Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
NOVAK Djokovic melangkah ke semifinal Australia Terbuka dengan cara yang tidak biasa. Petenis Serbia itu mengakui dirinya sangat beruntung setelah lawannya, Lorenzo Musetti, terpaksa mengundurkan diri akibat cedera ketika unggul dua set pada pertandingan perempat final, Rabu (28/1).
Musetti, unggulan kelima asal Italia, tampil dominan dan memimpin 6-4, 6-3, 1-3 sebelum menghentikan pertandingan usai mendapat perawatan pada bagian paha kanan atas. Cedera tersebut membuat pergerakannya sangat terbatas dan mustahil untuk melanjutkan laga.
Keputusan mundur Musetti menjadi berkah besar bagi Djokovic yang sepanjang pertandingan tampil di bawah performa terbaiknya dan dipenuhi kesalahan sendiri. Meski begitu, Djokovic tetap lolos dan menjaga asa untuk meraih gelar Grand Slam ke-25.
“Saya benar-benar merasa kasihan kepadanya. Dia adalah pemain yang jauh lebih baik hari ini, dan sejujurnya saya sudah seperti akan pulang,” kata Djokovic.
“Situasi seperti ini pernah saya alami juga. Dia sepenuhnya menguasai pertandingan. Ini sangat tidak beruntung baginya. Tidak ada yang bisa saya katakan selain dia seharusnya menjadi pemenang hari ini. Saya sangat beruntung bisa lolos,” tambahnya.
Dengan hasil tersebut, Djokovic akan menghadapi juara bertahan Jannik Sinner atau unggulan kedelapan asal Amerika Serikat, Ben Shelton, untuk memperebutkan tiket ke final.
Kemenangan juga mengukuhkan Djokovic sebagai pemegang rekor kemenangan tunggal terbanyak di Melbourne Park dengan 103 kemenangan, melampaui catatan Roger Federer. Selain itu, ia mencatatkan semifinal Grand Slam ke-54 sepanjang kariernya.
Namun, jalannya pertandingan nyaris berakhir buruk bagi petenis berusia 38 tahun itu. Djokovic tampil tidak stabil dan menjadi musuh bagi dirinya sendiri dengan tingkat kesalahan yang sangat tinggi. Ia melakukan 18 unforced error hanya di set pertama dan total 32 kesalahan sebelum Musetti mundur.
Djokovic sempat membuka pertandingan dengan menahan servis dan menciptakan beberapa peluang break. Meski Musetti mampu mengamankan sebagian ancaman, kesalahan forehand membuatnya tertinggal lebih dulu. Setelah itu, Musetti tampil solid dan memanfaatkan rentetan kesalahan Djokovic untuk merebut empat gim beruntun.
Musetti menutup set pertama dalam tempo 54 menit dan kembali mematahkan servis Djokovic di awal set kedua. Meski Djokovic sempat membalas, ia kembali kehilangan fokus dan menyerahkan servis untuk keempat kalinya. Sebuah forehand menyilang dari Musetti memastikan keunggulan dua set bagi petenis Italia tersebut.
Masalah muncul pada set ketiga ketika Musetti mengalami cedera usai tertinggal 1-2. Setelah mendapat perawatan, ia mencoba melanjutkan pertandingan, tetapi kondisi fisiknya tidak memungkinkan. Lantaran pergerakannya yang semakin terbatas, Musetti akhirnya memutuskan mundur mengakhiri laga yang sebelumnya berada dalam genggamannya. (AFP/Dhk/P-3)
NOVAK Djokovic mengakui bahwa dia hampir tersingkir dari Australian Open sebelum cedera lawan perempat finalnya, Lorenzo Musetti,
Jika terus melaju, Sinner berpeluang menghadapi laga blockbuster melawan Novak Djokovic di babak semifinal.
Meski tampil tanpa dua petenis utama, Jannik Sinner dan Lorenzo Musetti, tuan rumah tetap menunjukkan dominasi.
Kemenangan itu menutup catatan sempurna Alcaraz 3-0 di Grup Jimmy Connors ATP Finals.
Musetti memastikan kemenangan lewat match point keduanya.
NOVAK Djokovic kembali melaju ke semifinal Australian Open, namun pertandingannya melawan Lorenzo Musetti jauh dari ideal baginya. Novak Djokovic juga berselisih dengan wasit
NOVAK Djokovic mengakui bahwa dia hampir tersingkir dari Australian Open sebelum cedera lawan perempat finalnya, Lorenzo Musetti,
NOVAK Djokovic melangkah ke semifinal Australia Open dengan cara yang tidak biasa. Petenis Serbia itu mengakui dirinya beruntung setelah Lorenzo Musetti, terpaksa mengundurkan diri
Jika terus melaju, Sinner berpeluang menghadapi laga blockbuster melawan Novak Djokovic di babak semifinal.
Petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka ungkap keinginan main bareng Novak Djokovic.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved