Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN ganda campuran Indonesia, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, dipastikan absen dari dua turnamen penting di awal musim 2026, yakni Indonesia Masters dan Thailand Masters. Keputusan ini diambil menyusul gangguan penglihatan serius yang dialami oleh Marwan Faza pada mata kanannya.
Pelatih ganda campuran Indonesia, Rionny Mainaky, mengonfirmasi bahwa penarikan diri ini merupakan langkah medis yang mendesak. Masalah kesehatan tersebut mulai dirasakan Faza usai berlaga di Malaysia Terbuka 2026 pekan lalu.
“Setelah Malaysia Terbuka, penglihatan mata kanan Faza buram dan kabur. Kami memutuskan menarik dia dari dua turnamen untuk pemulihan,” ujar Rionny dalam keterangan resmi PBSI di Jakarta, Selasa (13/1).
Berdasarkan pemeriksaan mendalam oleh tim medis PBSI, kondisi Faza memerlukan penanganan khusus. Dokter PBSI, dr. Hasna HM, menjelaskan bahwa Faza sempat mengeluhkan penglihatan yang sangat terbatas saat masih berada di Malaysia.
“Saat di Malaysia Terbuka, Faza mengeluhkan mata kanan buram sampai tidak bisa melihat jika hanya menggunakan satu mata,” ungkap Hasna.
Setelah kembali ke tanah air, pemeriksaan lanjutan menunjukkan adanya peradangan pada saraf mata kanan Faza. Yang lebih mengkhawatirkan, tekanan bola mata Faza mencapai angka 38, yang secara medis berada jauh di atas ambang batas normal (di bawah 20).
“Dengan kondisi tersebut, indikasinya mengarah ke glaukoma. Karena itu kami merekomendasikan Faza untuk beristirahat sementara sampai penglihatannya kembali normal,” tambah Hasna.
Keputusan mundur dari Daihatsu Indonesia Masters 2026 (Super 500) dan Thailand Masters 2026 (Super 300) ini menjadi kerugian bagi sektor ganda campuran.
Pasalnya, Marwan/Aisyah merupakan salah satu pasangan yang tengah diproyeksikan untuk mengejar konsistensi dan menambah jam terbang di level internasional.
Pada penampilan terakhirnya di Malaysia Terbuka 2026, langkah Marwan/Aisyah terhenti di putaran pertama. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan Prancis, Julien Maio/Lea Palermo, melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-9, 16-21, dan 16-21.
Hingga saat ini, PBSI belum memberikan kepastian mengenai kapan pasangan ini bisa kembali berkompetisi. Fokus utama federasi saat ini adalah memastikan proses pemulihan saraf mata Faza berjalan maksimal agar tidak berdampak panjang pada karier atlet muda tersebut. (Ant/Z-1)
Berlaga di Nimibutr Stadium, Bangkok, Kamis (29/1) malam, Amri/Nita yang datang sebagai unggulan keempat tampil solid saat membungkam Ruben Garcia/Lucia Rodriguez.
di Thailand Masters 2026 dengan hasil positif pada babak 32 besar yang berlangsung di Patumwan, Rabu (28/1). Di sektor tunggal putra, unggulan kedua Alwi Farhan memastikan tiket ke babak lanjuta
PBSI tetap mengapresiasi pencapaian atlet-atlet Indonesia dalam empat ajang tersebut walaupun masih ada hal teknis maupun non teknis yang harus diperbaiki.
Putri KW tersingkir dari Thailand Masters usai kalah dari wakil tuan rumah Pornpawee Chochuwong dengan 14-21 dan 15-21.
Pada laga empat besar di Nimibutr Arena, Bangkok, Sabtu (1/2), Komang menang atas Thamonwan Nithiitikrai setelah bermain rubber gim 21-17, 7-21, 21-9.
Bagi Muhammad Rian Ardianto, BATC 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat kemitraannya dengan Rahmat Hidayat dalam format turnamen beregu.
Tim bulu tangkis putra Indonesia menang telak 5-0 atas Myanmar di laga pembuka Grup D BATCH 2026, dominasi penuh jadi modal jelang lawan Malaysia.
Sebelum kemenangan di Bangkok ini, posisi Ubed masih berada di peringkat ke-44 dunia dengan total 33.485 poin.
Kehadiran Anthony Sinisuka Ginting membawa angin segar bagi skuad Merah Putih di Kejuaraan Beregu Asia, mengingat sang pemain baru saja menyelesaikan proses pemulihan cedera pinggang.
Cedera retak tulang kering pada kaki kanan yang dialaminya memaksa Ester Nurumi absen dari berbagai turnamen kompetitif sejak terakhir kali berlaga di Taipei Terbuka pada Mei 2025.
Kriteria ketat diberlakukan bagi para peserta. PBSI merujuk pada hasil Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2025 serta peringkat nasional per 24 Desember 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved