Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Aryna Sabalenka Siap Tempur Hadapi Coco Gauff di Miami Terbuka

Thalatie K Yani
28/3/2026 04:51
Aryna Sabalenka Siap Tempur Hadapi Coco Gauff di Miami Terbuka
Duel petenis papan atas tersaji di final Miami Terbuka. Aryna Sabalenka bertekad pertahankan gelar, sementara Coco Gauff incar trofi di rumah sendiri.(Miami Terbuka)

PANGGUNG final Miami Terbuka Sabtu ini dipastikan akan membara. Petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, menyatakan kesiapannya untuk melakukan "apa pun yang diperlukan" demi mempertahankan gelar juara saat menghadapi petenis peringkat empat dunia, Coco Gauff.

Pertemuan ini menjadi babak baru dalam rivalitas sengit keduanya. Sejauh ini, Sabalenka dan Gauff berbagi angka sama kuat dalam 12 pertemuan sebelumnya. Salah satu momen paling ikonik dalam persaingan mereka adalah saat Gauff menumbangkan Sabalenka di final Roland Garros tahun lalu untuk meraih gelar Grand Slam keduanya.

Fokus pada Masa Kini

Meski dihantui sejarah rivalitas yang ketat, Sabalenka menegaskan tidak ingin terjebak pada catatan masa lalu. Petenis Belarusia ini memilih fokus pada perkembangan terkini sang lawan di lapangan.

"Saya tidak pernah menoleh ke belakang saat melawan siapa pun. Tidak peduli bagaimana catatan pertemuan kami. Saya selalu menganggap pertandingan melawan pemain mana pun sebagai laga baru, seolah melawan pemain baru," ujar Sabalenka.

Sabalenka saat ini tengah berada di puncak performa. Ia mengincar sejarah dengan menyabet gelar "Sunshine Double" (juara Indian Wells dan Miami berturut-turut). Hebatnya, ia melaju ke final Miami Open tanpa kehilangan satu set pun, termasuk kemenangan meyakinkan atas Elena Rybakina di semifinal.

"Akan banyak reli, emosi, agresi, dan kegembiraan. Saya akan datang pada hari Sabtu dengan mentalitas siap melakukan apa pun untuk menang. Saya akan bertarung dan memberikan yang terbaik di setiap poin," tambahnya.

Misi Gauff di Rumah Sendiri

Di sisi lain, jalan Coco Gauff menuju final terbilang cukup berliku. Ia harus berjuang melalui laga tiga set di empat pertandingan pertamanya sebelum akhirnya tampil dominan melawan Karolina Muchova di semifinal.

Gauff mengakui bahwa performanya belum sepenuhnya sempurna, terutama terkait masalah servis dan double faults yang kerap menghantuinya. Namun, kemenangan atas Muchova memberikan suntikan kepercayaan diri yang besar, terutama pada pukulan forehand-nya.

"Khususnya dengan servis saya, rasanya seolah saya tidak seharusnya berada di posisi saya sekarang. Namun tenis tidak berbohong, bola tidak berbohong, jadi saya hanya harus percaya pada diri sendiri," ungkap petenis asal Amerika Serikat tersebut.

Bagi Gauff, laga final ini terasa sangat istimewa. Selain karena lokasi turnamen yang hanya berjarak satu jam dari rumahnya di Delray Beach, ia juga memiliki rekor impresif 9-0 di final lapangan keras.

Gauff sempat ragu untuk tampil di Miami karena masalah saraf pada lengan kirinya saat di Indian Wells. Namun, ambisi besar untuk meraih trofi bergengsi ini mengalahkan rasa sakitnya. "Turnamen ini sangat berarti dan berada di final adalah hal yang luar biasa," pungkasnya. (AFP/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya