Kamis 26 November 2020, 00:35 WIB

Pasangan Cantik di Atas Angin

Voucke Lontaan | Pilkada
Pasangan Cantik di Atas Angin

Dok. KPU Tomohon
Pasangan calon Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota Tomohon Jilly G Eman-Virgie Baker memegang nomor urut 1.

RIVALITAS perebutan kursi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut), periode 2020- 2025, terbilang ketat. Pasalnya, tiga pasangan calon yang bersaing berstatus newcomer.

Sesuai penetapan KPU Kota Tomohon, tiga paslon tersebut ialah pasangan nomor 1, Jilly G Eman-Virgie Baker. Pasangan cantik ini diusung Partai Golkar, NasDem, Demokrat, dan Hanura.

Lalu, ada pasangan nomor urut 2, Caroll Senduk-Wenny Lumentut, yang diusung PDIP dan Partai Gerindra. Adapun paslon nomor 3, Robert Pelealu-Franciscus Soekirno, maju ke gelanggang melalui jalur independen.

Pertarungan antara ketiga kontestan pun sangat ketat. Dari peta kekuatan, mereka mempunyai basis massa yang jelas. Ditinjau dari latar belakang sejarah sejak pilkada langsung ditetapkan pemerintah, Partai Golkar selama ini selalu unggul di Kota Tomohon. Apalagi, kali ini juga ditopang Partai NasDem, Demokrat, dan Hanura yang punya basis massa kuat pula.

Mengacu pada perolehan 20 kursi legislatif Kota Tomohon periode 2019-2024, paslon nomor urut 1 boleh dikatakan unggul. Mereka menguasai 14 kursi, yakni Partai Golkar 10 kursi, NasDem 2 kursi, Demokrat 1 kursi, dan Partai Hanura 1 kursi.

Jumlah perolehan itu bisa menjadi modal besar untuk memuluskan pasangan Jilly-Virgie menang dalam Pilkada 9 Desember mendatang. Mengacu pada hasil Pemilu Legislatif 2019, empat partai pendukung meraup 43.087 dari total jumlah suara 73.633.

“Dukungan 14 kursi di DPRD Tomohon tentu menjadi modal kuat untuk memenangi pilkada. Kita tinggal mengoptimalkan mesin partai pendukung,” kata Ketua DPD Partai Golkar Kota Tomohon, Miky Junita Linda Wenur.

Dia menegaskan, pihaknya memaksimalkan mesin partai. Konsolidasi pun gencar dilakukan dalam beberapa bulan terakhir. “Sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Tomohon, saya mengimbau dan mengingatkan seluruh kader, pengurus, melaksanakan, mengamankan keputusan DPP Partai Golkar. Kita harus menang,” tandasnya.

Optimisme juga membuncah dalam diri Virgie. Perempuan kelahiran Jakarta, 6 September 1975, yang lama malang melintang sebagai jurnalis Metro TV itu mengaku banyak hal yang ingin direalisasikan untuk memajukan kota kelahiran ibunya tersebut.

“Dengan pengalaman saya selama 20 tahun sebagai jurnalis dan banyaknya akses di tingkat nasional, saya sangat yakin sangat berguna untuk bisa saya bawa ke Kota Tomohon ini,” ujarnya.

Jika terpilih nanti, Virgie akan membenahi Kota Tomohon, salah satunya di sektor sumber daya manusia. Dengan begitu, Kota Tomohon bisa lebih kompetitif, punya daya saing, dan memiliki kepercayaan diri untuk menjadi kota wisata dunia.

“Percepatan pembangunan perlu dilakukan agar masyarakat bisa ikut ambil bagian dalam kemajuan Kota Tomohon sehingga bisa bersaing dengan kota lainnya di Indonesia,” ucap kader Partai NasDem itu.

Dok. KPU Tomohon

Calon Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota Tomohon nomor urut 1 Jilly G Eman-Virgie Baker siap bertarung dengan pasangan lainnya, yaitu nomor urut 2 Carol Senduk-Wenny Lumentut yang didukung PDIP dan Gerindra. Sementara itu, paslon nomor 3 Robert Pelealu-Franciscus Soekirno maju dari jalur independen.

 


Tantangan berat

Meski di atas angin, Jilly-Virgie pantang terlalu percaya diri. Mereka tetap harus berjuang ekstra untuk mendulang suara warga pemilih karena para rival tak bisa dianggap sebelah mata.

Paslon nomor urut 2, Caroll-Wenny, misalnya, jelas tidak bisa diremehkan walaupun hanya didukung 6 kursi di DPRD Kota Tomohon. Caroll dan Wenny cukup dikenal publik dan punya dukungan massa yang mengakar, bahkan militan.

Keduanya merupakan anggota DPRD Kota Tomohon dan DPRD Sulawesi Utara 2019-2024 yang memilih demi bertarung di pilkada.

“Saya mencalonkan diri sebagai wakil wali kota karena panggilan hati untuk mengabdikan diri buat rakyat Kota Tomohon. Saya ingin Kota Tomohon menjadi lebih hebat dan punya daya saing di berbagai sektor dengan kabupaten/kota lainnya di Indonesia,” tandas Wenny.

Tantangan yang tak ringan juga datang dari pasangan Robert Pelealu- Franciscus Soekirno. Keduanya telah unjuk bukti dengan berhasil lolos karena memenuhi, bahkan melebihi, kuota dukungan untuk bisa tampil sebagai calon independen. Artinya, Robert-Franciscus juga punya massa yang bisa diandalkan sebagai sumber suara. (X-8)

Sumber: KPU/Tim Riset MI-NRC

 

Baca Juga

DOK. MI/PIUS ERLANGGA

90% Kepala Daerah Korupsi karena Utang ke Sponsor

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 23 Desember 2020, 01:55 WIB
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) sering dibuat gerah oleh ulah sejumlah kepala daerah, baik gubernur, wali kota, maupun bupati, yang...
Sumber: KPK/PP Nomor 109 Tahun 2000 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah/Riset MI-NRC

Berharap Langit Cerah di Daerah

👤THEOFILUS IFAN SUCIPTO 🕔Rabu 23 Desember 2020, 00:19 WIB
PASANGAN calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro, Provinsi Lampung, nomor urut 1, Wahdi Sirajudin dan Qomaru Zaman,...
Istimewa

Dinyatakan Tidak Bersalah, Muyadi: Allah Maha Adil

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 12 Desember 2020, 21:50 WIB
DUA hari setelah pemilihan gubernur Sumatera Barat 2020 Bareskrim baru menyatakan Mulyadi tidak bersalah, karena tidak cukup bukti. Hal itu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya