Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS putri Indonesia, Janice Tjen, di Australia Terbuka 2026 merasakan momen yang sangat spesial. Bertanding di ANZ Arena, Melbourne Park, Selasa (20/1), Janice sukses menjinakkan unggulan ke-22 asal Kanada, Leylah Fernandez, lewat kemenangan straight set 6-2, 7-6(7-1).
Dalam pertandingan yang berlangsung selama satu jam 43 menit tersebut, statistik mencatat Janice unggul tipis dengan torehan empat ace, 17 winners, serta efektivitas tinggi mengonversi empat dari tujuh peluang break point.
Janice Tjen sukses mengakhiri dahaga 28 tahun publik tenis Tanah Air setelah melaju ke babak kedua Australia Terbuka 2026.
Set pembuka dimulai dengan tekanan dari Leylah. Petenis Kanada yang merupakan runner-up US Open 2021 itu sempat memimpin di awal laga, namun Janice merespons dengan cemerlang. Usai menyamakan kedudukan di gim kedua, Janice tak terbendung dengan merebut lima gim beruntun untuk menutup set pertama 6-2.
Duel set kedua berlangsung lebih ketat. Kejar-mengejar angka tak terhindarkan saat Leylah mencoba bangkit dan sempat unggul 4-3 setelah sempat tertinggal 1-3.
Tak menyerah begitu saja, Janice memaksa set kedua ke tiebreak saat ia menyamakan kedudukan 6-6. Petenis kelahiran Jakarta berusia 23 tahun itu tampil dominan di fase penentuan dan hanya kehilangan satu poin untuk mengunci kemenangan tiebreak 7-1.
"Saya sangat senang bisa menjadi bagian dari sejarah dan memberikan kemenangan ini untuk Indonesia. Momen ini terasa sangat spesial karena saya bisa melakukannya di depan keluarga, kerabat dekat, dan banyak pendukung Indonesia yang hadir langsung," katanya dikutip dari laman WTA.
Keberhasilan ini menegaskan status Janice sebagai “pembunuh raksasa” di panggung major. Janice kembali menunjukkan bahwa ia tidak gentar menghadapi nama besar. Seperti halnya di US Open tahun lalu saat menumbangkan unggulan ke-24 Veronika Kudermetova, sebelum akhirnya dihentikan Emma Raducanu.
Kiprah Janice di Melbourne pun tak hanya terbatas pada sektor tunggal. Berbekal tren positif usai menjuarai WTA 250 Hobart pekan lalu, ia juga dijadwalkan turun di nomor ganda bersama petenis Polandia, Katarzyna Piter.
Koleksi trofi Janice memang tengah menanjak, termasuk gelar di WTA 250 Guangzhou bersama Piter dan WTA 250 Chennai saat berduet dengan kompatriotnya, Aldila Sutjiadi. (Ant/I-1)
Kenali Janice Tjen, petenis Indonesia yang mencetak sejarah di Australian Open 2026. Simak profil, prestasi, dan fakta menarik perjalanannya di Grand Slam.
Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, sukses mengakhiri dahaga 28 tahun publik tenis Tanah Air setelah melaju ke babak kedua Australia Terbuka 2026.
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Carlos Alcaraz datang ke Australia setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi.
Namun, performanya sempat terganggu oleh cedera siku yang memaksanya menjalani operasi setelah tersingkir di babak pertama Wimbledon pada Juli.
Kenali Janice Tjen, petenis Indonesia yang mencetak sejarah di Australian Open 2026. Simak profil, prestasi, dan fakta menarik perjalanannya di Grand Slam.
Janice Tjen cetak sejarah di Australian Open 2026 usai tumbangkan Leylah Fernandez. Dukungan diaspora Indonesia di ANZ Arena jadi pemicu mental.
Ranking WTA Janice Tjen terbaru 2026 mengalami lonjakan signifikan. Simak posisi terkini, prestasi, dan peluang petenis Indonesia ini ke 50 besar dunia.
Janice Tjen sukses mengalahkan Leylah Fernandez di Australian Open 2026. Simak profil, sejarah karier, dan perjalanan "Giant Killer" asal Indonesia ini.
Apa arti skor 7-6(1) dalam kemenangan Janice Tjen? Simak penjelasan lengkap mengenai sistem skor tenis, istilah tiebreak, hingga cara membaca skor kemenangan straight set bagi orang awam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved