Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Gangguan Saraf Mata, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Mundur dari Indonesia Masters dan Thailand Masters 2026

Basuki Eka Purnama
14/1/2026 09:24
Gangguan Saraf Mata, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Mundur dari Indonesia Masters dan Thailand Masters 2026
Ganda campuran Indonesia Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata(X @INABadminton)

PASANGAN ganda campuran Indonesia, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, dipastikan absen dari dua turnamen penting di awal musim 2026, yakni Indonesia Masters dan Thailand Masters. Keputusan ini diambil menyusul gangguan penglihatan serius yang dialami oleh Marwan Faza pada mata kanannya.

Pelatih ganda campuran Indonesia, Rionny Mainaky, mengonfirmasi bahwa penarikan diri ini merupakan langkah medis yang mendesak. Masalah kesehatan tersebut mulai dirasakan Faza usai berlaga di Malaysia Terbuka 2026 pekan lalu.

“Setelah Malaysia Terbuka, penglihatan mata kanan Faza buram dan kabur. Kami memutuskan menarik dia dari dua turnamen untuk pemulihan,” ujar Rionny dalam keterangan resmi PBSI di Jakarta, Selasa (13/1).

Berdasarkan pemeriksaan mendalam oleh tim medis PBSI, kondisi Faza memerlukan penanganan khusus. Dokter PBSI, dr. Hasna HM, menjelaskan bahwa Faza sempat mengeluhkan penglihatan yang sangat terbatas saat masih berada di Malaysia.

“Saat di Malaysia Terbuka, Faza mengeluhkan mata kanan buram sampai tidak bisa melihat jika hanya menggunakan satu mata,” ungkap Hasna.

Setelah kembali ke tanah air, pemeriksaan lanjutan menunjukkan adanya peradangan pada saraf mata kanan Faza. Yang lebih mengkhawatirkan, tekanan bola mata Faza mencapai angka 38, yang secara medis berada jauh di atas ambang batas normal (di bawah 20).

“Dengan kondisi tersebut, indikasinya mengarah ke glaukoma. Karena itu kami merekomendasikan Faza untuk beristirahat sementara sampai penglihatannya kembali normal,” tambah Hasna.

Keputusan mundur dari Daihatsu Indonesia Masters 2026 (Super 500) dan Thailand Masters 2026 (Super 300) ini menjadi kerugian bagi sektor ganda campuran. 

Pasalnya, Marwan/Aisyah merupakan salah satu pasangan yang tengah diproyeksikan untuk mengejar konsistensi dan menambah jam terbang di level internasional.

Pada penampilan terakhirnya di Malaysia Terbuka 2026, langkah Marwan/Aisyah terhenti di putaran pertama. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan Prancis, Julien Maio/Lea Palermo, melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-9, 16-21, dan 16-21.

Hingga saat ini, PBSI belum memberikan kepastian mengenai kapan pasangan ini bisa kembali berkompetisi. Fokus utama federasi saat ini adalah memastikan proses pemulihan saraf mata Faza berjalan maksimal agar tidak berdampak panjang pada karier atlet muda tersebut. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya