Headline

Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.

Veda Ega Pratama Resmi Bergabung dengan Elite Red Bull Blue and Silver

Basuki Eka Purnama
16/3/2026 10:46
Veda Ega Pratama Resmi Bergabung dengan Elite Red Bull Blue and Silver
Pembalap Moto3 Indonesia Veda Ega Pratama(ANTARA/Ahmad Subaidi)

DUNIA balap motor Indonesia kembali mencatatkan sejarah melalui talenta muda asal Yogyakarta, Veda Ega Pratama

Pembalap berbakat ini secara resmi diperkenalkan sebagai bagian dari jajaran elite Red Bull Blue and Silver Athlete, sebuah pencapaian monumental yang menempatkan namanya dalam ekosistem olahraga paling kompetitif di dunia.

Bergabungnya Veda ke lingkaran atlet berlogo banteng merah tersebut bukan sekadar soal gaya, melainkan bentuk pengakuan global atas prestasinya. Red Bull Blue and Silver dikenal memiliki sistem pemandu bakat paling berpengaruh yang telah mencetak juara dunia seperti Marc Márquez dan Max Verstappen.

Mewujudkan Mimpi Masa Kecil

Bagi Veda, kesempatan ini adalah jawaban dari ambisi yang ia pupuk sejak dini. Ia mengaku sangat antusias bisa mengenakan atribut yang menjadi simbol prestise di dunia balap internasional tersebut.

"Banyak mungkin yang bermimpi untuk menjadi atlet Red Bull Blue and Silver dan itu juga mimpi saya dari kecil. Dan ya, mimpi saya terwujud, pastinya senang sekali dan pastinya itu membuat saya lebih bersemangat lagi untuk latihan dan juga meraih mimpi-mimpi saya," ungkap Veda.

Dukungan ini nantinya akan membuka akses bagi Veda terhadap fasilitas pelatihan berstandar internasional serta dukungan performa atlet yang menyeluruh. Hal ini diharapkan mampu memperlancar jenjang kariernya di kancah balap Eropa yang sangat kompetitif.

Disiplin di Tengah Kesibukan Akademik

Di balik performa gemilangnya di lintasan, Veda tetap memegang teguh komitmen pada pendidikan. Di sela-sela persiapannya menghadapi musim balap 2026, ia harus membagi waktu dengan jadwal sekolah yang padat.

Meski harus berlatih di bawah tekanan cuaca dingin dan waktu yang terbatas, Veda tidak menjadikannya hambatan. 

"Saya berlatih keras, bahkan saat musim dingin. Namun, saya tetap harus bersekolah di pagi hari. Jadi, saya baru mulai berlatih dari sore hingga malam hari. Sekolah bukan alasan untuk tidak berlatih maksimal," tegasnya.

Target di Moto3 World Championship

Fokus utama Veda tahun ini adalah bersaing di barisan depan Moto3 World Championship. Debutnya di kompetisi pembuka yang berlangsung di Thailand pada 1 Maret 2026 lalu cukup menjanjikan, saat ia berhasil mengamankan posisi kelima.

Kini, Veda tengah mempersiapkan diri untuk dua seri krusial berikutnya, yakni GP Brasil pada 20–22 Maret 2026 dan GP Amerika Serikat pada 27–29 Maret 2026. 

Dengan dukungan penuh dari ekosistem Red Bull, harapan besar kini tertuju pada Veda untuk terus membawa nama Indonesia ke podium dunia. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya