Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Sabalenka vs Rybakina di Final Australia Terbuka

Khoerun Nadif Rahmat
30/1/2026 15:16
Sabalenka vs Rybakina di Final Australia Terbuka
Aryna Sabalenka(Dok WTA)

FINAL tunggal putri Australia Terbuka 2026 akan menyajikan duel sarat kekuatan ketika Aryna Sabalenka berhadapan dengan Elena Rybakina di Rod Laver Arena, Sabtu (31/1). Pertemuan ini mempertemukan dua petenis dengan gaya bermain agresif yang sama-sama tampil dominan sepanjang turnamen.

Sabalenka dan Rybakina melaju ke partai puncak tanpa kehilangan satu set pun di Melbourne. Rybakina lolos ke final setelah mengalahkan Jessica Pegula 6-4 7-6(7) adapun Sabalenka mengandaskan Elina Svitolina 6-2, 6-3.

Laga final nanti juga menjadi ulangan final Australia Terbuka 2023 saat Sabalenka keluar sebagai juara setelah bangkit dari ketertinggalan satu set untuk meraih gelar Grand Slam pertamanya.

Duel melawan Rybakina nantinya juga menjadi final Australia Terbuka keempat secara beruntun bagi Sabalenka.
Sabalenka memprediksi laga melawan petenis Kazakhstan tersebut tidak akan mudah.

“Pukulannya sangat berat, dalam, dan datar. Itu tidak mudah dihadapi, tetapi kami punya sejarah pertemuan yang bagus,” ujar Sabalenka.

Ia juga memberikan pujian kepada Rybakina yang sejauh ini baru mengoleksi satu gelar Grand Slam, yakni Wimbledon 2022.

“Dia pemain yang luar biasa. Kami sudah sering bertarung, termasuk di banyak final. Saya menantikan duel kekuatan ini,” katanya.

Sabalenka memasuki final dengan performa impresif. Sepanjang 2026, ia mencatat 11 kemenangan tanpa kehilangan satu set. Gelar Brisbane yang diraihnya sebelum Australia Terbuka ditambah statusnya sebagai juara bertahan AS Terbuka semakin menegaskan dominasinya di lapangan keras.

Svitolina, yang disingkirkan Sabalenka di semifinal, mengakui ketangguhan lawannya.

“Dia sedang berada dalam performa terbaik. Dia sangat nyaman bermain di lapangan ini,” ujar petenis Ukraina tersebut.

Meski Sabalenka dijagokan, catatan pertemuan terbaru justru menguntungkan Rybakina. Dari 14 pertemuan, Sabalenka unggul tipis 8-6, namun Rybakina memenangi duel terakhir mereka di final WTA Finals 2025 di Arab Saudi dalam dua set langsung.

Rybakina juga datang dengan kepercayaan diri tinggi. Dari 14 pertandingan terakhir, ia hanya sekali kalah, yakni di perempat final Brisbane. Di Melbourne, ia menyingkirkan sejumlah unggulan, termasuk Iga Swiatek dan Jessica Pegula. Pegula menggambarkan Rybakina sebagai sosok yang sulit ditebak.

“Dia selalu tangguh dan sangat tenang. Dia tidak banyak menunjukkan emosi, dan itu sangat berpengaruh dalam pertandingan,” kata Pegula setelah kalah di semifinal.

Salah satu senjata utama Rybakina ialah servisnya yang paling kencang di tenis putri saat ini. Ia telah mencatatkan 41 ace di turnamen ini, terbanyak di sektor putri.

“Saya berharap servis bisa banyak membantu. Tapi jika tidak, saya akan tetap mencari cara. Saya akan bertarung sampai akhir, dan semoga kali ini hasilnya berpihak kepada saya,” ucap Rybakina. (H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya