Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
BINTANG Houston Rockets, Alperen Sengun, resmi ditunjuk untuk menggantikan guard Oklahoma City Thunder, Shai Gilgeous-Alexander di ajang NBA All-Star Game 2026.
Keputusan ini diambil oleh Komisioner NBA Adam Silver menyusul laporan medis yang mengonfirmasi bahwa Gilgeous-Alexander harus absen akibat cedera otot perut.
Penunjukan ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Sengun. Pemain asal Turki tersebut terpilih untuk memperkuat Team World, skuad yang berisi talenta-talenta internasional terbaik di luar Amerika Serikat (AS).
Bagi Sengun, ini merupakan penampilan All-Star kedua secara berturut-turut, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu center paling berbakat di liga saat ini.
Kenaikan level permainan Sengun pada musim kelimanya memang sulit diabaikan. Dari 44 pertandingan yang telah dijalani, ia tampil dominan dengan rata-rata 20,8 poin, 9,4 rebound, dan 6,3 assist per laga.
Statistik ini menempatkan Sengun di jajaran elite NBA: peringkat ke-10 dalam perolehan rebound dan peringkat ke-16 untuk urusan assist.
Tidak hanya tajam secara ofensif, pemain berusia 23 tahun ini juga mencatatkan rekor pribadi dalam aspek bertahan dengan rata-rata 1,41 steal per laga (spg) serta satu blok per laga (bpg).
Efisiensi Sengun di lapangan menjadi faktor kunci yang membawa Rockets menembus papan atas Wilayah Barat dengan rekor 32 kemenangan dan 19 kekalahan.
Musim 2025-2026 juga mencatatkan Sengun dalam kelompok eksklusif. Ia menjadi satu dari hanya tiga pemain di NBA yang mampu membukukan rata-rata minimal 20 poin, 9 rebound, dan 6 assist, bersanding dengan Nikola Jokic (Denver Nuggets) dan Jalen Johnson (Atlanta Hawks).
NBA All-Star Game ke-75, yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (15/2) pukul 17.00 waktu setempat ini akan terasa berbeda. Bertempat di markas baru yang megah, Intuit Dome, Inglewood, California, pertandingan tahun ini mengusung format turnamen baru.
Alih-alih format tradisional Barat vs Timur, tahun ini akan menampilkan tiga tim, yakni USA Stars, USA Stripes, dan Team World.
Ketiga tim akan bertanding dalam empat kuarter berdurasi masing-masing 12 menit untuk menentukan siapa yang terbaik di panggung global ini.
Meski absennya Gilgeous-Alexander, yang sejatinya terpilih sebagai starter untuk keempat kalinya secara beruntun, menjadi kehilangan besar bagi Team World, kehadiran Sengun diprediksi akan memberikan warna berbeda lewat visi bermain dan kreativitasnya di bawah ring. (Ant/Z-1)
Seluruh peserta Slam Dunk Contest yang diumumkan merupakan debutan yang belum pernah mencicipi persaingan di kontes tahunan ini sebelumnya.
Jika berhasil menang di Intuit Dome, Damian Lillard akan menyamai rekor legendaris tiga gelar juara yang saat ini hanya dipegang Larry Bird dan Craig Hodges.
Berbeda dengan NBA All Star tahun-tahun sebelumnya, edisi kali ini menandai debut format kompetisi yang sangat dinantikan: Tim Amerika Serikat (AS) melawan Tim Dunia.
NBA resmi mengonfirmasi bahwa pertandingan All-Star musim ini akan menampilkan format Amerika Serikat (AS) vs Dunia, yang akan mempertemukan pemain AS melawan pemain non-Amerika.
Format NBA All-Star ini dianggap lebih sesuai dengan komposisi pemain NBA saat ini yang terdiri dari 70% asal AS dan 30% dari luar negeri.
Alperen Sengun mengalamin cedera di awal laga NBA antara Houston Rockets dan Dallas Mavericks.
Alperen Sengun membukukan 19 poin, 12 rebound, dan 10 assist, saat timnas Turki mengalahkan timnas Polandia 91-77 di laga perempat final FIBA EuroBasket 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved