Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BAGI Ilia Malinin, permukaan es di Forum di Milano bukan sekadar arena pertandingan, melainkan tempat ia menjemput takdir. Dikenal dunia dengan julukan "Quad God", pemuda berusia 21 tahun asal Amerika Serikat ini memikul beban ekspektasi yang belum pernah dirasakan skater mana pun dalam sejarah Olimpiade Musim Dingin.
Sejak mendarat di Milan untuk gelaran Olimpiade 2026, Malinin telah menjadi magnet utama. Bukan hanya karena kemampuannya melakukan lompatan quadruple yang menentang hukum fisika, tetapi karena narasi besar yang ia bawa: meneruskan warisan orang tuanya, Roman Skorniakov dan Tatiana Malinina, yang merupakan pasangan atlet Olimpiade sekaligus pelatihnya sejak kecil.
Meski datang sebagai favorit juara dunia, perjalanan Malinin di Milano Cortina 2026 sempat diawali dengan ketegangan. Ia mengaku sempat terintimidasi oleh atmosfer megah Olimpiade saat debut di nomor beregu pekan lalu. Namun, setelah membantu Amerika Serikat mengamankan emas beregu pada 8 Februari, Malinin seolah bertransformasi menjadi sosok yang berbeda.
"Setelah beberapa kali tampil di sini, saya merasa akhirnya telah menjinakkan es Olimpiade," ujar Malinin setelah memimpin sesi Short Program dengan skor 108.16. Ungkapan "taming the Olympic ice" kini menjadi kutipan ikonik yang menggambarkan kedewasaan mental sang atlet di bawah tekanan ribuan pasang mata di Italia.
Julukan "Quad God" seringkali membuat publik lupa bahwa di balik rotasi udara yang fantastis, ada seorang pemuda yang mencari ketenangan lewat hobi astronomi dan dukungan keluarga. Di Milan, Malinin berusaha membuktikan bahwa ia bukan sekadar mesin lompatan, melainkan seorang seniman es yang mampu memadukan teknik brutal dengan estetika gerak yang emosional.
Hari ini, saat ia turun untuk sesi Free Skating yang menentukan, Malinin tidak hanya bertarung melawan gravitasi atau rival beratnya dari Jepang, Yuma Kagiyama. Ia bertarung untuk membuktikan bahwa misi pribadinya—membawa pulang emas individu Olimpiade ke rumahnya di Virginia—adalah sebuah keniscayaan.
Bagi Malinin, setiap putaran di udara adalah penghormatan bagi ribuan jam latihan di musim dingin yang menggigit, dan setiap pendaratan yang bersih adalah surat cinta untuk kedua orang tuanya yang selalu setia di pinggir rink.
Kronologi kemenangan Ilia Malinin di Olimpiade 2026 Milan. Simak rincian skor Short Program dan Free Skating sang 'Quad God' di sini.
Amerika Serikat pimpin klasemen medali Figure Skating Olimpiade 2026 setelah emas Ilia Malinin. Simak update perolehan medali di Milano Cortina.
Pantau kronologi dan hasil final Figure Skating putra Olimpiade Milano Cortina 2026. Ilia Malinin sukses mengalahkan Yuma Kagiyama di Milan.
Ilia Malinin raih medali emas kedua bagi Amerika Serikat di Figure Skating Olimpiade Milano Cortina 2026. Simak dampak dominasi AS di Milan.
Daftar cabang olahraga paling populer di Olimpiade Musim Dingin 2026, mulai dari kembalinya bintang NHL di Hoki Es hingga debut Ski Mountaineering.
Analisis rivalitas Ilia Malinin dan Yuma Kagiyama di Olimpiade 2026. Bagaimana benturan teknik dan seni mengubah wajah figure skating dunia.
Kronologi kemenangan Ilia Malinin di Olimpiade 2026 Milan. Simak rincian skor Short Program dan Free Skating sang 'Quad God' di sini.
Amerika Serikat pimpin klasemen medali Figure Skating Olimpiade 2026 setelah emas Ilia Malinin. Simak update perolehan medali di Milano Cortina.
Pantau kronologi dan hasil final Figure Skating putra Olimpiade Milano Cortina 2026. Ilia Malinin sukses mengalahkan Yuma Kagiyama di Milan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved