Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGKAH tim bulu tangkis Indonesia di awal musim 2026 dipastikan tidak akan mudah. Berdasarkan hasil undian BWF World Tour Super 1000 Malaysia Terbuka 2026, sejumlah wakil Merah Putih sudah harus menghadapi lawan tangguh dan perang saudara di putaran pertama, yang akan berlangsung di Axiata Arena, 6–11 Januari mendatang.
Indonesia menurunkan sembilan wakil yang tersebar di lima sektor. Tantangan terbesar datang dari sektor ganda putra, saat satu wakil dipastikan harus angkat koper lebih awal akibat pertemuan sesama pemain Indonesia.
Pasangan nonpelatnas yang menjadi unggulan kedelapan, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, akan ditantang oleh duet muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Sementara itu, unggulan keenam Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri akan memulai debut Super 1000 mereka melawan wakil Taiwan, Fang Chih Lee/Fang Jen Lee.
Meski baru dipasangkan, Fajar memiliki catatan positif saat menghadapi duo Taiwan tersebut ketika masih berpasangan dengan Muhammad Rian Ardianto, yakni mengantongi lima kemenangan dari tujuh pertemuan.
Beralih ke sektor tunggal putra, Jonatan Christie yang menempati posisi unggulan keempat akan meladeni perlawanan Lee Chia-hao (Taiwan).
Jonatan difavoritkan melaju jauh mengingat ia selalu menang dalam tiga pertemuan terakhir melawan Lee.
Jika langkahnya mulus, Jonatan diprediksi akan bertemu unggulan kedelapan asal Jepang, Kodai Naraoka, di babak perempat final.
Sebaliknya, nasib kurang beruntung dialami Alwi Farhan yang langsung bertemu lawan berat, Alex Lanier, unggulan ketujuh asal Prancis.
Di sektor ganda campuran, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dihadapkan pada misi mustahil.
Mereka harus menantang unggulan keempat sekaligus wakil tuan rumah, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei. Rekor pertemuan keduanya cukup mencolok, saat Jafar/Felisha belum pernah menang dalam enam pertemuan sepanjang tahun 2025. Namun, peluang kejutan tetap terbuka mengingat pertandingan sebelumnya kerap berakhir melalui drama tiga gim.
Sektor putri juga menyajikan perjuangan ekstra. Tunggal putri Putri Kusuma Wardani akan menghadapi Manami Suizu dari Jepang. Sementara itu, ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari akan memulai debut level Super 1000 mereka melawan Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela (India). Jika lolos, Ana/Trias sudah ditunggu lawan tangguh di babak kedua, yakni unggulan kedua tuan rumah, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.
Turnamen ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memutus puasa gelar di Malaysia Terbuka. Gelar juara terakhir diraih pada edisi 2023 lewat pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Dengan komposisi skuad saat ini, mampukah wakil Indonesia melewati hadangan berat di babak pertama? (Ant/Z-1)
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved