Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
CARLOS Alcaraz meraih salah satu capaian paling bergengsi di dunia tenis sebagai No.1 ATP akhir tahun setelah mengalahkan debutan Lorenzo Musetti dengan skor 6-4 dan 6-1 di Inalpi Arena, Turin, Italia, Jumat (14/11) WIB.
Kemenangan itu menutup catatan sempurna Alcaraz 3-0 di Grup Jimmy Connors, sekaligus mengantar Alex de Minaur, yang sebelumnya mengalahkan Taylor Fritz, ke semifinal di posisi kedua dalam grup.
"Pertandingan ini sangat penting bagi saya, bermain untuk memperebutkan gelar akhir tahun," kata Alcaraz yang catatannya meningkat menjadi 7-1 dalam head to head melawan Musetti, dikutip dari ATP.
"Awalnya, memang tidak mudah karena rasa gugup. Saya berusaha sebaik mungkin untuk mengatasi tekanan itu, jadi saya sangat senang dengan level permainan saya dan mampu menutup tahun sebagai petenis nomor 1," lanjutnya.
Dengan memuncaki grupnya, Alcaraz juga membuka kemungkinan untuk bertemu kembali di final melawan juara bertahan Jannik Sinner yang telah memastikan posisinya di puncak Grup Bjorn Borg dengan dua kemenangan.
Alcaraz menyerap kekuatan penuh dukungan tuan rumah sejak awal untuk melancarkan taktiknya.
Meskipun melakukan 21 kesalahan sendiri, ia mencetak 26 pukulan winner berbanding delapan pukulan winner Musetti untuk menaklukkan petenis Italia itu, memastikan kemenangannya dalam 83 menit dengan penampilan gemilangnya.
"Menutup tahun sebagai petenis nomor 1 adalah tujuan yang sangat penting, tetapi turnamen ini juga sangat penting bagi saya," ujar Alcaraz, yang sedang mengejar gelar ATP Finals pertamanya.
"Saya senang bisa lolos ke semifinal dan semoga bisa mencapai final. Kita lihat saja nanti. Sebagian pekerjaan sudah selesai, tapi saya bersemangat untuk terus melaju," imbuhnya.
Membutuhkan kemenangan atas Alcaraz untuk melaju babak empat besar, Musetti menampilkan permainan yang membakar semangat penonton di set pembuka, termasuk serangkaian pendekatan tajam ke net.
Namun, petenis Italia itu kesulitan mempertahankan level tersebut dalam reli-reli panjang dan tidak mampu mengonversi dua break point-nya, menurut statistik ATP.
"Saya rasa saya berhasil memulai dengan sangat baik dan melakukan servis keras. Itulah satu-satunya kesempatan saya untuk mencoba mengimbangi permainan Carlos," kata Musetti.
"Malam ini, saya rasa servisnya juga cukup baik. Dia berhasil menempatkan saya pada posisi di mana saya harus banyak berlari dan sangat agresif."
"Pada akhirnya, tentu saja, aspek fisiknya sulit diatasi. Semua pujian untuk Carlos yang bermain tenis dengan sangat luar biasa. Setiap kali dia semakin mengejutkan saya. Semoga suatu hari nanti saya bisa membalas dendam," pungkas petenis berusia 23 tahun itu. (Ant/Z-1)
LANGKAH ambisius Carlos Alcaraz untuk melengkapi koleksi gelar Career Grand Slam dimulai dengan hasil positif di Melbourne Park di Australian Open 2026
UNGGULAN Utama Aryna Sabalenka mengawali kampanye perburuan gelar Australia Terbuka 2026 dengan hasil positif.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
PETENIS asal Indonesia Janice Tjen bersama pasangannya asal Polandia Katarzyna Piter sukses ke babak final Hobart International 2026 mengalahkan unggulan ketiga ajang WTA 250
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Fokus studi Casper Ruud tertuju pada nama-nama seperti petenis 19 tahun asal Brasil, Joao Fonseca, dan talenta Rep Ceko, Jakub Mensik.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Di perempat final Hobart International, Janice Tjen dan Katarzyna Piter mengalahkan pasangan Nadiia Kichenok dan Makoto Ninomiya.
Aldila Sutjiadi, bersama pasangannya Giuliana Olmos (Meksiko), harus terhenti di babak perempat final turnamen Hobart International 2026 usai dikalahkan Eri Hozumi dan Fang Hsien Wu.
Duel antara Tatjana Maria, 38 dan Venus Williams, 45, mencatatkan rekor sebagai kombinasi usia tertua dalam satu pertandingan tur WTA sejak organisasi tersebut didirikan pada 1973.
Setelah melewati laga pembuka dengan kemenangan, Aldila mengungkapkan harapannya untuk dapat bertemu rekan senegaranya, Janice Tjen, di babak final Hobart International.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved