Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DESTEN, produsen baterai dan teknologi pengisian super cepat dari Jerman, melakukan penanda-tanganan MoU (Memorandum of Understanding) dengan PT Mobil Anak Bangsa (MAB), produsen bus listrik dalam negeri di Sirkuit Sentul, Bogor.
Kerja sama kedua perusahaan meliputi pengembangan baterai yang nantinya akan diuji coba di kendaraan hasil produksi MAB.
Hadir dalam seremoni tersebut, perwakilan Desten Group, Thomas Gerhard Wilhelm Damitz selaku kepala program R&D Desten dan Moeldoko dalam kapasitasnya sebagai pendiri MAB.
DIharapkan dengan adanya kerja sama ini bisa membantu upaya pemerintah dalam upaya membangun green economy yang berkelanjutan.
Pada keterangan pers, Kamis (7/10), terkait kerja sama ini, Moeldoko berkomentar, “Kita punya potensi besar, jangan mau hanya jadi tukang jahit. Desten harus mentranfer teknologinya, bukan sekedar bangun pabrik.”
Menurut Moeldoko, transfer teknologi ini menjadi kunci keberlanjutan industri mobil listrik ke depannya.
Sebagai salah satu pionir dalam bidang teknologi pengisipan baterei super cepat karena dapat mengisi daya dari 0% hingga 80% dalam waktu 4 menit 40 detik. Desten juga akan memperkenalkan inovasi tersebut dalam roadshow global di Asia, Timur Tengah, Eropa, dan Amerika Utara.
Adopsi mobil listrik
Peluncuran teknologi pengisian baterai super cepat bertujuan untuk mengatasi tantangan utama dalam penggunaan mobil listrik, seperti mengatasi jangkauan dan kekhawatiran pengisian daya saat mengemudi.
Solusi pengisian baterai super cepat dari Desten juga memungkinkan konsumen untuk memperluas jangkauan jarak mobil listrik mereka, dengan pengisian daya secepat mobil berbahan bakar bensin.
Teknologi pengisian baterai ultra-cepat Desten juga dapat mempermudah konsumen mobil listrik di daerah perkotaan dan padat penduduk, khususnya dalam mengakses pengisian baterai, sehingga setiap pelanggan dapat menikmati layanan yang maksimal setiap harinya.
"Pengisian daya selama lima menit merupakan daya tarik utama bagi mobil listrik saat ini, apalagi prosesnya juga mudah, tidak memerlukan banyak adaptasi dan lokasi pengisian juga mudah ditemukan. Dengan memiliki mobil listrik berteknologi baterai Desten," jelas Siamak Kia, CEO Desten Group.
"Konsumen tidak perlu menghabiskan waktu lebih lama untuk mengisi baterai mobil di pusat pengisian, dibandingkan dengan waktu yang ada habiskan untuk mengisi bahan bakar saat ini," jelas Siamak Kia.
Inovasi baterai berteknologi tinggi
Kemampuan pengisian cepat yang dimiliki Desten merupakan hasil dari inovasinya dalam material dan struktur sel, dengan formulasi kimia baru yang diproduksi lewat proses manufaktur khusus.
Sel ini dapat mencapai 3,000 siklus penggunaan yang terdepan di industri, serta total jarak tempuh lebih dari 1,5 juta kilometer.
Pengisian cepat umumnya membutuhkan peningkatan panas yang tinggi di dalam baterai. Meskipun memiliki kecepatan pengisian sangat cepat, baterai Desten mampu mempertahankan stabilitas termal yang tinggi sehingga tetap dingin selama pengoperasian.
Baterai ini juga tersertifikasi oleh organisasi pengujian eksternal untuk menjaga suhu kurang dari 15 derajat celcius di atas suhu sekitarnya selama operasi.
Tidak seperti baterai lainnya, sel baterai Desten tidak membutuhkan pendingin air. Hal ini efektif dalam mengurangi biaya dan berat dari sistem pendingin baterai, sehingga menghasilkan penghematan energi dan biaya.
Sel pengisian baterai ultra-cepat Desten juga memungkinkan pemulihan energi proses mengemudi yang lebih baik. Hal ini menghadirkan peluang baru dalam merancang paket baterai yang lebih efisien untuk kendaraan listrik dan dengan biaya lebih murah, sehingga membuat kendaraan listrik lebih terjangkau.
Dengan sertifikasi keamanan UN 38.3, baterai Desten telah melewati seluruh persyaratan keselamatan, menjadikannya teknologi yang ideal untuk teknologi baterai otomotif.
Solusi tepat untuk lingkungan
Dengan teknologi baterai ramah lingkungan, Desten percaya dapat menghadirkan kontribusi positif bagi lingkungan, khususnya dalam memerangi isu perubahan iklim. Apalagi teknologi sel baterai Desten menggunakan sebagian besar komponen energi terbarukan, sehingga menghasilkan jejak karbon yang sangat minimal.
"Karena baterai kami mampu bertahan lebih lama daripada baterai mobil listrik biasa, Desten menawarkan teknologi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Di akhir masa pakainya pada mobil listrik, baterai kami juga dapat digunakan kembali pada sistem penyimpanan energi," ujar Kia.
Kota masa depan
Mengintegrasikan energi terbarukan dengan infrastruktur jaringan, teknologi Desten menghadirkan solusi canggih untuk infrastruktur 'Smart Grid' yang dibutuhkan di kota-kota masa depan.
Teknologi ini juga memberikan solusi untuk tantangan terbesar yang dihadapi transmisi dan manajemen energi, seperti regulasi frekuensi dan kendala permintaan energi utama, menyusul meningkatnya jumlah mobil listrik di jalan.
Baterai Desten juga menawarkan solusi untuk teknologi penyimpanan energi, menyediakan lebih banyak akses ke masyarakat terpencil dan lokasi industri di luar jaringan.
"Desten dan pemerintah Indonesia memiliki tujuan yang sama untuk menggerakkan mobilitas dan mengintegrasikan proyek energi yang lebih berkelanjutan ke dalam jaringan yang ada," ucapnya.
"Dengan pergeseran menuju energi terbarukan di Indonesia dan potensi ekonomi yang besar dari seluruh rantai nilai baterai, kami akan memperkuat posisi kami sebagai pusat global dalam inovasi energi dan salah satu pemimpin dalam gerakan keberlanjutan internasional," ujar Kia.
Dengan teknologi inovatif dari Desten, pemerintah daerah, industri, dan lembaga akademis akan dapat mendorong inovasi dalam kemitraan dengan Desten guna menghadirkan solusi pengisian daya super cepat dan paket baterai untuk mobil listrik ke pasar lokal maupun global. (RO/OL-09)
Peralihan ke transportasi berbasis listrik memberi ruang lebih besar bagi pemerintah untuk mengendalikan tekanan fiskal, sekaligus mendukung agenda transisi energi.
Penjualan kendaraan elektrik di Indonesia pada 2025 melonjak pesat mencapai 175.144 unit, naik signifikan dibandingkan 2024 yang tercatat sebesar 103.228 unit.
Pengendara wajib memiliki sisi emosional yang terkontrol agar tidak mengambil keputusan ceroboh yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang-orang di sekitarnya.
Anggota DPRD DKI Kevin Wu mendesak percepatan investigasi kebakaran di Teluk Gong yang menewaskan 5 orang.
BYD mengatakan penjualan mobil bertenaga baterainya meningkat hampir 28% menjadi 2,26 juta unit.
Tesla mengumumkan bahwa penjualan mobil listrik secara global pada 2025 turun sekitar 8,6% secara tahunan
Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami terhadap inovasi dan kolaborasi, memastikan bahwa mata uang Indonesia tetap aman, tepercaya, dan siap menghadapi masa depan.
Masuknya AI ke dalam proses kerja sering kali memicu kekhawatiran sekaligus memperlebar celah keterampilan (skill gap) di kalangan karyawan.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Program ini dirancang sebagai layanan berbasis medis yang aman. Melalui skrining ketat, penentuan dosis personal, hingga pendampingan ahli gizi.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved