Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PAPARAN panas matahari yang menyengat, hujan asam, hingga debu jalanan kini menjadi tantangan harian bagi pemilik kendaraan di Indonesia. Kondisi cuaca ekstrem ini kerap menjadi momok, terutama bagi pemilik mobil yang tidak memiliki garasi tertutup dan terpaksa memarkir kendaraannya di luar ruangan dalam waktu lama.
Tanpa perlindungan yang tepat, mobil yang sering terpapar cuaca outdoor berisiko mengalami berbagai masalah serius.
Mulai dari cat yang memudar dan kusam, munculnya baret halus, hingga meningkatnya suhu kabin yang dapat merusak material interior. Dampak jangka panjangnya pun jelas: penurunan nilai jual kendaraan secara signifikan.
Sayangnya, masih banyak pemilik mobil yang belum menyadari pentingnya proteksi berkualitas. Kesalahan umum yang sering terjadi adalah anggapan bahwa semua sarung mobil (cover) memiliki fungsi yang sama.
Padahal, pemilihan material yang salah justru berpotensi merusak, seperti menimbulkan baret akibat gesekan atau jamur akibat sirkulasi udara yang buruk.
Melihat fenomena tersebut, Keiko Automotive hadir sebagai brand yang konsisten mengedukasi pasar. Berpengalaman sejak 2021 dalam memasarkan produk premium secara daring,
Keiko memosisikan cover mobil bukan sekadar kain penutup, melainkan investasi perawatan jangka panjang. Strategi ini tertuang dalam tagline mereka, Beyond Protection.
“Dari pengalaman kami di lapangan, kerusakan ringan akibat cuaca sering dianggap sepele, padahal dampaknya bisa besar dalam jangka panjang. Cover mobil yang tepat bisa mencegah banyak risiko sejak awal,” ujar Kiann N, Brand & Marketing Manager Keiko Automotive.
Sebagai solusi praktis, Keiko menghadirkan Premium Series yang dirancang khusus untuk penggunaan luar ruangan dengan sistem perlindungan berlapis.
Dua produk unggulan mereka adalah Cover Mobil Deluxe Carbon (3 lapis) dan Cover Mobil Ultimate (4 lapis).
Seri Deluxe Carbon menggunakan kombinasi bahan carbon PP film dan katun yang efektif menghalau panas serta debu tanpa merusak permukaan cat.
Sementara itu, seri Ultimate hadir dengan spesifikasi lebih tinggi, yakni material non-woven + PE + PP + katun untuk perlindungan yang lebih menyeluruh.
Produk Ultimate diposisikan sebagai pilihan paling kompetitif di kelasnya. Selain desain yang elegan, lapisan dalamnya dirancang sangat halus guna mencegah risiko baret. Keunggulan utamanya terletak pada fitur breathable yang mendukung sirkulasi udara, sehingga aman untuk penggunaan jangka panjang. Untuk menjamin kualitas, Keiko memberikan garansi hingga satu tahun khusus untuk seri Ultimate ini.
Melalui pendekatan ini, Keiko berharap para pemilik mobil lebih selektif dalam memilih perlindungan.
“Edukasi konsumen menjadi fokus kami. Kami ingin pemilik mobil memahami bahwa cover yang baik bukan hanya soal tebal, tapi bagaimana tiap lapisan bekerja melindungi kendaraan secara menyeluruh,” tutup Kiann. (Z-1)
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari telah menyebabkan banyaknya bencana longsor, banjir, pohon tumbang.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Cek prakiraan cuaca Jakarta hari ini 19 Januari 2026. BMKG beri peringatan dini potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta.
BMKG: gelombang tinggi disertai hujan badai masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah hingga Minggu (18/1) ini.
Akibat intensitas hujan yang masih tinggi dan belum teratasinya sejumlah tanggul sungai yang jebol serta luapan sungai, banjir di daerah ini kembali meninggi.
Di Jakarta Utara, satu RT di Kelurahan Ancol ketinggian air mencapai 25 sentimeter (cm), sementara di Jakarta Barat, tiga RT di Kelurahan Kedaung Kali Angke dengan ketinggian hingga 60 cm.
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari telah menyebabkan banyaknya bencana longsor, banjir, pohon tumbang.
Meski beberapa bagian pesawat dan korban telah terlihat, proses evakuasi belum dapat dilakukan akibat cuaca ekstrem dan kondisi medan yang berat di lokasi.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
BMKG: gelombang tinggi disertai hujan badai masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah hingga Minggu (18/1) ini.
Akibat intensitas hujan yang masih tinggi dan belum teratasinya sejumlah tanggul sungai yang jebol serta luapan sungai, banjir di daerah ini kembali meninggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved