Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
ELINA Svitolina menilai keputusan mengambil jeda dari dunia tenis profesional pada tahun lalu menjadi faktor kunci yang mengantarnya melaju ke semifinal Australia Terbuka 2026. Petenis Ukraina itu mengaku, tanpa waktu rehat untuk memulihkan kondisi fisik dan mental, ia bahkan mungkin tidak akan tampil di Melbourne musim ini.
Unggulan ke-12 tersebut mencetak kemenangan mengejutkan di perempat final dengan menundukkan unggulan ketiga asal Amerika Serikat, Coco Gauff, dua set langsung 6-1 dan 6-2, Selasa (27/1) malam.
Kebangkitan Svitolina di Australia Terbuka kali ini menjadi bukti keseimbangan antara performa dan kesehatan mental memainkan peran krusial.
Ini menjadi penampilan semifinal Grand Slam keempat sepanjang karier Svitolina. Namun, dari tiga kesempatan sebelumnya, petenis berusia 31 tahun itu belum pernah melangkah hingga final.
Svitolina mengakhiri musim 2025 lebih awal pada September lalu setelah berdiskusi dengan tim, keluarga, serta sang suami, Gael Monfils. Keputusan tersebut diambil demi memulihkan kondisi tubuh dan menjaga kesehatan mentalnya.
“Di satu sisi itu keputusan yang berat,” ujar mantan petenis peringkat tiga dunia tersebut.
“Namun kami juga menemukan banyak sisi positif. Jika saya tidak berhenti dan terus memaksakan diri tahun lalu, saya rasa saya tidak akan memulai musim ini. Saya mungkin sudah kelelahan dan bahkan belum tentu bebas dari cedera,” lanjutnya.
Keputusan rehat itu terbukti tepat. Pada turnamen pertamanya setelah kembali ke kompetisi, Svitolina langsung merebut gelar di Auckland awal tahun ini. Ia kini mencatatkan 10 kemenangan beruntun jelang duel semifinal di Melbourne Park.
Menurut Svitolina, tekanan berlebihan di level tertinggi tenis kerap menjadi pemicu cedera.
“Ketika Anda bermain di level tertinggi dan terus memaksa diri hingga batas, di situlah cedera bisa terjadi. Ketegangan menjadi terlalu besar dan tubuh akhirnya menyerah,” katanya.
“Karena itu, bagi saya penting untuk mundur sejenak. Dan saya sangat senang telah mengambil keputusan tersebut," imbuhnya.
Pada babak semifinal, Svitolina akan menantang petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka pada laga yang berlangsung Kamis (29/1) demi tiket ke partai puncak.
Elena Rybakina menyingkirkan unggulan kedua sekaligus peringkat dua dunia, Iga Swiatek, untuk melangkah ke babak semifinal.
Aryna Sabalenka memastikan satu tiket ke babak semifinal Australia Terbuka setelah meredam perlawanan talenta muda Amerika Serikat, Iva Jovic, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-0, Selasa (27/1).
Bertanding di bawah terik matahari Melbourne Park pada Senin (26/1), Keys menyerah dua set langsung 3-6 dan 4-6 dari Pegula.
Carlos Alcaraz mengamankan tiket perempat final Australia Open 2026 setelah menyudahi perlawanan sengit wakil Amerika Serikat, Tommy Paul, dalam laga tiga set langsung.
Pada pertandingan yang berlangsung di Melbourne Park, Jumat (23/1), Aldila/Olmos berhadapan dengan duet Cristina Bucsa (Spanyol)/Nicole Melichar-Martinez (AS).
Gauff justru tampil di bawah tekanan dengan catatan kesalahan sendiri (unforced errors) yang menumpuk. Frustrasi atas performanya, Gauff bahkan tertangkap kamera merusak raketnya
Hasil Australia Terbuka 2026 menampilkan kemenangan Carlos Alcaraz, Aryna Sabalenka, dan Coco Gauff yang melaju mulus ke putaran ketiga di Melbourne.
Gauff bangkit setelah menelan kekalahan pertamanya di United Cup awal pekan ini.
Kemenangan di final Wuhan Terbuka menjadi gelar kedua bagi Coco Gauff sepanjang musim 2025 sekaligus gelar WTA 1000 pertamanya tahun ini.
Gauff merupakan juara bertahan di Tiongkok Terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved