shariati getol mewanti-wanti bahaya gharbzadegi.
'SERIBU badai silih menghempas Seribu luka perih membekas Ku tetap berdiri ada di sini ada di sini Meski letih lemah lunglai Aku di sini menggenggam nilai
DUNIA kembali diingatkan bahwa jalur sempit selebar sekitar 36 kilometer dapat menentukan stabilitas ekonomi global.
APA makna fakta bahwa daya tahan stok bahan bakar minyak kita cukup untuk 25 hari? Saya kira tidak ada kata lain selain 'rasa waswas'.
DALAM tiap peperangan selalu ada keyakinan. Keyakinan tentang kemenangan kilat.
HOMO homini lupus. Manusia adalah serigala bagi manusia lainnya.
SELAT Hormuz bukan sekadar ruas perairan sempit sepanjang sekitar 39 kilometer yang memisahkan Iran di utara dan Oman serta Emirat Arab di selatan.
'HIDUP hanyalah sekejap bayang. Maka isi ia dengan cinta, bukan kebencian'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved