Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
NOVAK Djokovic mengakui bahwa dia hampir tersingkir dari Australian Open sebelum cedera lawan perempat finalnya, Lorenzo Musetti, memberinya perpanjangan waktu dramatis.
Djokovic yang sedang dalam performa buruk terlihat hampir kalah setelah tertinggal dua set tanpa balas, tetapi Musetti meminta perawatan untuk cedera paha setelah tiga game di set ketiga dan hanya bermain satu game lagi sebelum berjabat tangan.
Petenis Italia itu memimpin 6-4 6-3 1-3, tetapi segera jelas dia dalam masalah besar karena hampir tidak bergerak saat menerima pukulan, dan dia melepas bandana sebelum menuju ke net.
Novak Djokovic, yang terpaksa mundur dari semifinal tahun lalu di sini karena cedera, mengakui dia sangat beruntung.
“Saya tidak tahu harus berkata apa kecuali saya benar-benar menyesal untuknya. Dia adalah pemain yang jauh lebih baik, saya sedang dalam perjalanan pulang. Hal ini pernah terjadi pada saya beberapa kali, tetapi berada di perempat final grand slam, memimpin dua set tanpa balas, dalam kendali penuh, sungguh sayang. Saya berharap dia cepat sembuh dan dia seharusnya menjadi pemenang hari ini tanpa ragu," ujar Novak Djokovic.
Musetti mengungkapkan di ruang konferensi pers bahwa ia mulai merasakan cedera pada awal set kedua, dengan rasa sakit yang semakin parah hingga ia tidak dapat melanjutkan pertandingan. Ini bukan kali pertama unggulan kelima mengalami masalah serupa, dengan Musetti juga mundur dari semifinal French Open melawan Carlos Alcaraz musim panas lalu.
“Jujur, saya tidak pernah membayangkan perasaan memimpin dua set tanpa balas melawan Novak Djokovic dan bermain seperti itu, serta memimpin pertandingan seperti itu, lalu terpaksa mundur. Tentu saja, ini sangat menyakitkan," ujar Musetti.
Novak Djokovic sedang berusaha untuk meraih gelar grand slam ke-25 yang memecahkan rekor, dan dia mungkin merasa keberuntungan berpihak padanya setelah lawan di babak keempat, Jakub Mensik, tidak bisa bertanding sama sekali karena cedera.
“Saya akan berdoa dua kali lipat malam ini sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan yang telah memberi saya kesempatan ini,” kata Novak Djokovic. “Saya akan berusaha sebaik mungkin dalam beberapa hari ke depan untuk memanfaatkannya," imbuh dia. (PA Sport/H-4)
ARYNA Sabalenka lahir di Minsk, Belarus pada 5 Mei 1998. Selama kariernya, ia telah memenangkan dua belas gelar tunggal WTA, termasuk satu Grand Slam di Australian Open 2023.
BUKAN hal baru bagi Aryna Sabalenka, memastikan satu tiket di final Australian Open keempat secara berturut-turut. Setelah mengalahkan Elina Svitolina. Sabalenka sempat protes ke wasit
PETENIS nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, selangkah lagi mempertahankan mahkotanya setelah memastikan diri melaju ke final Australia Terbuka untuk keempat kalinya secara beruntun.
NOVAK Djokovic kembali melaju ke semifinal Australian Open, namun pertandingannya melawan Lorenzo Musetti jauh dari ideal baginya. Novak Djokovic juga berselisih dengan wasit
NOVAK Djokovic melangkah ke semifinal Australia Open dengan cara yang tidak biasa. Petenis Serbia itu mengakui dirinya beruntung setelah Lorenzo Musetti, terpaksa mengundurkan diri
Langkah petenis berusia 38 tahun itu menuju semifinal Australia Terbuka tahun ini terbilang unik. Ia mendapatkan tiket empat besar setelah Lorenzo Musetti.
Keputusan mundur Musetti menjadi berkah besar bagi Djokovic yang sepanjang pertandingan tampil di bawah performa terbaiknya dan dipenuhi kesalahan sendiri.
Jika terus melaju, Sinner berpeluang menghadapi laga blockbuster melawan Novak Djokovic di babak semifinal.
Meski tampil tanpa dua petenis utama, Jannik Sinner dan Lorenzo Musetti, tuan rumah tetap menunjukkan dominasi.
Kemenangan itu menutup catatan sempurna Alcaraz 3-0 di Grup Jimmy Connors ATP Finals.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved